Pengetahuan kayuTips & Trik

Tips Membeli Kayu Jati Dalam Bentuk Pohon Agar Tidak Rugi

Tips Memborong Kayu Jati dalam Bentuk Pohon

Tips Membeli Kayu Jati Dalam Bentuk Pohon Agar Tidak Rugi. Terkadang kita tertarik untuk membeli kayu jati yang dalam bentuk pohon atau masih belum di tebang. Biasanya sama pihak penjual dijual dengan sistem borongan.

Misal dalam satu kawasan kebun ada 100 pohon jati dengan ukuran diamter random mulai A1-A2 dan ditawarkan dengan harga 80 juta. Sekilas harga ini terlihat murah namun pada prakteknya jika tanpa kalkulasi yang jelas lalu kita beli bisa jadi setelah di proses dan diolah harganya jauh lebih mahal dibanding kita beli kayu olahan atau dibandingkan harga kayu perhutani.

Membeli kayu jati atau kayu apapun dalam bentuk masih pohon diperlukan pengalaman yang panjang dan naluri kalkulasi yang kuat. Sudah tidak terhitung seorang rekan bisnis merasakan kerugian akibat membeli kayu dalam bentuk pohon.

Baca Juga:  Membuat Wax Polish Mobil Alami High Quality, Poles Organik Carnauba

Membeli kayu jati dalam bentuk pohon ibarat kita membeli kucing dalam aquarium harus dihitung secara rinci detil dan akurat.

Namun, Jika kita ingin membeli kayu dalam bentuk pohon kita harus melakukan beberapa langkah berikut ini.

  • Hitung secara akurat jumlah pohon yang benar-benar bisa digunakan minimal diameter 15Cm keatas. Dibawah ukuran tersebut sebaikanya tidak usah masuk hitungan.
  • Ukur keliling masing masing kayu bawa meteran, jangan sekali-kali mencoba menggunakan feeling. Ingat kita berbisnis bukan main judi.
  • Cata semua kayu berserta ukurannya hitung kubikasinya. Jika kesulitan menghitung bisa gunakan tabel yang ada di perhutani atau hitung dengan rumus kubikasi log.
  • Dari total hasil kubikasi seluruh Pohon potong 30% untuk perkiraan meleset.
  • Ingat kayu bulat jika diproses menjadi kayu olahan dari 10 kubik biasanya menghasilkan 5-6 kubik kayu tergantung jenis potongan. ini juga harus menjadi perkiraan.
  • Hitunglah biaya operasional secara detil, biaya potong, biaya kuli angkut, biaya truk, biaya administrasi dan ijin tebang kalau memang ada.
Baca Juga:  Sortimen Kayu Gergajian, Mengenal Ukuran dan Jenis Sortimen Kayu

Semua perhitungan tersebut harus rinci jika Anda masih pemula dalam bisnis ini. Namun jika sudah berpengalaman biaya-biaya tersebut bisa dikira-kira sendiri.

Namun sebagai saran sebelum Anda mulai berbisnis dengan cara membeli kayu log yang masih bentuk pohon ada baiknya mencoba dulu membeli di perhutani atau pabrik yang menjual log siap proses. Lalu memprosesnya sebagai media belajar untuk mengetahui tingkat rendemen kayu dan bisa memperkirakan biaya operasionalnya.

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker