Farm & Garden

Lanskap Berkelanjutan untuk Tata Ruang Masa Depan

Lanskap Berkelanjutan untuk Tata Ruang Masa Depan. Lanskap adalah sebuah sistem sosial dan ekologi yang terdiri dari ekosistem alami dan/atau ekosistem hasil modifikasi manusia, dan yang dipengaruhi oleh kegiatan ekologi, historis, politik, ekonomi dan budaya yang berbeda-beda. Pengaturan ruang dan tata kelola lanskap berkontribusi pada karakternya yang unik.

Dalam sebuah lanskap, kemungkinan terdapat berbagai bentuk penggunaan lahan, seperti pertanian, kehutanan, konservasi keanekaragaman hayati, daerah perkotaan. Para pelaku yang mengelola bentuk-bentuk penggunaan lahan ini memiliki tujuan yang berbeda-beda, misalnya konservasi keanekaragaman hayati, produktivitas pertanian atau ketahanan mata pencaharian.

Lanskap hendaknya ditetapkan oleh pemangku kepentingan pada skala yang cukup kecil agar tetap dapat dikelola, tetapi cukup besar untuk dapat memberikan berbagai fungsi kepada pemangku kepentingan yang memiliki kepentingan yang berbeda-beda.

Batas-batasnya ditetapkan oleh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengelolaan lanskap, dan dapat sesuai dengan, atau merupakan kombinasi dari, batas-batas alam, berbagai fitur lahan, daerah yang ditetapkan secara sosial seperti wilayah adat, dan/atau batas-batas yurisdiksi dan administrasi. Batas-batas sebuah lanskap dapat melintasi beberapa negara.

Walaupun tidak ada definisi yang disepakati secara universal tentang lanskap berkelanjutan, para penulis mendefinisikannya sebagai lanskap yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan dapat “memenuhi kebutuhan masa kini, tanpa mengganggu kemampuan generasi masa depan untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri”

Secara umum, pembangunan berkelanjutan bertujuan untuk memastikan sinergi dan meminimalkan pertukaran (trade-off) antara tujuan-tujuan ekonomi, sosial dan lingkungan (termasuk iklim), di mana tujuan-tujuan ini saling bersaing.

Lanskap berkelanjutan secara bersama-sama akan memenuhi seluruh kebutuhan setempat (misalnya memastikan ketersediaan air bagi rumah tangga, lahan pertanian, badan usaha dan satwa liar; keanekaragaman hayati untuk penyerbukan tanaman dan pariwisata satwa liar lokal; ketahanan pangan setempat dan pendapatan), dan di saat yang sama juga berkontribusi pada komitmen nasional dan target global (misalnya penurunan bersih emisi gas rumah kaca berbasis lahan; target Aichi untuk konservasi keanekaragaman hayati; membuka lapangan kerja pedesaan; menghasilkan listrik dari sumber daya terbarukan; memasok surplus produksi pertanian untuk memberi makan penduduk kota).

Oleh karena itu, mengupayakan pencapaian pembangunan lanskap berkelanjutan pada skala lanskap berarti melihat bukan hanya pada lingkup satu sektor dan kelompok pemangku kepentingan serta skala unit pengelola lahan dalam rangka memenuhi kebutuhan berbagai pemangku kepentingan dan berbagai sektor.

Baca Juga:  Ingin Membuat Taman di Lahan Sempit? Ini Cara Mudahnya

Kata Kunci:

tata lanskap

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Non Aktifkan Adblocker untuk Bisa membaca Artikel Kami