Pertukangan BangunanProduk Bahan Bangunan

Paku Rivet, Jenis Paku Keling dan Cara Aplikasinya

Cara Menggunakan Paku Rivet Atau Paku Keling

Paku Rivet (Paku Keling)  adalah salah satu metode tertua dan paling andal dalam pengikatan dua material secara bersamaan. Prinsipnya sederhana: poros dengan kepala di salah satu ujungnya dimasukkan ke dalam lubang, dan ujung yang berlawanan dideformasi untuk menyatukan material. Seperti banyak penemuan sederhana, waktu telah membawa fitur-fitur baru dan lebih kompleks ke teknologi keling, yang telah menghasilkan berbagai jenis paku keling yang berbeda.

Sambungan rivet sering digunakan dalam:

  • Sambungan dalam konstruksi baja dan konstruksi logam ringan. Contohnya pada konstruksi jembatan.
  • Sambungan dalam instalasi kedap dan bertekanan seperti pada konstruksi ketel dan pipa bertekanan tinggi
  • Sambungan dalam instalasi kedap tanpa tekanan seperti pada tangki dan cerobong asap
  • Sambungan pada pelat-pelat logam seperti pada konstruksi kendaraan, termasuk pesawat terbang

Keunggulan Paku Keling:

  • Sambungan rivet cukup sederhana sehingga mudah dibuat. Selain itu, harga paku rivet yang murah juga menjadi kelebihannya.
  • Pemeriksaan sambungan lebih mudah
  • Sambungan rivet memang bersifat permanen namun dengan trik tertentu sambungan tersebut dapat dibuka. Salah satu trik tersebut adalah dengan memotong kepala paku rivet.
Baca Juga:  Engsel Pintu, Berbagai Jenis Engsel, Cara Pasang dan Perawatannya

Paku Rivet (Paku Keling) untuk Logam

Paku keling biasanya digunakan apabila adanya kebutuhan antara dua buah atau lebih plat besi yang akan disambung secara permanen. Paku keling memiliki berbagai macam ukuran dan jenis, sehingga penggunannya disesuaikan dengan material bahan yang akan disambung.

Contohnya untuk penyambungan komponen yang lebih lunak dapat menggunakan paku keling berukuran lebih kecil, namun hasil sambungannya tetap permanen. Dalam hal pelepasan paku tersebut, semakin besar ukuran paku keling maka semakin banyak upaya yang perlu dilakukan. Namun, apabila dilepaskan, maka akan ada kerusakan struktur yang terjadi pada komponen yang berkaitan. Untuk itu, perlu dipasang secara tepat dan final.

 

Cara Menggunakan paku Rivet

Pertama, siapkan pelat yang akan disambung. Lalu buat lubang pada plat-plat tersebut. Pastikan ukuran lubang sesuai dengan ukuran paku keling yang hendak digunakan. Sebagai catatan, akan lebih baik bila diameter dari lubang tersebut berukuran 1,5 mm lebih besar dari diameter paku keling untuk menghindari gesekan berlebih antara lubang dengan paku.

Baca Juga:  Mengenal Beton Fiber Atau Beton Serat, Manfaat dan Penggunaannya

aplikasi paku rivet

 

Setelah melakukan pelubangan, maka dilanjutkan dengan memasukkan paku keling ke dalam lubang tersebut. Bagian kepala lepas dari paku keling juga dimasukkan ke dalam lubang yang sama. Proses berikutnya adalah menekan kepala paku keling ke bagian ekornya. Untuk mendukung proses penekanan tersebut, Anda bisa menggunakan mesin press atau mesin penekan khusus dengan daya hidrolis. Untuk paku ukuran kecil, Anda bisa menggunakan hand riveter atau bisa juga menggunakan palu ball-pein.

Setelah sambungan sudah dipastikan cukup kuat, maka Anda tinggal melakukan pemotongan bagian ekor paku yang tersisa. Untuk pemotongan, gunakan alat pemotong khusus. Penggunaan alat tersebut ditujukan agar permukaan sambungan bisa sama dengan permukaan plat yang disambung. Oleh karena itu, diperlukan pemotong yang bisa memastikan hasil pemotongan benar-benar rapi. Itulah kenapa, menggunakan mesin pemotong khusus lebih disarankan ketimbang menggunakan gergaji manual.

Baca Juga:  Kendala Teknis Proyek Bangunan yang Sering Terjadi Dilapangan

 

Berbagai Tipe paku Rivet

Adapun jenis-jenisnya terbagi menjadi tiga yaitu:

  1. Paku rivet kepala utuh
  2. Paku rivet kepala setengah terbenam
  3. Paku rivet kepala terbenam

Kepala paku rivet masih dapat dibagi menjadi beberapa tipe, yaitu:

  1. Tipe snap head, sering digunakan untuk pekerjaan konstruksi
  2. Tipe counter sunk head, sering digunakan dalam pembuatan kapal
  3. Tipe conical head, sering digunakan dalam pembuatan produk-produk kerajinan tangan
  4. Tipe pan head, kepala paku rivet tipe ini memiliki kekuatan yang lebih besar namun sukar dibentuk

Berdasarkan diameter dan penggunaannya, paku rivet juga dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  1. Structural rivet, memiliki diameter 12-45 mm
  2. Boiler rivet, memiliki diameter 12-50 mm
  3. Small rivet, memiliki diameter 2-10 mm

Kata Kunci:

cr baca ukuran paku rivert,rivet ukuran paku,ukuran paku rivet untuk baja ringan

Komentar

comments

Tags

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker