ArsitekturTeknologi dan Inovasi

Building Information Modeling (BIM), Pengertian dan Fungsinya

Building Information Modeling (BIM), Pengertian dan Fungsinya. BIM adalah seperangkat teknologi, proses, kebijakan yang seluruh prosesnya berjalan secara kolaborasi dan integrasi dala sebuah model digital. Secara gamblang, diterjemahkan sebagai 3D a semua unsur dalam gambar bisa memiliki data terkait kuantitas, harga, dan jadwalnya (BIM 5D).

Selain itu, memungkinkan pelaku yang terlibat dalam suatu proyek bekerja secara kolaborasi, mengoptimalkan produktivitas SDM dan kegiatan proyek secara cepat, tepat, akurat, efektif dan efisien selama proses umur siklus bangunan (building lifecycle). Sehingga, dengan penerapan BIM ini akan membuat efisiensi yang sangat signifikan dari sisi biaya dan waktu pelaksanaan proyek, karena data desain (pra-konstruksi ) menjadi sangat detail dan akurat.

BIM dalam levelnya ada beberapa tingkatan, yait:

  • BIM 3D (3D Modeling),
  • BIM 4D (terkolaborasi dengan data Schedulling),
  • BIM 5D (terkolaborasi dengan data estimasi atau kuantitas dan harga),
  • BIM 6D (terkolaborasi dengan data Building Sustainability), dan
  • BIM 7D (terkolaborasi dengan data Facility Management Application).
Baca Juga:  Harvard GSD Adakan Kursus Arsitektur Online Gratis di EDX, Yuk Ikut!

Salah satu perusahaan konstruksi nasional nasional yang sudah menerapkan Building Information Modeling (BIM) adalah PP properti. Adoosi ini tidak lepas dari disrupai dunia digital yang mampu bekerja secera integral dan efisien.

Dunia bisnis saat ini mengalami era disrupsi dimana perusahaan-perusahaan startup dapat menumbangkan perusahaan yang telah lama berdiri.

Demikian dikemukakan Prof. Renald Kasali. “Era disrupsi didorong oleh adanya perkembangan dunia digital,” kata penulis buku berjudul “Tomorrow Is Today” sekaligus Pendiri Rumah Perubahan itu.

Saat ini PP Property terus mengembangkan teknologi BIM untuk berkolaborasi dengan teknologi 3D printing dalam memproduksi bangunan di ukuran sesungguhnya yang diyakini sebagai awal disrupsi bagi dunia konstruksi.

BIM yang telah diterapkan Perseroan juga sudah mulai dikolaborasikan ke dalam sistem ERP (Enterprise Resource Planning) Perseroan berbasis SAP yang diimplemantasikan sejak 2016 sehingga akan bermanfaat maksimal dalam memantau proses bisnis perusahaan secara menyeluruh

Baca Juga:  Robot Konstruksi dan Kecerdasan Buatan Segera Mengambil Peran Lebih

 

Building Information Modeling Dalam Dunia Konstruksi

Kontraktor pembangunan terus-menerus ditantang untuk memberikan proyek yang berhasil terlepas dari anggaran yang ketat, tenaga kerja yang terbatas, jadwal dipercepat, dan informasi yang terbatas. Disiplin ilmu yang signifikan seperti desain arsitektur, struktural dan MEP harus dikoordinasikan dengan baik, karena dua hal tidak dapat terjadi di tempat dan waktu yang sama. Building Information Modeling membantu dalam deteksi konflik pada tahap awal, mengidentifikasi masalah perbedaan konsep antara arsitek, struktural, dan pelaksana.

Konsep Building Information Modeling membayangkan konstruksi virtual sebelum konstruksi fisik dibangun, untuk mengurangi ketidakpastian, meningkatkan keselamatan, menyelesaikan masalah, dan mensimulasikan serta menganalisis dampak potensial.

Subkontraktor dari setiap sektor dapat memasukkan informasi penting ke dalam model sebelum memulai konstruksi, dengan peluang untuk melakukan pra-pabrikasi atau merakit beberapa sistem di luar lokasi. Limbah dapat diminimalkan di tempat dan produk dikirim dengan basis yang tepat waktu dan bukannya ditimbun di tempat.

Baca Juga:  Teknologi Bangunan Cerdas, Penerapan Sensor dan Aplikasinya

Kuantitas dan sifat dari bahan dapat diekstraksi dengan mudah. Lingkup pekerjaan dapat diisolasi dan ditentukan. Sistem, rakitan dan urutan dapat ditampilkan dalam skala relatif dengan seluruh bangunan. Building Information Modeling juga mencegah kesalahan dengan mengaktifkan konflik atau ‘deteksi bentrokan’ di mana model komputer menyoroti secara visual ke tim tempat bagian-bagian bangunan (mis.: Kerangka bangunan dan pipa atau saluran layanan bangunan) dapat berpotongan secara salah.

Kata Kunci:

building information modeling,building information modeling adalah,jenis bim,maksud dan tujuan building information modeling,tahap modelling dengan software BIM,unsur building information modelling

Komentar

comments

Tags

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker