Elektroda Las: Panduan Lengkap Kode AWS, Jenis, Aplikasi, dan Harga 2026
Harga Kawat Las dengan beragam Kualitas dan Merek 2022

Pergi ke toko las dan minta “kawat las E6013 diameter 3,2” — tukang las berpengalaman langsung tahu apa yang kamu maksud. Tapi kalau hanya bilang “minta kawat las biasa” — kamu mungkin mendapat produk yang tidak sesuai untuk pekerjaan yang kamu lakukan.
Kode elektroda las bukan sekadar nomor produk. Setiap digit menyimpan informasi tentang kekuatan deposit, posisi pengelasan yang bisa digunakan, jenis flux, dan kompatibilitas arus — semua yang kamu butuhkan untuk menentukan elektroda yang tepat tanpa harus menebak-nebak. Panduan ini membahas cara membaca kode AWS secara lengkap dan tabel aplikasi untuk setiap jenis elektroda utama.
Sistem Kode Elektroda SMAW (AWS A5.1)
Di Indonesia, standar elektroda yang paling umum digunakan adalah AWS (American Welding Society) A5.1 untuk baja karbon rendah dan menengah. Format kodenya:
E XXXX — contoh: E 6013
| Posisi Digit | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| E | E | Electrode — elektroda terbungkus untuk SMAW |
| Digit 1–2 | 60 | Kekuatan tarik minimum deposit las dalam ksi (60 = 60.000 psi = 414 MPa) |
| Digit 3 | 1 | Posisi pengelasan yang bisa digunakan |
| Digit 4 | 3 | Jenis flux/coating dan tipe arus yang kompatibel |
Digit 3 — Posisi Pengelasan
| Kode | Posisi yang Bisa Digunakan |
|---|---|
| 1 | Semua posisi — flat (1G/1F), horizontal (2G/2F), vertikal (3G/3F), overhead (4G/4F) |
| 2 | Flat dan horizontal saja |
| 4 | Flat, horizontal, overhead, dan vertikal ke bawah (downhill) |
Digit 4 — Jenis Flux dan Arus
| Kode | Jenis Flux/Coating | Arus Kompatibel | Karakteristik Arc |
|---|---|---|---|
| 0 | High cellulose, sodium | DCEP (+) | Deep penetration, arc keras, spatter tinggi |
| 1 | High cellulose, potassium | AC atau DCEP | Deep penetration, bisa AC |
| 2 | High titania, sodium | AC atau DCEN (-) | Arc lembut, terak mudah lepas |
| 3 | High titania, potassium | AC atau DC +/- | Arc sangat lembut, mudah digunakan — paling populer |
| 4 | Iron powder, titania | AC atau DC +/- | Deposition rate tinggi (iron powder) |
| 5 | Low hydrogen, sodium | DCEP (+) saja | Low hydrogen, penetrasi sedang |
| 6 | Low hydrogen, potassium | AC atau DCEP | Low hydrogen, bisa AC — paling fleksibel low H |
| 7 | Iron powder, iron oxide | AC atau DC | Deposition rate sangat tinggi |
| 8 | Iron powder, low hydrogen | AC atau DCEP | Kombinasi low hydrogen + deposition tinggi |
Elektroda Utama untuk Baja Karbon (AWS A5.1)
E6010 — Cellulose, DCEP Only
Elektroda dengan penetrasi terdalam di antara semua tipe. Arc sangat agresif, spatter banyak, tapi kemampuannya menembus permukaan yang kotor, berkarat, atau basah tidak tertandingi. Terak mudah lepas sendiri.
- Arus: DCEP (+) saja — tidak bisa digunakan dengan mesin las AC
- Karakteristik: Busur keras, penetrasi dalam, terak tipis yang mudah lepas
- Keunggulan: Bisa mengelas material yang tidak bersih sempurna, tahan kontaminasi
- Root pass pipeline: Standar internasional untuk root pass pipa minyak & gas — mampu mengelas dengan celah root yang bervariasi
- Kelemahan: Spatter banyak, butuh operator berpengalaman, tidak bisa AC
- Aplikasi: Pipa minyak & gas, konstruksi kritis, situasi lapangan dengan material kotor, root pass pada groove weld
E6011 — Cellulose, AC/DCEP
Versi E6010 yang bisa digunakan dengan mesin las AC. Karakteristik mirip E6010 tapi arc sedikit lebih lembut karena potassium dalam flux.
- Arus: AC atau DCEP — sangat fleksibel
- Keunggulan: Penetrasi dalam seperti E6010, tapi bisa dengan mesin AC biasa
- Aplikasi: Perbaikan lapangan, fabrikasi umum dengan material kurang bersih, situasi darurat
E6013 — Titania, AC/DC ±
Ini elektroda paling populer di Indonesia dan di seluruh dunia untuk penggunaan umum. Arc sangat lembut, mudah digunakan, terak mudah lepas, spatter minimal. Cocok untuk pemula dan operator berpengalaman untuk pekerjaan umum.
- Arus: AC atau DC+ maupun DC-
- Karakteristik: Arc paling lembut, mudah dinyalakan dan di-restrike, terak sangat mudah lepas
- Penetrasi: Sedang — tidak sedalam E6010/E6011, tapi cukup untuk material yang bersih
- Posisi: Semua posisi
- Aplikasi: Sheet metal, fabrikasi umum, konstruksi ringan, pekerjaan bengkel sehari-hari, pengelasan dekoratif
- Tidak cocok untuk: Material tebal yang butuh penetrasi dalam, material berkarat parah, aplikasi struktural kritis
E7016 — Low Hydrogen, AC/DCEP
Elektroda low hydrogen generasi pertama. “Low hydrogen” berarti kandungan hidrogen dalam deposit las sangat rendah — ini mencegah hydrogen-induced cracking (HIC) pada baja yang rentan. Menghasilkan deposit yang jauh lebih kuat dan tangguh dari E6013.
- Arus: AC atau DCEP
- Kekuatan tarik deposit: 70.000 psi (480 MPa) minimum
- Keunggulan: Ketangguhan impak lebih baik dari E6013, tahan retak hydrogen
- Persyaratan penyimpanan: Harus dalam kondisi kering — jika lembab, re-dry di oven 300–350°C selama 1 jam
- Aplikasi: Konstruksi baja struktural, vessel bertekanan ringan, baja kekuatan sedang-tinggi
E7018 — Low Hydrogen + Iron Powder, AC/DCEP
Standar emas untuk pengelasan struktural kritis. Kombinasi low hydrogen dengan iron powder dalam flux menghasilkan deposition rate lebih tinggi dari E7016 dengan ketangguhan yang sama atau lebih baik. Deposit las yang dihasilkan sangat bersih dan kuat.
- Arus: AC atau DCEP
- Kekuatan tarik deposit: 70.000 psi (480 MPa) minimum, elongasi tinggi
- Ketangguhan impak: Sangat baik, bahkan di suhu rendah
- Persyaratan penyimpanan: Kritis — harus di oven 120–150°C saat tidak digunakan. Elektroda yang terekspos udara lebih dari 4 jam harus di-redry atau dibuang untuk aplikasi kritis
- Aplikasi: Jembatan, konstruksi offshore, pressure vessel, baja kekuatan tinggi (HY80, ASTM A514), joint yang tidak bisa di-repair
- Mengapa E7018 begitu penting: Kode pengelasan struktural (AISC, AWS D1.1) sering mensyaratkan elektroda low hydrogen seperti E7018 untuk fillet weld dan groove weld pada aplikasi kritis
Elektroda untuk Stainless Steel (AWS A5.4)
Stainless steel membutuhkan elektroda khusus yang mengandung komposisi paduan (Cr, Ni, Mo) yang sesuai dengan base metal. Mengelas stainless dengan elektroda baja karbon biasa akan menghasilkan sambungan yang tidak tahan karat dan rapuh.
| Kode AWS | Komposisi | Aplikasi | Harga Est. 2026 |
|---|---|---|---|
| E308-16 | Cr 19–21%, Ni 9–11% | Stainless 304 ke 304 — paling umum | Rp 180–250rb/kg |
| E308L-16 | Cr 19–21%, Ni 9–11%, C rendah | SS 304L — kandungan C rendah mencegah sensitization | Rp 185–260rb/kg |
| E309-16 | Cr 22–25%, Ni 12–14% | Mengelas SS ke baja karbon (dissimilar metal) | Rp 250–350rb/kg |
| E316-16 | Cr 17–20%, Ni 11–14%, Mo 2–3% | Stainless 316 — tahan asam dan klorida | Rp 250–350rb/kg |
| E316L-16 | Sama + C rendah | SS 316L — untuk aplikasi food grade dan marine | Rp 260–360rb/kg |
Tips mengelas stainless: Gunakan ampere yang sedikit lebih rendah dari baja karbon untuk diameter yang sama. Stainless memiliki konduktivitas panas lebih rendah — panas terakumulasi lebih cepat dan bisa menyebabkan warping. Heat input per pass harus dijaga rendah.
Elektroda untuk Cast Iron (AWS A5.15)
Besi cor sangat sulit dilas karena kandungan karbon tinggi dan sifatnya yang getas — pendinginan yang tidak terkontrol bisa menyebabkan retak. Ada tiga pendekatan:
| Kode AWS | Komposisi | Teknik | Aplikasi |
|---|---|---|---|
| ENi-CI | Nikel murni | Cold welding (preheat minimal) | Perbaikan cast iron tanpa memanaskan seluruh part |
| ENiFe-CI | Nikel-besi | Cold atau hot welding | Lebih kuat dari ENi-CI, lebih fleksibel |
| ESt (baja biasa) | Baja karbon | Hot welding (preheat 300–600°C) | Perbaikan besar yang tidak perlu mesin — murah |
Elektroda Hard Surfacing (Hardfacing)
Digunakan untuk melapisi permukaan part yang mengalami keausan ekstrem dengan logam las yang jauh lebih keras dari baja biasa. Bukan untuk sambungan struktural — untuk proteksi wear.
| Kode AWS | Kekerasan deposit | Aplikasi |
|---|---|---|
| EFe1 (HF-350) | ~30–40 HRC | Wear ringan-sedang — bucket excavator ringan |
| EFe2 (HF-500) | ~50–55 HRC | Wear sedang-berat — blade dozer, bucket edges |
| EFe3 (HF-600) | ~58–62 HRC | Wear sangat berat — crusher parts, mill liners |
Memilih Diameter Elektroda yang Tepat
| Ketebalan Material | Diameter Elektroda | Range Ampere (E6013) |
|---|---|---|
| 1,5–2 mm | 2,0 mm | 40–70 A |
| 2–4 mm | 2,6 mm | 60–100 A |
| 4–8 mm | 3,2 mm | 90–140 A |
| 6–12 mm | 4,0 mm | 130–180 A |
| 10 mm ke atas | 5,0 mm | 170–240 A |
Aturan praktis: Gunakan elektroda terbesar yang masih bisa memberikan fusi yang baik tanpa burn-through. Elektroda terlalu besar pada material tipis = lubang. Elektroda terlalu kecil pada material tebal = cold lap dan incomplete fusion.
Cara Menyimpan Elektroda yang Benar
Elektroda las bukan sekadar “batang besi”. Coating/flux yang membungkusnya sangat sensitif terhadap kelembaban — inilah yang paling sering menyebabkan masalah kualitas las.
Dampak Elektroda Lembab
- Porositas pada deposit las
- Arc tidak stabil, sering mati
- Spatter berlebihan
- Pada elektroda low hydrogen: risiko hydrogen cracking yang serius pada baja kekuatan tinggi
Panduan Penyimpanan per Tipe
| Tipe Elektroda | Suhu Penyimpanan | Waktu Maksimum di Udara Terbuka | Suhu Re-drying |
|---|---|---|---|
| E6013 (rutile) | Ruangan kering, 30–40°C | Beberapa hari (tidak terlalu sensitif) | 70–100°C, 1 jam |
| E7016 (low H) | Oven 120°C | Maksimum 4 jam setelah dibuka | 300–350°C, 1 jam |
| E7018 (low H + iron powder) | Oven 120–150°C | Maksimum 4 jam untuk aplikasi umum, kurang dari 1 jam untuk aplikasi kritis | 300–350°C, 1 jam |
| E6010/E6011 (cellulose) | Ruangan kering — jangan terlalu kering! | Beberapa hari | Tidak direkomendasikan re-dry — cellulose butuh sedikit kelembaban |
| Elektroda SS | Ruangan kering, 30–40°C | Relatif tidak sensitif | 150–200°C, 1 jam |
Estimasi Harga Elektroda Las 2026
Elektroda Baja Karbon
| Tipe | Merek Umum | Est. Harga/kg (3,2 mm) |
|---|---|---|
| E6013 | Kobe RB-26, Esab OK 46, Lincoln Fleetweld 37 | Rp 35.000–55.000 |
| E6011 | Kobe B-14, Esab OK 22.65 | Rp 38.000–58.000 |
| E6010 | Kobe KOBE-6010, Lincoln Fleetweld 5P | Rp 55.000–80.000 |
| E7016 | Kobe LB-26, Esab OK 48 | Rp 55.000–80.000 |
| E7018 | Kobe LB-52-18, Lincoln Excalibur 7018, Esab OK 48.00 | Rp 65.000–100.000 |
Elektroda Stainless Steel
| Tipe | Merek Umum | Est. Harga/kg |
|---|---|---|
| E308-16 | Kobe NC-38, Esab OK 61.30 | Rp 180.000–280.000 |
| E316L-16 | Kobe NC-36L, Esab OK 63.30 | Rp 280.000–400.000 |
| E309-16 | Kobe NC-39, Esab OK 67.45 | Rp 300.000–430.000 |
Elektroda Cast Iron
| Tipe | Est. Harga/kg |
|---|---|
| ENi-CI (nikel murni) | Rp 900.000–1.300.000 |
| ENiFe-CI (nikel-besi) | Rp 600.000–900.000 |
Panduan Cepat Memilih Elektroda
| Kondisi / Aplikasi | Elektroda Recommended |
|---|---|
| Fabrikasi umum, material bersih | E6013 |
| Material berkarat atau kotor, butuh deep penetration | E6010 (DCEP) atau E6011 (AC/DCEP) |
| Konstruksi struktural, baja kekuatan sedang | E7016 atau E7018 |
| Aplikasi kritis, baja kekuatan tinggi, pressure vessel | E7018 (dari oven, bukan dari udara) |
| Root pass pipa | E6010 atau E6011 |
| Fill dan cap pass pipa | E7018 atau E7016 |
| Stainless 304 ke 304 | E308-16 atau E308L-16 |
| Stainless 316 (marine/food grade) | E316L-16 |
| Stainless ke baja karbon (dissimilar) | E309-16 |
| Perbaikan cast iron (cold repair) | ENi-CI atau ENiFe-CI |
| Hardfacing bucket/blade alat berat | HF-500 atau HF-600 |
Untuk panduan teknik pengelasan SMAW yang lebih lengkap — termasuk setting ampere, arc length, weave pattern, dan troubleshooting masalah lasan — baca artikel teknik pengelasan SMAW: panduan lengkap dari persiapan hingga finishing. Dan untuk memahami jenis-jenis cacat las yang bisa terjadi jika elektroda salah pilih atau disimpan dengan buruk, lihat panduan 8 jenis cacat las dan solusinya.
Kesimpulan
Memilih elektroda yang tepat dimulai dari memahami dua hal: material yang akan dilas dan kondisi pengelasannya. E6013 adalah “elektroda serba bisa” yang cocok untuk mayoritas pekerjaan umum. E7018 adalah standar untuk aplikasi struktural kritis. E6010/E6011 untuk situasi yang materialnya tidak bisa dibersihkan sempurna. Dan selalu ingat: untuk elektroda low hydrogen (E7016, E7018), penyimpanan yang benar bukan opsional — ini bagian dari kualitas lasan itu sendiri.



