Harga DBX Equalizer, Fungsi dan Manfaat DBX Equalizer
Jenis dan Tipe DBX Equalizer

DBX Equalizer adalah salah satu perangkat audio yang mendominasi pasar pemrosesan suara selama beberapa dekade terakhir. Pada awalnya, DBX adalah singkatan dari “David Blackmer Experimental,” yang merujuk pada pendiri perusahaan tersebut, David Blackmer.
Perusahaan ini kemudian tumbuh menjadi produsen terkemuka peralatan audio profesional yang terkenal dengan penggunaan teknologi pemrosesan sinyal yang canggih. Salah satu perangkat yang paling diakui dari DBX adalah equalizer.
Sejarah DBX Equalizer
Asal Mula DBX: Perusahaan DBX didirikan oleh David Blackmer pada tahun 1971. Blackmer adalah seorang insinyur audio yang dikenal karena penemuannya dalam pemrosesan sinyal audio. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah pengembangan teknik pengkodean sinyal kompresi “dbx Noise Reduction,” yang digunakan dalam rekaman audio dan perangkat konsumen seperti kaset audio.
Cara Kerja Equalizer DBX
Prinsip Dasar Equalizer: Sebuah equalizer adalah perangkat audio yang digunakan untuk mengubah karakteristik frekuensi suara dalam sinyal audio. Ini dilakukan dengan mengatur tingkat frekuensi tertentu dalam rentang suara audio. DBX Equalizer adalah equalizer grafis yang memungkinkan pengguna untuk mengatur pita frekuensi tertentu, yang memungkinkan mereka untuk mengubah respons frekuensi dari sumber audio.
Cara Kerja Equalizer DBX: Equalizer DBX adalah perangkat pemrosesan sinyal yang menggunakan filter grafis. Ini berarti bahwa setiap pita frekuensi dapat diubah dengan tingkat tertentu sesuai keinginan pengguna. Setiap pita frekuensi dalam equalizer DBX memiliki pengaturan yang memungkinkan peningkatan atau pemangkasan tingkat suara pada frekuensi tertentu.
Equalizer DBX bekerja dengan mengatur gain atau level setiap pita frekuensi. Ini dilakukan dengan menggunakan amplifier khusus untuk setiap pita frekuensi. Jika pengguna ingin meningkatkan frekuensi tertentu, mereka dapat meningkatkan gain pada pita frekuensi itu. Sebaliknya, jika pengguna ingin memangkas frekuensi tertentu, mereka dapat mengurangi gain pada pita frekuensi tersebut.
Selain itu, equalizer DBX sering dilengkapi dengan berbagai pengaturan tambahan, seperti pengaturan lebar pita (bandwidth) dan pengaturan Q (faktor kualitas), yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol sejauh mana pengaruh penyesuaian terhadap frekuensi yang berdekatan.
Fitur-fitur Equalizer DBX
*1. Equalizer Grafis: DBX Equalizer umumnya adalah equalizer grafis, yang berarti bahwa mereka memiliki sejumlah pita frekuensi yang dapat diatur. Pita-pita ini mewakili frekuensi tertentu dalam rentang suara audio.
*2. Pengaturan Gain: Setiap pita frekuensi memiliki pengaturan gain yang memungkinkan pengguna untuk meningkatkan atau mengurangi tingkat suara pada frekuensi tersebut. Ini memungkinkan untuk penyesuaian yang sangat rinci.
*3. Pengaturan Lebar Pita (Bandwidth): Beberapa equalizer DBX memungkinkan pengguna untuk mengatur lebar pita (bandwidth) dari penyesuaian frekuensi. Ini memengaruhi sejauh mana pengaruh penyesuaian terhadap frekuensi yang berdekatan.
*4. Pengaturan Faktor Kualitas (Q): Pengaturan Q memungkinkan pengguna untuk mengontrol sejauh mana frekuensi yang berdekatan akan terpengaruh oleh penyesuaian yang dilakukan pada pita frekuensi tertentu.
*5. Filter High-Pass dan Low-Pass: Beberapa equalizer DBX dilengkapi dengan filter high-pass dan low-pass, yang memungkinkan untuk menghilangkan frekuensi di atas atau di bawah ambang tertentu.
*6. Pengaturan Threshold dan Ratio: Beberapa equalizer DBX juga memiliki pengaturan threshold dan ratio, yang digunakan dalam kompresi dinamis untuk mengontrol tingkat suara dalam sinyal audio.
Aplikasi Equalizer DBX
Equalizer DBX memiliki berbagai aplikasi, termasuk:
- Sistem Audio Rumah: Equalizer DBX digunakan dalam sistem audio rumah untuk menyesuaikan suara dari speaker dan perangkat audio lainnya agar sesuai dengan preferensi pendengar.
- Studio Rekaman: Di studio rekaman, equalizer DBX digunakan untuk mengubah karakteristik suara sumber audio dan mencapai hasil yang diinginkan dalam rekaman.
- **Live Sound: Equalizer DBX digunakan dalam pengaturan live sound untuk mengatasi masalah akustik di tempat konser dan memastikan suara yang baik untuk penonton.
- Aplikasi Broadcasting: Di industri penyiaran, equalizer DBX digunakan untuk mengontrol kualitas suara dalam siaran radio dan televisi.
Dalam audio, frekuensi yang mampu didengar oleh telinga manusia, yaitu dalam kisaran/range 30 Hz hingga 20 kHz. Namun, jika semua frekuensi tersebut dikuatkan oleh power amplifier dan direproduksi oleh speaker, biasanya suara yang keluar tidak begitu disukai oleh kebanyakan orang. Karakter audio tanpa diproses oleh equalizer akan terdengar flat, tidak nyaman didengar dan secara estetika menjadi kurang menarik.
Ada range frekuensi tertentu yang tidak begitu nyaman didengar telinga karena terlalu pekak dan menyakitkan telinga sehingga perlu di-cut atau dipotong, biasanya frekuensi audio menengah antara 400 Hz sampai 1,2 kHz. Di sisi lain, ada range frekuensi lain ada yang perlu di-boost atau ditambah, misalnya suara sub-bass 20 Hz hingga 30 Hz. Karena, menurut kebanyakan orang, audio tanpa bass terdengar kurang mantap. Selain itu, frekuensi yang perlu ditambah adalah treble frekuensi nada tinggi antara 8 kHz hingga 12 kHz.
Menurut Spider Beat, equalizer dioperasikan dengan cara memperkuat atau melemahkan pita frekuensi tertentu atau disebut “frequency range”, sehingga ditemukan pemerataan suara yang pas seperti yang dikehendaki. Penggunaan equalizer umumnya pada recording(perekaman) atau reproduksi suara seperti pada sistem audio.
FUngsi & Manfaat Equalizer
- Membuat suara audio enak didengar, detail, dan sesuai dengan jenis musik yang diputar.
- Memperpanjang usia speaker karena speaker hanya akan bekerja sesuai dengan frekuensi yang tepat, tidak mengalami overload. Speaker tidak bisa dibuat mampu mengadaptasi seluruh range frekuensi dengan baik.
- Audio biasa saja akan semakin bagus didengar ketika ditambahkan unit equalizer dengan setelan yang sesuai.
Jenis Equalizer
- Parametric Equalizer, ini dikatakan sebagai bentuk yang paling sederhana dan biasa digunakan dalam sound system. Pengolahan frekuensinya cuma terbatas pada 3 pengaturan, yaitu Low, Middle, dan High, atau Bass, Middle, dan Treble. Dilengkapi juga dengan setelan frekuensi low dan setelan frekuensi middle. Namun, kebanyakan tulisannya menjadi bass booster dan middle booster, sedangkan setelan frekuensi High tidak ada. Penggunaannya sangat mudah, karena tidak banyak pengaturan.
- Graphic Equalizer, bentuk equalizer yang hanya dapat ditambah dan dikurangi pada frekuensi yang sudah ditetapkan oleh pabrikan, biasanya berdasarkan besarnya oktaf. Graphic equalizer yang umum beredar di pasaran adalah 1/3 oktaf (31 titik frekuensi) dan 2/3 oktaf (15 titik frekuensi). Equalizer ini masih dapat dibagi lagi dalam beberapa jenis, yakni Constant Q (bentuk kurva pada grafik equalizer ini tetap, walaupun gain hanya diubah sedikit atau banyak), Variable Q (bentuk kurva pada grafik equalizer ini tidak tetap, tergantung dari berapa banyak mengangkat gain), Bandpass filter parameter (bentuk kurva tetap dan gain tetap, hanya frekuensi yang dapat diubah dan digeser), dan Perfect Q (grafik equalizer analog, tetapi diproses secara digital, mirip dengan constant Q, hanya lebih akurat).
- Filter, pada umumnya orang tidak memasukkan alat atau perangkat filter sebagai jenis equalizer. Karena, cara kerjanya yang mirip dengan crossover. Namun, filter dapat pula membantu mengurangi frekuensi yang tidak diinginkan, sehingga bisa dimasukkan sebagai salah satu jenis equalizer. Contoh equalizer ini adalah Switchable High Pass filter (sangat berguna untuk mengurangi suara pop pada mikrofon) dan Switchable Low Pass Filter (dapat membantu kerja driver suara tinggi, agar tidak bekerja berlebihan).
Harga Equalizer DBX dan variannya
- DBX 131s, mencakup saluran 31-band tunggal dengan equalization 1/3-oktaf, gain input 12 dB, switchable ± 6 dB atau ± 12 dB boost/cut range, slider non-conductive 20 mm, antarmuka pengguna yang intuitif, dan pengukuran level output.
- DBX 215s, termasuk dua saluran 15-band penyamaan 2/3-oktaf, gain input ± 12 dB, switchable ± 6 dB atau ± 12 dB boost/cut range, 20 mm slider non-conductive, antarmuka pengguna yang intuitif, dan pengukuran level output.
- DBX 231s, termasuk dua saluran 31-band dengan equalization 1/3-oktaf, gain input ± 12 dB, switchable ± 6 dB atau ± 12 dB boost/cut range, 20 mm slider non-conductive, antarmuka pengguna yang intuitif, dan pengukuran level output.
- DBX 1215, menyediakan fitur standar seperti saluran ganda, 15 2/3 band oktaf, pusat frekuensi ISO, +/- 12 dB rentang input gain, dan switchable 40 Hz/18 dB per oktaf filter cut-cut, tetapi juga mencakup fitur menarik lainnya.
- DBX 1231, menyediakan fitur standar seperti saluran ganda, 31 1/3 pita oktaf, pusat frekuensi ISO, +/- 12 dB rentang gain input, dan switchable cut 40 Hz/18 dB per oktaf, juga mencakup fitur menarik lainnya.
- DBX 2231, menawarkan encode/decode instan revolusioner Tipe III Noise Reduction in-circuit dengan menekan sebuah tombol, meningkatkan rasio S/N hingga 20dB, sedangkan LED status menawarkan umpan balik visual untuk semua pengaturan di panel depan.
- DBX iEQ15, sekarang dapat menawarkan kinerja dan spesifikasi EQ digital canggih dengan tampilan dan nuansa analog. Dari respons frekuensi 10 Hz hingga 22 kHz yang luar biasa, hingga rentang dinamis 113 dB dan Advanced Feedback Suppression (AFS), serta pengurangan kebisingan.
- DBX iEQ31, menawarkan kebutuhan bawaan yang meliputi feedback AFS, pengurangan noise Tipe V, dan PeakStopPlus limiting. Selain dua saluran 31-band penyamaan 1/3-oktaf, iEQ31 juga menawarkan kisaran gain input +12 dB, switchable +6 atau +15 dB boost/cut range, fader 40 mm, XLR, 1/4 “ dan input dan output Euroblock, dan antarmuka pengguna yang intuitif dengan output komprehensif.
- DBX 530, menawarkan tingkat fleksibilitas penyetaraan yang unik dalam format 500 Series yang populer. Berdasarkan pada DBX 905 klasik, model ini adalah equalizer tanpa kompromi yang menawarkan operasi parametric dari ketiga band filter.
| Tipe Equalizer DBX | Harga |
| DBX 131s | Rp2.550.000 |
| DBX 215s | Rp2.550.000 |
| DBX 215 | Rp2.800.000 |
| DBX 231 | Rp2.875.000 |
| DBX 231s | Rp3.250.000 |
| DBX 1215 | Rp5.500.000 |
| DBX 2215 | Rp6.900.000 |
| DBX 1231 | Rp7.750.000 |
| DBX 2231 | Rp9.625.000 |



