Pertukangan KayuTips & Trik

Cacat Pada Lantai Kayu dan Solusi Perbaikannya

Problem pada pemasangan lantai kayu dan Cara Memperbaikinnya

Cacat Pada Lantai Kayu dan Solusi Perbaikannya. Cacat yang umum pada pemsangan lantai kayu adalah buckling (menekuk keatas), Cupping (membentuk mangkok), dan Gap atau merenggang pada celahnya. Kondisi ini harus segera ditangani jika tidak akan mengalami kerusakan yang lebih parah.

1. Cacat Pada Lantai Kayu, Menekuk (Buckling)

Tonjolan lantai kayu keras dari subfloor disebut buckling. Ini adalah salah satu cacat parah yang diamati di lantai kayu karena kondisi kelembaban yang keras. Kelembaban dapat merupakan reaksi dari banjir atau variasi suhu dan kelembaban ruang yang signifikan. Selain penyebab ini, pengeringan kayu keras yang tidak tepat sebelum pemasangan dan tidak adanya ruang perimeter untuk sirkulasi udara menghasilkan tekuk kayu keras.

buckling lantai kayu menekum keatas

Masalah lantai kayu yang menekuk atau buckling harus dikoreksi secara menyeluruh terutama pada sumber penyebabnya. Terkadang jika kondisi sangat parah bisa dibongkar di di tata kembali yang mengalami cacat permanen bisa diganti dengan flooring yang baru. Usahakan beton dasar sudah sangat kering untuk mencegah lembab.

Baca Juga:  Baut Knock Down Furniture dan Cara Memasang Sekrup Knock Down

 

2. Cupping dan Crowning ( Membentuk Mangkok)

Cacat lantai kayu di mana ujung-ujungnya menonjol keluar dari lantai kayu disebut Cupping karena berbentuk seperti mangkok.

Penyebab utama di balik kedua cacat tersebut adalah kelembaban yang berlebihan di dalam ruangan. Kelembaban ini dapat disebabkan oleh tumpahan, kelembaban, atau masalah drainase yang tidak diketahui.

cupping pada lantai kayu

Sebelum memperbaiki, pastikan semua kemungkinan penyebab kadar air di lantai dan sekitarnya terdeteksi dan dicegah. Setelah itu, lantai dibiarkan kering dengan benar. Setelah sumber kelembaban di ruang terkunci, maka cupping dapat diperbaiki melalui pengamplasan. Jika cacat masih berlanjut, maka penggantian lantai adalah satu-satunya pilihan.

 

3. Lantai kayu Berdecit

mendecitnya lantai kayu disebabkan karena papan longgar yang bergesekan satu sama lain atau elemen yang berdekatan seperti pipa, paku, atau saluran kerja. Pemasangan papan yang tidak tepat atau kontraksi lantai kayu karena suasana dalam ruangan adalah alasan utama di balik bunyi decit.

Baca Juga:  Pintu Flush Door, Perkembangan Pintu Engineering Eco friendly

Kontraksi kayu terjadi terutama karena kondisi ruang yang kering. Ini dapat dikurangi dengan memperkenalkan kelembaban dalam jumlah kecil ke area tersebut. Papan yang longgar perlu dikencangkan di tempatnya dengan menggunakan sekrup. Alih-alih sekrup, perekat juga bisa digunakan.

 

4. Goresan di Lantai Kayu

Sebagian besar goresan memiliki kedalaman yang dangkal yang mudah dibersihkan, dan penggosok lembut dengan wol baja akan memperbaiki cacat. Setelah ini, oleskan sealant dan selesaikan permukaannya. Goresan yang lebih dalam harus diampelas sebelum resealing dan refinishing lantai. Penggosok atau pengamplasan harus dilakukan sesuai arah butir.

Disarankan menggunakan material finishing yang keras yang khusus buat lantai kayu agar goresan bisa diminimalkan.

 

5. Cacat Pada Lantai Kayu: Renggang (Gap)

Kerenggangan sambungan lantai kayu adalah pemisahan yang tidak biasa antara dua atau lebih papan kayu di dalam ruangan. Sementara celah dengan lebar yang lebih kecil memberikan keindahan pada lantai, celah yang lebih lebar dari lebar standar adalah cacat.

Baca Juga:  Tipe Korosi pada Logam

Kesenjangan yang lebar karena pemasangan lantai kayu yang tidak tepat. Kondisi ini memburuk selama berbagai kondisi cuaca karena lantai mengembang dan berkontraksi.

Faktor penting lainnya yang berkontribusi terhadap celah lantai adalah kelembaban. Pemanasan rumah selama musim dingin membuat kayu menyusut, dan pendinginan selama musim panas membuat kayu mengembang. Dalam kedua kasus, celah terbentuk.

Jika ada celah yang terlihat di satu atau dua area, maka papan itu bisa diganti dengan papan baru. Pabrikan tidak lagi merekomendasikan pengisian atau tambal sulam dari celah lebar karena tidak ada ruang untuk kayu berkontraksi saat lembab.

Sebagian besar cacat pada lantai kayu biasanya terjadi karena konstruktor atau kontraktor kurang berpengalaman atau mengabaikan standar kualitas pemasangan yang benar.

Komentar

comments

Tags

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker