Pertukangan Bangunan

Menggunakan Mesin Potong Besi Secara Mudah dan Aman

Tips Menggunakan Mesin Cut Off Logam

Menggunakan Mesin Potong Besi Secara Mudah dan Aman, Begini caranya. Mesin pemotong logam banyak digunakan untuk aktifitas metal working atau bengkel logam. Mesin potong besi atau cutt off ini sangat efisien dan cepat.

Dibanding dengan Gerinda mesin potong besi atau cutt off lebih praktis dan akurat selain itu lebih aman. Dipasaran ada beberapa jenis ukuran mesin potong besi. Paling kecil berukuran 7 Inci dan yang besar 14 Inci.

Sebelum membeli mesin pemotong besi ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

  • Daya Mesin, Daya mesin ini berbanding dengan kekuatan dan torsi saat memotong besi semakin besar daya semakin cepat untuk memotong. Namun sesuaikan dengan kesiapan listrik di rumah, untuk penggunaan hobi dan dayli use bisa menggunakan watt kecil, sementara buat workshop dan proyek bisa menggunakan yang berdaya besar.
  • Ukuran Pisau ( Blade), Ukuran Pisau gergaji Cutt off sangat beragam mulai dari 7 Inchi, 8 Inchi, 10 Inchi, 12 inchi, dan 14 Inchi. Sesuaikan dengan kebutuhan bidang potong yang diinginkan. Besarnya mata pisau bisanya berbanding lurus dengan kekuatan daya listriknya.
  • Ergonomi, Ergonomi desain mesin terkait erat dengan kenyamanan dan penggunaan. Semakin bagus dengan ergonominya membuat pekerjaan lebih presisi dan tidak cepat lelah.
  • Putaran Mesin (RPM), Semakin tinggi RPM semakin cepat dalam memotong besi.
  • Akurasi, Pilih dan cek mesin sebelum digunakan pastikan akurasi saat pemotongan bisa benar-benar lurus. Begitu juga saat digunakan untuk berbagai sudut pastikan semua akurat.
  • Garansi, Memilih Mesin dengan garansi dan juga pastikan service centernya bisa dijangkau dan mudah diakses.
  • Merek, beberapa merek terkenal memberikan jaminan keawetan, kehandalan, akurasi, dan juga jaminan sparepart saat terjadi kerusakan.
Baca Juga:  Mengurus IMB, Panduan Mengurus Ijin Mendirikan Bangunan

Cara Menggunakan Mesin Potong Besi

  • Gunakan Alat pelindung diri lengkap, seperti masker, sarung tangan, kaca mata, dan sepatu kerja. Utamakanlah keselamatan dalam bekerja agar aman saat bekerja.
  • Pasang benda yang akan dipotong pada pencekam (ragum) dan pastikan batas ukuran yang akan dipotong dengan benar, seperti panjang dan sudut kemiringan. Kemudian kunci dengan kuat agar benda tidak lepas atau bergerak ketika dipotong.
  • Setelah itu, tancapkan kabel power ke sumber listrik yang tersedia dan pastikan posisi kabel tidak berdekatan dengan mata potong.
  • Jika sudah siap, tekan saklar untuk menghidupkan mesin dan tunggu sampai putaran mata gerinda stabil.
  • Jika putaran mata potong sudah kencang dan stabil, mulailah menurunkan mata potong ke benda yang telah terjepit kencang pada dudukannya. Jika diperlukan, gunakan bantuan tangan kiri untuk membantu menekan gagang pemotong.
  • Tekan gagang pemotong secara perlahan menyesuaikan pemotongan. Jangan menekan terlalu berlebihan untuk menghidari hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Setelah pemotongan selesai, angkat gagang pemotong ke atas dan lepaskan tombol saklar untuk menghentikan mesin. Setelah itu, barulah cabut kabel power dari sumber listrik.
  • Jika mempunya mesin vacuum cleaner bersihkan sisa potongan dan terak dengan penyedot debu, ini bisa menghindari karat dan koron yang bisa mengganggu kinerja mesin potong.
  • Jangan lupa untuk membersihkannya sebelum menyimpannya kembali.
Baca Juga:  Standar Kompetensi Kontraktor dan Kemampuan yang Harus Dimiliki

 

Video Review Mesin Cut Off Besi

Kata Kunci:

CARA Menggunakan Mesin potong besi

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker