Produk Bahan Bangunan

Polycarbonate, solusi atap rumah minim cahaya

Apa Itu Atap Polycarbonate? Bagaimana Cara memilih dan memasangnya?

Atap Polycarbonate salah satu solusi atap rumah minim cahaya, polycarbonate cukup kuat dan mudah dibentuk sehingga memudahkan konstruksi pembangunan atap rumah. Polycarbonate adalah solusi alternatif yang tepat untuk mengganti material kaca dan fiberglass untuk rumah yang kurang mendapatkan cahaya alami atau cahaya matahari.

Polycarbonate hadir dengan berbagai macam tingkat transaparansi mulai dari full transparan, semi-transparan, hingga warna solid. Cahaya yang melewati polykarbonat full-transparan sama seperti kaca dan lebih baik dibanding fiberglass. Polykarbonat juga lebih tahan lama dibanding dengan kaca dan fiberglass.

Bagi masyarakat Indonesia umumnya, pilihan utama konstruksi atap rumah adalah genteng. Namun bila posisi bangunan dihimpit oleh bangunan yang tinggi, akibatnya cahaya matahari atau cahaya alami terhalang. Sering dijumpai keadaan bangunan yang seperti itu membuat pemilik bangunan harus mengeluarkan biaya lebih untuk memasang lampu dan membayar listrik. Dengan menggunakan atap polykarbonat tentunya hal tersebut dapat diminimalisir.

Apa itu Atap Polikarbonat?

Atap polikarbonat adalah atap yang terbuat dari material yang dikenal sebagai polikarbonat, yaitu bahan plastik yang tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem. Polikarbonat adalah bahan yang kuat dan tahan lama, yang membuatnya ideal untuk digunakan sebagai bahan atap. Atap polikarbonat biasanya digunakan di berbagai jenis bangunan, seperti rumah tinggal, pusat perbelanjaan, teras, dan banyak lagi.

Cara Kerja Atap Polikarbonat

Atap polikarbonat terbuat dari lembaran polikarbonat yang biasanya tersedia dalam berbagai ketebalan. Mereka dapat memiliki struktur sel tunggal atau ganda, yang berarti lembaran tersebut memiliki satu atau dua lapisan yang terhubung bersama. Bagaimana atap polikarbonat bekerja bergantung pada berbagai faktor, termasuk jenis dan ketebalan polikarbonat yang digunakan, serta desain struktur atap.

Baca Juga:  Keramik Habitat By Milan, Kembangkan Inovasi Keramik Hi-Tech

Salah satu fitur utama dari atap polikarbonat adalah kemampuan mereka untuk menahan sinar matahari yang membahayakan. Bahan polikarbonat biasanya memiliki perlindungan terhadap sinar UV yang efektif, sehingga mereka dapat mengurangi panas dan sinar UV yang masuk ke dalam bangunan di bawahnya. Selain itu, polikarbonat mampu menyebar cahaya dengan merata, menciptakan efek pencahayaan alami yang menawan di bawah atap.

Manfaat Atap Polikarbonat

  1. Daya Tahan Cuaca: Atap polikarbonat tahan terhadap cuaca ekstrem, seperti hujan deras, salju, angin kencang, dan sinar UV yang berbahaya. Mereka tidak memudar atau keropos seiring waktu.
  2. Penyinaran Alami: Atap polikarbonat memungkinkan masuknya cahaya alami ke dalam ruangan di bawahnya, mengurangi ketergantungan pada penerangan buatan dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman.
  3. Isolasi Termal: Polikarbonat memiliki kemampuan isolasi termal yang baik, menjaga suhu yang nyaman di dalam bangunan di bawahnya. Ini dapat membantu mengurangi biaya energi untuk pemanasan dan pendinginan.
  4. Ringan: Polikarbonat sangat ringan, sehingga lebih mudah dipasang dan membebani struktur bangunan lebih sedikit daripada bahan atap lainnya.
  5. Kemudahan Pemeliharaan: Atap polikarbonat biasanya mudah dibersihkan dengan air dan sabun ringan, serta tahan terhadap jamur dan kerak.

