Kelistrikan dan Elektronika

Perbedaan Dinamo Listrik 1 Phase dan 3 Phase, Cara Kerja dan Sistemnya

Perbedaan Dinamo Listrik 1 Phase dan 3 Phase, Cara Kerja dan Sistemnya. Dinamo listrik merupakan mesin yang mengubah arus listrik menjadi gerakan mekanik untuk menggerakkan peralatan ataupun mesin industri. Seringkali kita dengan jenis dinamo 1 phase dan 3 phase, dinamo 1 phase biasanya terdapat pada mesin-mesin rumah tangga dan mampu untuk memutar hingga daya 3 HP (horse power). Sementara Dinamo listrik 3 phase mempunyai daya mulai 1/2 HP (horse power) hingga Ratusan HP (Horse power).

Secara singkat dinamo Listrik 1 phase didefinisikan sebagai motor yang menggunakan sumber listrik 1 fasa. Sedangkan motor listrik 3 fasa adalah motor listrik yang menggunakan sumber listrik 3 fasa. Jadi pada motor 1 fasa terdapat 2 penghantar (kabel) yang masuk yaitu fasa dan Nol. Sedangkan pada motor 3 fasa terdapat 4 penghantar atau kabel yang masuk, yaitu fasa R, S, T, dan Nol.

Perbedaan Dinamo Listrik 1 Phase dan 3 Phase

  • Konstruksi MotorKonstruksi motor induksi 1 fasa terdiri atas dua komponen yaitu rotor (bagian bergerak) dan stator(bagian yang diam). Sementara itu, motor listrik 3 fasa memiliki komponen dasar yaitu stator dan rotor. Akan tetapi, motor ini tersusun oleh beberapa batangan logam yang dimasukkan melalui slot-slot yang ada pada motor-motor induksi, kemudian setiap bagian disatukan oleh cincin sehingga membuat batangan logam terhubung singkat dengan batangan logam yang lain.
  • Sumber Listrik MotorSumber listrik yang digunakan oleh motor induksi 1 fasa menggunakan listrik 1 fasa. Jadi hanya 1 buah penghantar fasa dan pengantar nol yang masuk ke motor. Misalnya fasa R dan Nol. Sedangkan motor 3 fasa menggunakan 3 buah penghantar fasa sekaligus ditambah Nol. Jadi ketiga fasa (R, S, T) dan Nol masuk ke motor.
  • Tegangan yang DigunakanPada motor 1 fasa, karena hanya menggunakan 1 fasa listri, maka tegangan yang digunakan sebesar 220 Volt. Sedangkan pada motor 3 fasa, kita bisa memilih apakah ingin menggunakan tegangan 220 Volt atau 380 Volt. Jika ingin menggunakan 220 Volt, maka kumparan motor menggunakan hubungan Star dan jika ingin menggunakan tegangan 380 Volt, maka kumparan motor dihubungkan menggunakan hubungan Delta.
Baca Juga:  Berbagai Jenis Sensor Suhu dan Perkembangan Teknologi Sensor Temperatur

Dinamo 3 phse umumnya banyak digunakan untuk industri sekala menengah dan besar. Sebab Dinamo listrik 3 phase mempunyai rentang daya dari terkecil hingga puluhan ribu watt. Selain itu dinamo 3 phase mempunyai kekuatan putar yang besar dan stabil.

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Non Aktifkan Adblocker untuk Bisa membaca Artikel Kami