Audio & VideoKelistrikan dan Elektronika

Perbedaan Speaker Aktif dengan Speaker Pasif pada Sistem Audio

Speaker Aktif vs Speaker Pasif Mana yang Paling Unggul

Perbedaan Speaker Aktif dengan Speaker Pasif pada Sistem Audio. Dalam istilah yang paling sederhana, speaker aktif memiliki amplifier built-in sendiri dan hanya memerlukan sumber daya eksternal. Di sisi lain, speaker pasif tidak memiliki amplifier internal sehingga memerlukan amplifier eksternal tetapi tidak memerlukan catu daya eksternal khusus. Berikut ini adalah ulasan mengenai perbedaan speaker aktif dengan speaker pasif:

Speaker Aktif

Pengertian speaker aktif adalah sound sistem / speaker yang memiliki amplifier di dalamnya, memerlukan kabel dan aliran listrik untuk menghidupkan amplifier tersebut. Biasanya daya yang dimiliki oleh speaker aktif mulai dari kecil hingga sedang, sehingga speaker ini dapat lebih sering ditemukan di dalam kehidupan sehari-hari dibandingkan dengan speaker pasif.

Speaker aktif biasanya sudah menjadi sepaket yang berisi power amplifier, woofer, sub-woofer, dan tweeter. Pengaturan suara di dalam speaker jenis ini juga sudah diatur dari pabrik, sehingga aada skala tetap dalam menentukan beasr kecilnya suara yang dihasilkan.

  • Memerlukan daya untuk berfungsi
  • Andalkan ampli internal
  • Memiliki built-in amplifier dan jaringan crossover aktif
  • Lebih berat dari speaker pasif
  • Biasanya lebih mahal
  • Komponen terkonsolidasi dan terintegrasi jadi satu dengan bok speaker.
Baca Juga:  Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Mengenal Lebih Dekat PLTS Sebagai Energi Hijau

Kelebihan Speaker Aktif

  • Lebih simpel (sederhana) karena speaker dan power menjadi satu. Dan tentunya antara keduanya telah dicocokkan dengan sangat baik sehingga suara yang dihasilkanpun tentu akan lebih baik.
  • Jarang rusak karena overload, tentunya karena kekuatan power dan kekuatan speaker sudah diukur dan dicocokkan oleh pabrik.
  • Mengurangi penurunan kualitas audio yang dihantarkan dari power ke speaker karena jarak kabel dari power ke speaker sangat dekat.
  • Mengurangi kebutuhan rak tambahan untuk power eksternal. Bahkan sebagian besar speaker aktif telah disertai croscover.

Kekurangan Speaker Aktif:

  • Lebih berat dari speaker pasif karena adanya power langsung di dalamnya.
  • Dalam seting, membutuhkan 2 (dua) kabel, yaitu kabel speaker dan kabel power.
  • Kalu rusak salah satunya semisal power, maka spekaer juga ikut tidak terpakai.
  • Lebih riskan terhadap hujan dan panas matahari.
  • Tombol volume dan tentunya tombol power terpisah dari ruang operator.

Speaker Pasif

Pengertian speaker pasif adalah speaker yang tidak memiliki penguat suara di dalamnya. Perlu amplifier tambahan agar dapat digunakan di dalam rangkaian sound system. Sinyal yang ada harus diperkuat agar dapat menggerakkan spaker pasif. Biasanya speaker pasif ditemukan pada tata suara yang besar atau kompleks. Sistem yang digunakan oleh home theater adalah salah satu contoh penggunaan speaker pasif. Dari sebuah amplifier akan didistribusikan sinyal yang sudah dikuatkan oleh power amplifier pada beberapa box speaker sesuai dengan kebutuhan range atau sinyal produksinya seperti side fill, surround, dan center.

Di dalam tata suara atau sound system untuk acara outdoor pasti memerlukan daya yang cukup besar dan tidak dapat dilakukan oleh sistem speaker aktif yang outputnya berdaya sedang. Maka, sistem yang digunakan adalah metode speaker pasif. Dengan sistem ini, kita dapat menyesuaikan amplifier dengan daya output-nya. Kita juga dapat menggunakan prosesor audio yang dimasukkan sebelum tersambung ke power amplifier dan dialirkan ke setiap speaker.

Dalam penggunaan speaker pasif, kita dapat menambah atau mengurangi jumlah speaker sesuai dengan daya yang dimiliki oleh amplifier. Panggung-panggung besar biasanya menggunkan sistem line array, yaitu dengan cara meletakkan speaker-speaker di tempat yang sudah ditentukan di dekat panggung, kemudian Front of House (FOH) akan mendistribusikan power ke setiap channel melalui mixer.

  • Tidak memerlukan daya untuk berfungsi
  • Serbaguna dalam hal pencocokan amplifier (bisa dunuakan untuk berbagai amplifier)
  • Mengandalkan amplifier eksternal dan memiliki jaringan crossover pasif
  • Lebih ringan dari jenis speaker lainnya
  • Biasanya lebih rendah biayanya
  • Tidak terkonsolidasi (Memiliki lebih banyak komponen eksternal)
Baca Juga:  Cara Tes Kapasitas Baterai Lithium 18650 dengan Akurat

Kelebihan Speaker Pasif:

  • Lebih ringan dari speaker aktif.
  • Dalam seting, membutuhkan cukup 1 (satu) kabel, yaitu kabel speaker yang sekaligus menjadi kabel power.
  • Kalau rusak salah satunya semisal power, maka spekaer tetap bisa digunakan.
  • Lebih aman dari hujan dan panas matahari. Cukup menutup speaker dengan plastik.
  • On off dan volume bisa dari ruang operator.

Kekurangan Speaker pasif:

  • Tidak ringkas.
  • Harus pintar dan jeli dalam mencocokkan antara speaker dan power yang dibutuhkan.
  • Lebih mungkin terjadi penurunan kualitas audio yang dihantarkan dari power ke speaker karena jarak kabel dari power ke speaker yang panjang.
  • Memerlukan rak tambahan untuk power.

 

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker