Peralatan Studio Recording Cover Lagu, Youtuber, dan Podcast untuk Pemula
Apa Aja yang Perlu Disiapkan untuk Home Recording Cover lagu, Youtuber, dan Podcaster Pemula?

Peralatan Studio Recording Cover Lagu, Youtuber, dan Podcast untuk Pemula. Semakin banyak podcaster, musisi, gamer, dan penggemar lainnya yang terlibat langsung dengan audio. Berinvestasi dalam peralatan studio yang solid adalah cara terbaik untuk memanfaatkan hobi baru atau pekerjaan sampingan Anda sebaik-baiknya.
Jika Anda ingin membangun studio rumah atau hanya perlu beberapa peningkatan untuk ruang DIY Anda yang ada, lihat panduan kami untuk menemukan mikrofon, headphone, dan banyak lagi untuk pemula.
Daftar Peralatan Studio Recording Pemula
1. Mikropon
Jika berencana untuk merekam audio untuk podcast atau produksi musik, Kita memerlukan perangkat keras yang dapat menangkap berbagai macam suara dengan akurasi yang dapat diandalkan.
Mikropon kondensor adalah alat yang sempurna untuk merekam audio berkualitas profesional, baik itu musik, podcast, atau video YouTube. Plus, mikrofon kondensor adalah standar industri rekaman yang umum digunakan.
Pilih Mikrofon kondensor yang berfungsi mulus dengan perangkat keras Windows, macOS, Apple iOS, dan Android, sehingga kita dapat dengan mudah merekam vokal dan tamu podcast ke perangkat apa pun.
2. Soundcard (Antarmuka audio)
Setelah memiliki mikrofon yang bagus, Kita siap untuk mulai membangun studio. Kita memerlukan soundcard atau audio interface untuk bisa mengolah suara micropone masuk kedalam software komputer.
Jika sedang membangun studio rumahan, pertimbangkan beberapa merek soundcard seperti Focusrite, Behringer, Presonus, atau merek lain yang berkualitas.
Soundcard biasanya memiliki dua preamp mikrofon berkualitas profesional, input instrumen, dan konverter terbaik. Sesuaikan kebutuhan soundcard dengan jumlah vocalis dan instrumen agar afisien.
3. Headphone
Peralatan Studio Recording berikutnya adalah headpone. Headphones yang seperti apa yang harus saya miliki?
Pada umumnya terdapat dua jenis headphones yang digunakan dalam sebuah studio recording, dan keduanya memiliki dua fungsi yang berbeda.
- Closed Back Headphones – yang digunakan untuk rekaman
Saat melakukan recording, salah satu hal yang harus diperhatikan dari sebuah headphones yang digunakan adalah headphones tersebut mempunyai sound isolation yang baik atau dengan kata lain headphones tersebut harus kedap suara sehingga tidak ada bocoran sound yang keluar dari headphones tersebut.
- Open Back Headphones – yang digunakan untuk mixing
Karena closed back headphones mempunyai beberapa side-effect seperti terlalu kedap ataupun kualitas sound seringkali menurun. Namun, untuk beberapa keperluan seperti mixing (di mana kualitas suara menjadi lebih diutamakan), menggunakan closed back headphone akan tidak direkomendasikan, maka dari itu terdapat jenis lain bernama open back headphones, yang memang khusus digunakan mixing atau mendengarkan audio yang mengedepankan kualitas sound.
4. Perangkat Komputer untuk Editing Audio
Peralatan komputer untuk editing audio tidak memerlukan spek setinggi video. Namun saat ini dengan banyaknya konten kreator youtube ada baiknya memiliki perangkat komputer yang mumpuni untuk editi video dan juga audio.
5. Software Audio Editing
Seiring berkembangnya zaman, banyak produsen software yang mengeluarkan software DAW atau Digital Audio Workstation yang diciptakan khusus untuk pemula. Dengan tampilan yang mudah dimengerti, software-software tersebut memiliki tempat tersendiri bagi para penggunanya.
Tak jarang para pekerja profesional pun masih menggunakan software-software ini untuk melakukan recording dalam keadaan darurat ataupun hanya untuk iseng-iseng belaka. Mari berkenalan dengan beberapa software yang sering digunakan untuk home recording.
- Pro Tools
Pro Tools memiliki fasilitas paling lengkap, dapat dikatakan software ini adalah perangkat rekaman yang dibungkus dalam bentuk digital. Pro Tools dapat digunakan mulai dari pemula hingga kelas profesional sebab sangat user friendly.
- Cubase
Software ini juga sudah tidak asing bagi para perintis home recording ataupun para musisi-musisi yang ingin iseng-iseng merekam namun agak terdengar profesional sebab software ini dapat melakukan mulai dari perekaman hinggga mixing dan mastering. Software keluaran Steinberg ini juga memiliki produk lain yang bernama Nuendo. Kabarnya, Nuendo lebih banyak lagi digunakan para pemula yang baru ingin mencoba dan mengenali Digital Audio Workstation (DAW).
- Audacity
Audacity adalah software gratis yang dapat melakukan perekaman dan beberapa efek-efek sederhana. Umumnya audacity digunakan untuk keperluan teater yang tidak memerlukan editing yang kompleks dan mixing ataupun mastering yang profesional.
- GarageBand
Software atau aplikasi bawaan Apple ini sederhana namun cukup ajaib. Kualitas suara yang jernih dan ternyata banyak hal-hal yang dapat dilakukan di dalam GarageBand dari mulai rekaman hingga menjadi suatu lagu yang dapat dikatakan karya jadi dan rapi alias sudah dimixing dan mastering. Banyak hal yang bisa dikulik dari software ini, namun sayangnya hanya khusus bagi pengguna Apple.
6. Ruangan Recording
untuk kelas pemula ruangan recording tidak memerlukan spesifikasi kusus. hanya akan lebih baik jika kita memiliki ruang recording yang cukup kedap suara agar tidak ada distorsi suara dari luar yang masuk saat sesi rekaman.