Pertukangan Cat & FinishingTeknik Otomotif

Masking dalam Pengecatan Body Mobil dan Material Masking

Teknik Masking Saat Finishing pengecatan Mobil

Masking dalam Pengecatan Body Mobil penting untuk kerapian hasil pengecatan. Pernah kah kita melihat orang yang mengecat mobil menutupi bagian mobil lain dengan koran, plastik, atau vinyl? dengan maksud materal yang terkena cat adalah yang tidak tertutup kertas atau koran.

Masking berasal dari kata mask yang artinya topeng, dengan demikian maskng dapat diartikan menutupi. Dalam teknik pengecatan ini artinya menutupi sebagian dari bodi kendaraan untuk melindungi area yang berdekatan dengan bagian bodi yang akan dikerjakan penghalusan dengan amplas (sanding), pengecatan ulang, pengecatan untuk membuat lis/strip (paint stripping) atau memoles (polishing).

Pada pekerjaan pengecatan ulang atau pengecatan untuk membuat lis/strip paint stripping memasking bertujuan untuk mencegah kelebihan semprotan (over spray) dari spray gun berupa kabut partikel cat yang dapat menimbulkan permukaan kasar pada cat bagian bodi yang tidak diperbaiki.
masking mobil sebelum di cat
Proses memasking diperlukan agar hasil pengecatan rapi dan akurat
Sekalipun rentang kelebihan semprotan (overspray) itu tergantung pada tekanan udara dan cara memegang spray gun, tetapi rentang tersebut dapat mencapai 1 sampai 2 meter keluar dari panel pintu apabila diaplikasikan pengecatan akhir pada panel pintu. Untuk mencegah overspray menempel pada area lainnya, maka pada area tersebut harus dilakukan masking dengan benar.

 

Baca Juga:  Decor Leganza, Cat Inovatif Berteknologi Italia dari Propan

Peralatan dan Material Masking

Bahan yang digunakan untuk memasking harus memenuhi kritria kemampuan sebagai berikut:
  • Bahan harus mampu mencegah partikel kelebihan semprotan (overspray) dan solvent terkena pada permukaan cat bagian bodi yang dilindungi
  • Mampu mencegah terkelupasnya hasil pengecatan setelah mengering.
  • Mampu mencegah pencemaran debu dari kelebihan penyemprotan
  • Mampu mencegah adhesive di dalam solvent merusak cat bagian bodi  yang dilindungi
  • Bahan memasking tidak meninggalkan adhesive
  • Penggunaan bahan harus mempertimbangkan kemudahan dan kehematan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan dari proses pengecatan.

Berikut ini beberapa bahan/material pemasking yang dapat digunakan

Bahan Masking: Kertas Koran

Kertas Koran merupakan salah satu bahan masking yang mudah di dapat dan murah. Kertas Koran mampu menahan semburan cat dari spray gun bila dipasang minimal dua lapis/lembar dan mudah dibentuk.

Baca Juga:  Takaran Clear Melamine dan Sanding Sealer Finishing Impra Melamine

Tetapi dalam penggunaannya memerlukan ketelitian karena pemasangan kertas lebih sulit juga diperlukan banyak kertas Koran dan isolasi perekat untuk menyambungnya sehingga membentuk masking yang dikehendaki

Paper Roll (Rol Kertas Masking)

Masking paper lebih unggul dibanding dengan koran, karena bebas debu dan tahan terhadap pengencer cat (paint solvent). Juga lebih enak penggunaannya, karena tersedia dalam berbagai ukuran. Masking paper juga tersedia dalam berbagai ketebalan untuk tipe pekerjaan dan aplikasi yang berbeda-beda, misalnya kertas yang tebal yang dapat mencegah penetrasi pengencer cat (paint solvent), atau kertas tahan panas dengan lapisan aluminium foil.

material dan bahan untuk masking
material dan bahan untuk memasking sebelum pengecatan mobil

Vinyl Sheet

Vinyl sheet itu adalah material vinyl yang sangat tipis yang biasanya tersedia dalam ukuran lebar yang lebih besar dari pada masking paper. Oleh sebab itu, sangatlah berguna untuk mencegah overspray cat dalam ukuran yang lebar disekitar permukaan kerja

Perekat Isolatip (Mask Tape)

Perekat memasking berfungsi untuk merekatkan masking ke bodi atau menyambung bahan. Massking tape yang digunakan harus tahan panas dan solvent serta menggunakan adhesive (perekat) yang dirancang tidak melekat pada bodi setelah dilepas.

Baca Juga:  Finishing Ulang Lantai Kayu, Tahap Pengecatan ulang Lantai Kayu

Diantara banyak macam pemasking tipe otomotif yang tersedia dipasar, yang dipilih harus yang sesuai dengan tipe pekerjaan pengecatan dengan pengeringan suhu luar atau dengan pengeringan buatan pada suhu 60° C hingga 80°C atau pengecatan dengan cat bakar masking tape harus tahan panas sampai 139°C hingga 140°C.

Proses memasking dalam pengecatan mobil harus dilakukan secara teiliti dan detil, hal ini untuk menghindari cat yang terkena panel lain.

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Non Aktifkan Adblocker untuk Bisa membaca Artikel Kami