3D Printing & CNC

Mengenal Mesin Milling CNC Secara Detail: Fungsi, Jenis dan Komponen Utama

Pengenalan Mesin Frais CNC

Mesin Milling CNC atau biasa disebut Frais merupakan salah satu jenis perangkat mesin CNC yang paling umum dipakai di perindustrian. Mesin Milling CNC sendiri yaitu mesin milling yang pengaturan pergerakan meja dan spindlenya dikontrol melalui program tertentu. Program itu berupa perintah-perintah khusus dengan bahasa numerik yang harus dikerjakan oleh mesin CNC. Hal tersebutlah yang membedakan mesin milling CNC dengan mesin milling konvesional, karena pergerakan dan perputaran pada milling konvensional masih dilakukan manual dengan tangan.

Fungsi utama mesin Frais CNC adalah pengeboran dan pemotongan material. Jadi, jika material bahan sudah dimasukkan ke dalam mesin maka program komputer akan mengendalikan mesin untuk memotong atau mengebor material tersebut sesuai yang diharapkan. Mesin memiliki ketersediaan pilihan sumbu mulai dari tiga sampai 6 sumbu sehingga arah pergerakannya fleksibel dan bisa disesuaikan.

Jenis-Jenis Mesin Milling CNC

Secara garis besar, klasifikasi mesin Frais CNC dibedakan berdasarkan  dua variabel yaitu fungsi dan jumlah sumbu/axis. Berikut ini pemaparannya:

Mesin Frais CNC Berdasarkan Fungsi

1. Mesin Frais Training Unit (TU)

Jenis yang pertama yaitu Training Unit (TU) yang fungsi utamanya untuk keperluan pelatihan atau pendidikan di instansi sekolah maupun lembaga pelatihan. Tipe mesin Frais TU yang biasa dipakai oleh kalangan pelatihan yaitu Edumill, Emco, GSK.

Baca Juga:  Mesin Pemotong Kilat Serbaguna: CNC Plasma Cutting

2. Mesin Frais Production Unit (PU)

Selanjutnya adalah jenis Production Unit (PU) yang penggunaanya untuk membantu proses produksi di perindustrian. Mesin Frais PU yang populer digunakan adalah mesin bermerk Mitsubishi, Fanuc, Siemens, dll.

Mesin Milling CNC Berdasarkan Jumlah Sumbu

1. Milling CNC 3 Axis

Jenis yang sering digunakan adalah Milling CNC yang beroperasi dengan tiga sumbu yakni X, Y, dan Z. Hal ini memungkinkan mesin pemotong untuk berputar ke tiga arah. Hampir mirip konfigurasi pada mesin 3D Printer sebenarnya, bedanya komponen ekstuder diubah menjadi alat potong tajam yang mampu berputar dengan kecepatan tinggi.

2. Milling CNC 5 Axis

Mesin Milling CNC 5 sumbu tak hanya berotasi pada X, Y, dan Z namun juga sumbu B dan W. Fitur ini berguna sekali dalam menjaga agar alat pemotong stabil dan tetap tegak di bidang permukaan material. Dengan begitu Anda bisa mengebor atau memotong dalam posisi menggantung, hal yang tidak bisa dilakukan dengan tiga sumbu.

Baca Juga:  Inilah 5 Jenis Mesin CNC yang Paling Sering Digunakan

3. Milling CNC 6 Axis

Mesin Milling CNC dengan 6 sumbu memiliki tambahan sumbu rotasi yang terletak di sekitar sumbu Z. Kondisi ini menyebabkan tingkat kecepatan mesin jauh lebih tinggi dibanding yang 5 sumbu.

Komponen Utama Mesin Milling CNC

Mesin CNC Frais secara umum dibedakan menjadi 3 bagian, yakni komponen mekanik, komponen eletrik, dan komponen kontroller. Berikut ini penjelasan singkatnya:

1. Komponen Mekanik

Bagian mekanik adalah komponen yang fungsinya seputar pergerakan dan perputaran mesin. Terdiri dari spindle, meja kerja, eretan, dll.

2. Komponen Elektrik

Bagian elektrik tentu saja adalah komponen mesin yang berfungsi memberikan tenaga atau energi untuk komponen mekanik agar bisa melakukan pergerakan sesuai yang diperintahkan controller. Terdiri dari motor servo, spindle driver, motor listrik utama, power supply, dsb.

3. Komponen Controller

Sesuai sebutannya, komponen yang terakhir ini merupakan bagian dalam mesin yang fungsinya mengontrol keseluruhan kerja mesin atau singkatnya sebagai otak mesin CNC. Komponen inilah yang membedakan mesin Milling CNC dengan mesin Milling konvensional. Merk atau tipe controller pada mesin kebanyakan tergantung dari produsen pembuatnya misal merk Mitsubishi, Fagor, GSK, Sinumeric, dll.

Baca Juga:  Daftar Harga Lengkap Mesin CNC Berbagai Tipe dan Merk

 

Pentingnya CNC Miliing

Teknologi digital dan mesin penggilingan CNC memungkinkan penyelesaian banyak masalah yang tidak dapat diselesaikan dengan mudah menggunakan metode sebelumnya. Teknologi mendekati proses kerja dengan cara yang lebih efektif dan efisien.

Misalnya, tanpa mesin penggilingan CNC, proses pemotongan logam untuk suku cadang mobil atau bahkan komponen luar angkasa akan jauh lebih berisiko. Dengan dukungan program komputer, seseorang dapat mengakses dan membuat desain definisi tinggi yang dengan mudah diubah menjadi koordinat Cartesian. Proses ini bahkan membantu menurunkan biaya pembuatan prototipe!

Tetapi mesin teknologi ini tidak hanya untuk keperluan industri. Area lain termasuk furnitur, instrumen, dan patung. Ada juga berbagai bahan padat (keras dan lunak) yang dapat dipotong oleh mesin penggilingan CNC, termasuk aluminium, titanium, tembaga, perunggu, PVC, nilon, dan kayu lapis.
Pikiran Akhir

Ada banyak yang harus dipelajari tentang penggilingan CNC atau bahkan hanya penggilingan secara umum. Misalnya, ada banyak jenis mesin penggilingan, semuanya dengan kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Anda mungkin juga ingin belajar tentang jenis manufaktur subtraktif lainnya, seperti pembubutan atau penggilingan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Non Aktifkan Adblocker untuk Bisa membaca Artikel Kami