Konstruksi

Kamera Networking dan Perannya dalam Otomasi Konstruksi

Fungsi Mesin Sensor Visual dalam Aplikasi Proyek Konstruksi

Kamera Networking dan Perannya dalam Otomasi Konstruksi. Otomasi telah mengubah cara industri konstruksi mendekati pekerjaannya. Sekarang, teknologi baru seperti visi mesin yang ditenagai AI dan otomatisasi sistem siap untuk mengambil keuntungan dari terobosan dalam ilmu komputer untuk lebih merevolusi konstruksi.

Dengan konfigurasi kamera yang tepat, dimungkinkan untuk memberikan citra canggih kepada sistem yang diperlukan untuk mengotomatisasi proses konstruksi tertentu yang saat ini membutuhkan pekerja manusia.

Artikel ini akan membahas peran jaringan kamera dalam otomatisasi konstruksi.

 

Bagaimana Otomasi Meningkatkan Konstruksi

Industri konstruksi telah berkembang pesat. Namun, banyak perusahaan terus berjuang karena kesulitan dalam menemukan dan merekrut pekerja terampil, pertumbuhan produktivitas yang lemah, pemborosan bahan dan sumber daya lainnya.

Adopsi teknologi baru seperti solusi otomatisasi canggih telah sering dibahas sebagai cara untuk membantu industri menghadapi beberapa tantangan ini. Konstruksi adalah salah satu sektor yang paling sedikit mengadopsi teknologi digital di seluruh dunia, dan peningkatan produktivitasnya tertinggal dibanding yang ain.

Baca Juga:  Mencegah Keterlambatan Jadwal Konstruksi, Begini Strateginya!

Pada beberapa kasus, produktivitas sektor ini bahkan telah menurun sejak 1990-an. Teknologi dan proses baru seperti jaringan kamera dan sistem AI yang dapat memanfaatkan gambar real-time, dapat mengubah kondisi ini.

 

Penggunaan Kamera dalam Otomasi Konstruksi

Ada beberapa cara berbeda yang dapat digunakan jaringan kamera untuk menggerakkan otomatisasi dan memberikan wawasan bagi perusahaan konstruksi.

Jaringan kamera dapat menyediakan gambar yang dapat digunakan sistem AI untuk secara otomatis memantau kepatuhan APD dan keselamatan kerja. Mereka dapat melihat apakah semua karyawan yang berjalan ke tempat kerja mengenakan peralatan keselamatan yang tepat seperti hardhats, rompi visibilitas tinggi, sarung tangan dan sepatu.

Sistem serupa juga dapat digunakan untuk membantu mencegah akses tidak sah dengan memantau titik akses dan batas lokais, bahkan ketika staf tidak tersedia.

Dengan kombinasi kamera dan sistem yang tepat, perusahaan juga dapat mengotomatisasi banyak aspek pelaporan lokasi konstruksi.

Sistem tertentu dapat mengawasi kuantitas bahan, memperingatkan pengawas ketika stok bahan bangunan hampir habis. Mereka dapat memeriksa penggunaan material dari waktu ke waktu dan memberikan perkiraan yang lebih baik tentang kapan cadangan akan dibutuhkan. Ini bisa memastikan bahan tidak pernah habis, yang berpotensi membantu situs menghindari penghentian kerja yang tidak perlu. Teknologi pengenalan material yang serupa juga dapat digunakan untuk melacak kemajuan konstruksi.

Baca Juga:  Beton Kinerja Tinggi, Kelebihan High Performance Concrete (HPC)

Sistem lain dapat melacak lokasi dan status peralatan, atau digunakan untuk melakukan kinerja visual dan pemeriksaan pemeliharaan. Ini membebaskan pekerja dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk memantau struktur atau peralatan. Sistem seperti ini sangat membantu di proyek besar di mana material tersebar pada jarak yang signifikan, mengurangi waktu yang diperlukan untuk inspeksi.

Jaringan kamera juga dapat membantu perusahaan konstruksi mengukur durasi siklus manual. Ini memberikan informasi kepada pengawas dan manajer lokasi tentang mana yang paling atau paling tidak efisien dan memungkinkan mereka untuk memperkirakan secara lebih akurat berapa lama langkah tertentu dari proses konstruksi akan berlangsung. Ini memastikan estimasi paling akurat untuk durasi proyek yang diberikan.

Baca Juga:  Sensor & Internet of Things Akan Jadi Trend Industri Bangunan

Drone atau jaringan kamera bahkan dapat digunakan untuk melakukan inspeksi lokasi atau bangunan jarak jauh, memeriksa struktur atau peralatan untuk kerusakan atau masalah struktural yang dapat menyebabkan risiko di telepon.

Bagaimana Jaringan Kamera dan Mesin Sensor Visual Dapat Mengotomatiskan Konstruksi?

Terlepas dari teknologi baru dan solusi otomatisasi, adopsi konstruksi dari sistem digital ini tertinggal di belakang industri lain – sebuah fakta yang ditunjukkan oleh pertumbuhan produktivitas yang tertinggal.

Aplikasi baru dari teknologi yang ada dapat segera mengubah ini. Jaringan kamera, ketika dipasangkan dengan alat otomatisasi yang tepat, dapat digunakan untuk mengotomatisasi banyak proses situs konstruksi yang saat ini dilakukan oleh manusia. Dari memantau titik akses situs dan memastikan kepatuhan PPE, hingga mengamati bahan yang disimpan di tempat, industri memiliki banyak alasan untuk merangkul masa depan.

Komentar

comments

Tags

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker