Jenis Flange Pipa: Panduan Lengkap Weld Neck, Slip-On, Blind dan Cara Memilih yang Tepat 2026
Apa Itu Flange Pipa?
Flange adalah komponen sambungan pipa berbentuk cincin atau piringan dengan lubang baut di sekelilingnya yang digunakan untuk menyambung dua pipa, valve, pompa, atau peralatan proses secara kuat dan kedap. Berbeda dengan sambungan las atau ulir yang bersifat permanen, flange memungkinkan pelepasan dan pemasangan ulang tanpa merusak pipa — fitur yang sangat penting dalam sistem perpipaan industri yang memerlukan perawatan rutin.
Flange digunakan secara masif di industri migas, petrokimia, pembangkit listrik, industri makanan dan minuman, pengolahan air, hingga konstruksi gedung (sistem HVAC dan fire protection).
Standar Flange yang Berlaku
Sebelum memilih flange, penting memahami standar yang berlaku karena dimensi dan rating tekanan antar standar tidak kompatibel:
- ANSI/ASME B16.5: Standar Amerika, paling umum di industri migas dan petrokimia Indonesia
- ANSI/ASME B16.47: Untuk ukuran besar (NPS 26–60)
- JIS B2220: Standar Jepang, umum di industri kimia dan utilitas
- DIN/EN 1092: Standar Eropa, digunakan di proyek-proyek Eropa
- SNI: Standar Nasional Indonesia untuk proyek pemerintah tertentu
Jenis-Jenis Flange dan Fungsinya
1. Weld Neck Flange (WNF)
Flange dengan leher panjang yang dilas pada ujung pipa. Jenis ini adalah pilihan terkuat dan paling andal untuk kondisi tekanan tinggi, suhu ekstrem, dan beban siklik.
- Keunggulan: Kekuatan las sangat baik, minimal stress concentration, cocok untuk kondisi ekstrem
- Kekurangan: Paling mahal, butuh keahlian las tinggi
- Aplikasi: Pipa bertekanan tinggi, steam line, pipa kriogenik, jalur migas
- Harga (carbon steel, 4 inch, 300#): Rp 850.000 – Rp 1.200.000/buah
2. Slip-On Flange (SOF)
Flange yang “diselipkan” ke pipa dan dilas pada dua titik (sisi dalam dan luar). Paling populer karena kemudahan pemasangan.
- Keunggulan: Mudah dipasang, harga lebih terjangkau, tersedia luas
- Kekurangan: Tidak sekuat weld neck untuk tekanan sangat tinggi
- Aplikasi: Sistem perpipaan umum, air, steam tekanan rendah-menengah, utilitas bangunan
- Harga (carbon steel, 4 inch, 150#): Rp 350.000 – Rp 550.000/buah
3. Blind Flange
Flange tanpa lubang tengah yang digunakan untuk menutup ujung pipa atau nozzle secara permanen maupun sementara.
- Keunggulan: Menutup sistem dengan rapat, bisa dibuka untuk inspeksi atau pengembangan di masa depan
- Kekurangan: Hanya untuk penutup, bukan sambungan
- Aplikasi: Ujung jalur pipa, nozzle yang belum aktif, pressure testing
- Harga (carbon steel, 4 inch, 150#): Rp 280.000 – Rp 420.000/buah
4. Threaded Flange
Flange dengan ulir di dalam lubangnya — dipasang dengan cara diputar ke pipa berulir tanpa pengelasan. Cocok di mana pengelasan tidak memungkinkan (area explosive, sistem bertekanan rendah).
- Keunggulan: Tidak perlu pengelasan, pemasangan cepat
- Kekurangan: Lemah terhadap beban dinamis dan tekanan siklik tinggi
- Aplikasi: Area berbahaya (flammable), pipa berdiameter kecil, tekanan rendah
- Harga (carbon steel, 2 inch, 150#): Rp 180.000 – Rp 280.000/buah
5. Socket Weld Flange
Pipa dimasukkan ke dalam soket flange lalu dilas pada satu titik. Menghasilkan sambungan yang lebih kuat dari threaded namun lebih simpel dari weld neck.
