NewsTeknologi dan Inovasi

SpaceX mengirim tweet untuk pertama kalinya menggunakan satelit Starlink Direct

Hanya sekitar sebulan setelah mereka mengirim pesan teks pertama mereka menggunakan satelit Direct-to-Cell Starlink di luar angkasa, SpaceX mengumumkan bahwa mereka dapat memposting di X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter) untuk pertama kalinya menggunakan ponsel dengan bantuan satelitnya.

SpaceX yang dipimpin Elon Musk bertujuan untuk menawarkan layanan telepon seluler global dan berencana meluncurkan layanan Direct to Cell untuk pelanggan akhir tahun ini. Musk me-retweet postingan SpaceX, menambahkan bahwa tidak ada peralatan khusus, selain ponsel dan satelit, yang digunakan untuk konektivitas.

Ben Longmier, direktur senior teknik satelit di SpaceX memposting foto pegunungan di California, mungkin dari mana mereka mengirim postingan di X dan mengirim pesan menggunakan layanan satelit DTC.

Baca Juga:  Mesin Poles Dewalt Tenaga Baterai 20V MAX XR Dilaunching

Longmier berkata, “Ini adalah tutupan pohon di lembah kecil di Pegunungan Santa Cruz pada hari sebelumnya ketika kami bertukar DM di X.”

Menghubungkan ke satelit dapat menjadi tantangan ketika terdapat banyak pepohonan. Pepohonan dapat menghalangi garis pandang antara satelit dan perangkat penerima sehingga menyebabkan gangguan atau hilangnya sinyal.

Menghubungkan telepon seluler ke satelit juga mempunyai kendala lain. Pergerakan satelit yang cepat, pergeseran Doppler, penundaan waktu, dan sulitnya menghubungkan ponsel ke satelit yang jauh karena penguatan antena dan daya pancar yang rendah.

Namun, SpaceX mengatakan bahwa satelit Starlink mereka, yang dilengkapi dengan silikon khusus, antena array bertahap, dan algoritma perangkat lunak canggih, dapat mengatasi tantangan ini, menawarkan layanan LTE standar untuk telepon seluler berbasis darat.

Baca Juga:  Teknologi HPL (High Pressure Laminated), Kenapa Menjadi Pilihan Favorit interior

Mereka berencana memperluas jaringan DTC mereka secara cepat dengan meluncurkan ratusan satelit pada tahun ini, yang bertujuan untuk menawarkan layanan teks pada tahun 2024 dan layanan suara, data, dan IoT pada tahun 2025.

SpaceX meluncurkan rangkaian satelit Starlink pertama yang mampu memancarkan sinyal telepon langsung ke ponsel cerdas pada tanggal 2 Januari. SpaceX telah menandatangani kemitraan dengan T-Mobile untuk menyediakan akses jaringan di beberapa bagian Amerika Serikat.

Selain itu, penyedia nirkabel seperti KDDI, Optus, One NZ, dan Rogers akan berkolaborasi dengan SpaceX untuk meluncurkan teknologi direct-to-cell secara global.

 

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Non Aktifkan Adblocker untuk Bisa membaca Artikel Kami