Jenis-Jenis Atap Polikarbonat

  1. Atap Polikarbonat Solid: Atap solid polikarbonat terbuat dari lembaran polikarbonat sel tunggal yang memberikan perlindungan penuh terhadap hujan dan sinar UV. Mereka cocok untuk digunakan dalam situasi di mana perlindungan penuh diperlukan.
  2. Atap Polikarbonat Bergelombang: Atap bergelombang terdiri dari lembaran polikarbonat sel ganda dengan rongga-rongga internal yang memberikan perlindungan terhadap sinar UV dan meredam panas. Mereka lebih ringan daripada atap solid dan umumnya digunakan di teras, carport, dan bangunan lain yang membutuhkan pencahayaan alami.
  3. Atap Polikarbonat Teralis: Atap teralis terdiri dari balok-balok dan rangka penopang dengan lembaran polikarbonat di atasnya. Mereka menciptakan perpaduan sempurna antara pencahayaan alami dan perlindungan terhadap cuaca.
  4. Atap Polikarbonat Sutra: Atap sutra adalah jenis atap polikarbonat yang dirancang untuk menciptakan pencahayaan alami dan efek pencahayaan yang indah. Mereka sering digunakan dalam bangunan komersial dan berfungsi ganda sebagai elemen dekoratif.
Baca Juga:  Harga Polycarbonate Terbaru Berbagai Merek dan Tipe

Tips Memilih Atap Polikarbonat yang Tepat:

  1. Ketebalan: Pilih ketebalan polikarbonat yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Semakin tebal, semakin tahan lama, tetapi juga lebih berat.
  2. Tipe Polikarbonat: Pertimbangkan jenis polikarbonat yang sesuai dengan aplikasi Anda. Atap solid lebih tahan terhadap cuaca, sementara atap bergelombang cocok untuk pencahayaan alami.
  3. Perlindungan UV: Pastikan polikarbonat memiliki perlindungan terhadap sinar UV yang memadai untuk mencegah penuaan dan kerusakan akibat sinar matahari.
  4. Desain Struktur: Pertimbangkan desain struktur atap dan dukungan yang diperlukan. Anda mungkin perlu konsultasi dengan seorang profesional untuk memastikan keamanan dan kekuatan struktur.

Perawatan Atap Polikarbonat:

  1. Bersihkan Secara Berkala: Bersihkan atap polikarbonat secara berkala dengan air dan sabun ringan untuk menghilangkan debu dan kotoran. Hindari penggunaan bahan pembersih abrasif yang dapat merusak permukaan.
  2. Periksa Penahan: Periksa secara rutin penahan dan rangka penopang untuk memastikan tidak ada yang rusak atau longgar.
  3. Periksa Perlindungan UV: Jengan lupa memeriksa perlindungan UV pada atap polikarbonat. Jika melihat tanda-tanda penuaan atau kerusakan, pertimbangkan untuk mengganti bagian atap yang rusak.

Atap polikarbonat adalah pilihan yang menarik untuk properti Anda, dengan kombinasi keindahan, ketahanan, dan efisiensi energi. Dengan perawatan yang tepat, atap polikarbonat dapat memberikan perlindungan dan pencahayaan alami yang tahan lama untuk bangunan Anda.

Baca Juga:  Kansai Rain Block, Cat Pelapis Anti Bocor Inovatif Dari Kansai Paint

Jika atap menggunakan polykarbonat, maka cahaya alami dapat masuk ke dalam rumah hunian walaupun rumah hunian terhalang oleh bangunan lain yang lebih tinggi. Selain itu sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Chicago di Amerika mengungkapkan bahwa penghuni yang sering terpapar sinar cahaya alami mampu untuk tidur lebih lama, tidur lebih berkualitas, dibandingkan dengan penghuni rumah yang kurang mendapatkan cahaya alami dalam hunian mereka.

Pada umumnya apabila cahaya alami atau sinar matahari masuk melewati atap transparan, maka kondisi suhu di bawah atap transparan semakin panas. Panas ini secara keilmuan karena suhu panas dibawah atap transparan dibentuk oleh radiasi inframerah dari sinar matahari.

Menurut Solar Spektrum ada tiga jenis radiasi cahaya yang dihasilkan oleh cahaya alami, terutama paparan sinar matahari langsung, yaitu:

  1. Ultra-Violet (UV): Ini adalah radiasi sinar matahari yang berbahaya untuk kesehatan manusia
  2. Visible Light: Ini adalah radiasi sinar matahari yang biasa kita lihat, dan baik bagi kesehatan terutama disaat pagi hari.
  3. Near-Infrared: Ini adalah radiasi sinar matahari yang dikonversi menjadi panas ketika sinar tersebut diserap oleh benda, sehingga menghasilkan penumpukan panas.

Produk polykarbonat yang beredar dipasaran saat ini rata-rata sudah mampu untuk mem-blok paparan sinar ultraviolet(UV) yang merusak kulit. Sedangkan untuk mengatur cahaya alami yang masuk dapat menggunakan pelapisan(coating) warna khusus yang mempunyai kandungan zat aditif penghalang panas saat proses finishing pemasangan polykarbonat pada rumah hunian. Sehingga membantu mengurangi penumpukan panas dibawah atap.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Non Aktifkan Adblocker untuk Bisa membaca Artikel Kami