- Keunggulan: Kuat untuk pipa kecil, alignment mudah
- Kekurangan: Tidak cocok untuk cairan korosif (celah di soket bisa menampung endapan)
- Aplikasi: Pipa diameter kecil (NPS ½–3), tekanan menengah
- Harga (carbon steel, 2 inch, 300#): Rp 250.000 – Rp 380.000/buah
6. Lap Joint Flange
Digunakan bersama stub end — flange longgar yang bisa berputar di sekitar pipa. Memungkinkan penyesuaian posisi baut dengan mudah.
- Keunggulan: Baut mudah disejajarkan, stub end bisa dari material berbeda (hemat biaya untuk stainless steel)
- Kekurangan: Tidak cocok untuk tekanan dan suhu sangat tinggi
- Aplikasi: Pipa stainless steel, sistem yang sering dibongkar-pasang
Pressure Rating (Class) Flange
Flange ANSI tersedia dalam 7 pressure class (rating tekanan):
| Class (Poundsrating) | Tekanan Kerja Maks (bar) pada 38°C | Aplikasi Umum |
|---|---|---|
| 150# | 19,6 bar | Air, utilitas, tekanan rendah |
| 300# | 51,1 bar | Steam, gas tekanan menengah |
| 600# | 102,1 bar | Migas, tekanan tinggi |
| 900# | 153,2 bar | Migas, wellhead |
| 1500# | 255,3 bar | Jalur bertekanan sangat tinggi |
| 2500# | 425,5 bar | Aplikasi ekstrem |
Material Flange dan Kegunaannya
| Material | Standar | Keunggulan | Aplikasi |
|---|---|---|---|
| Carbon Steel A105 | ASTM | Kuat, harga terjangkau | Umum, migas, steam |
| Stainless Steel 304 | ASTM A182 F304 | Tahan korosi, hygienic | Makanan, kimia, air bersih |
| Stainless Steel 316L | ASTM A182 F316L | Tahan klorida, asam | Laut, kimia korosif, farmasi |
| Duplex SS 2205 | ASTM A182 F51 | Kuat + tahan korosi tinggi | Offshore, petrokimia |
| LTCS A350 LF2 | ASTM | Tahan suhu rendah | LNG, kriogenik |
| Alloy Steel A182 F11 | ASTM | Tahan suhu tinggi | Pembangkit listrik, steam |
Gasket: Komponen Kritis yang Sering Diabaikan
Kekedapan sambungan flange sangat bergantung pada gasket yang digunakan. Pemilihan gasket yang salah adalah penyebab paling umum kebocoran flange:
- Ring Type Joint (RTJ): Untuk tekanan sangat tinggi (>600#)
- Spiral Wound Gasket: Serbaguna, cocok untuk 150#–2500#, material SS + graphite
- Full-Face Gasket (karet/EPDM): Untuk tekanan rendah 150#, sistem air dan udara
- PTFE Gasket: Untuk media korosif, asam, dan basa
Checklist Pemilihan Flange yang Benar
- ✅ Tentukan standar yang digunakan (ANSI, JIS, DIN)
- ✅ Tentukan ukuran nominal pipa (NPS/DN)
- ✅ Tentukan pressure class berdasarkan tekanan kerja maksimum sistem
- ✅ Pilih jenis flange sesuai kondisi (weld neck untuk kritis, slip-on untuk umum)
- ✅ Pilih material berdasarkan media yang mengalir dan suhu operasi
- ✅ Pilih gasket dan baut yang kompatibel dengan flange dan kondisi operasi
- ✅ Pastikan ada sertifikat material (MTC) untuk proyek kritikal
Kesimpulan
Flange bukan sekadar “cincin penyambung pipa” — ini adalah komponen kritis yang menentukan keamanan dan keandalan seluruh sistem perpipaan. Investasi pada flange yang tepat — baik dari sisi jenis, material, maupun pressure class — jauh lebih murah dibandingkan biaya akibat kebocoran atau kegagalan sistem di kemudian hari.
Untuk keperluan valve, fitting, dan komponen perpipaan lainnya, temukan panduan dan informasi harga lengkap di builder.id.



