Dempul Nippon Paint: Review Autolux 66 vs NAX PE Putty, Cara Pakai, dan Harga 2026

Di bengkel cat mobil tempat saya belajar finishing otomotif, ada satu prinsip yang selalu diulang-ulang oleh mentor: “Kualitas akhir pengecatan 70% ditentukan oleh kualitas pendempulan.” Kalimat itu terdengar klise sampai saya melihat sendiri dua panel yang dicat dengan cat yang sama, tapi pendempulannya berbeda kualitas — hasilnya seperti bumi dan langit di bawah cahaya matahari langsung.
Nippon Paint mempunyai dua produk dempul polyester 2 komponen — Autolux 66 PE Putty dan NAX PE Putty — yang menjadi pilihan bengkel cat profesional Indonesia. Artikel ini membahas keduanya secara mendalam: perbedaan, cara mixing yang benar, teknik aplikasi yang menghasilkan permukaan rata sempurna, dan panduan memilih yang tepat sesuai kebutuhan.
Mengapa Dempul Polyester 2 Komponen?
Sebelum masuk ke produk spesifik, penting memahami mengapa dempul polyester 2 komponen (PE putty) menjadi standar industri body repair otomotif dan bukan dempul biasa (acrylic stopper atau putty berbasis air):
- Build thickness tinggi dalam satu aplikasi — PE putty bisa diaplikasikan tebal (5–15 mm) dalam satu kali dan tetap mengeras dengan baik. Dempul tipis berbasis acrylic tidak bisa membangun ketebalan ini tanpa shrinkage berlebihan.
- Shrinkage minimal — setelah cross-linking terjadi, PE putty hampir tidak menyusut. Ini kritis karena dempul yang menyusut akan menciptakan wave atau undulation yang terlihat setelah pengecatan akhir.
- Hardness optimal untuk pengamplasan — setelah kering, PE putty cukup keras untuk bisa diamplas bersih dan halus, tapi tidak sekeras epoxy yang memerlukan grit lebih kasar dan waktu lebih lama.
- Adhesi langsung ke metal — bisa diaplikasikan langsung ke bare metal (baja) tanpa primer terlebih dahulu untuk pekerjaan body repair normal. Ini mempersingkat proses.
NAX PE Putty: Profil Produk
NAX adalah lini produk refinish otomotif profesional Nippon Paint yang ditujukan untuk bengkel cat kelas menengah ke atas. NAX PE Putty adalah dempul 2 komponen dengan base resin polyester pilihan yang dikembangkan untuk memenuhi standar kualitas yang lebih tinggi.
Keunggulan NAX PE Putty
- Lapisan sangat tebal dalam satu aplikasi — untuk repair area yang dalam atau berlekukan signifikan
- Daya adhesi baik ke logam — langsung ke bare steel tanpa primer khusus untuk pekerjaan normal
- Permukaan halus setelah diamplas — menghasilkan permukaan yang responsif terhadap pengamplasan dan menghasilkan profil yang halus
- Mudah digunakan — konsistensi yang baik untuk aplikasi dengan kape
| Parameter | NAX PE Putty |
|---|---|
| Tipe | Dempul 2 komponen (Base + Hardener) |
| Base | Resin polyester |
| Hardener | Hardener cair (BPO based) |
| Rasio Campuran | 100 : 2 by weight (base : hardener) |
| Pot Life (25–30°C) | 1,5–3 menit |
| Kering Sentuh | 5 menit |
| Kering Keras | 2 jam |
| Interval ke Lapisan Berikutnya | 3 jam |
| Pengencer | Polyester Thinner (jika diperlukan) |
Autolux 66 PE Putty: Profil Produk
Autolux adalah lini produk Nippon Paint untuk segmen bengkel umum — kualitas tinggi namun dengan posisi harga yang lebih terjangkau dibanding NAX. Autolux 66 PE Putty adalah dempul 2 komponen yang sangat serbaguna karena tidak hanya untuk metal, tapi juga bisa digunakan untuk kayu (dengan syarat), FRP, fiberglass, dan material lainnya.
Keunggulan Autolux 66
- Multipurpose — aplikasi lebih luas dari NAX: selain logam, bisa digunakan untuk kayu (dengan primer EP), fiber/FRP, kapal fiber, tangki fiber, kereta api, bus
- Lapisan tebal satu kali aplikasi — sama dengan NAX dalam hal build thickness
- Harga lebih terjangkau — cocok untuk bengkel dengan volume produksi tinggi yang memerlukan cost control ketat
| Parameter | Autolux 66 PE Putty |
|---|---|
| Tipe | Dempul 2 komponen |
| Metode Aplikasi | Kape dan sekop |
| Pot Life | ±5 menit |
| Kering Sentuh | 5 menit |
| Kering Keras | 2 jam |
| Waktu Pengamplasan | 5 jam |
| Substrat | Logam, kayu (dengan primer EP), FRP, fiber |
Perbedaan NAX PE Putty vs Autolux 66
| Aspek | NAX PE Putty | Autolux 66 PE Putty |
|---|---|---|
| Segmen pasar | Bengkel profesional / premium | Bengkel umum / multipurpose |
| Substrat utama | Metal / logam | Metal, kayu, FRP, fiber |
| Pot life | 1,5–3 menit (lebih singkat) | ±5 menit (lebih panjang) |
| Waktu pengamplasan | Bisa diamplas lebih cepat | 5 jam (lebih lama) |
| Harga relatif | Premium | Lebih terjangkau |
| Pilihan untuk | Body repair otomotif profesional | Bengkel umum, bodywork FRP, kapal |
Teknik Pendempulan yang Benar
Persiapan Permukaan
- Grinding / featheredging — batas cat lama harus di-featheredge (diasah gradual) agar tidak ada “tepi tiba-tiba” yang terlihat setelah pendempulan. Gunakan grinder atau DA sander dengan grit 36–80 untuk area yang akan didempul.
- Bersihkan dari karat dan kontaminan — area metal bare harus bebas karat, minyak, dan silikon. Gunakan degreaser (wax and grease remover) dan lap bersih.
- Keringkan sempurna — jangan mendempul permukaan yang masih lembab atau basah karena akan terjadi gas bubble dan poor adhesion.
Mixing yang Kritis — Pot Life Sangat Singkat!
PE putty memiliki pot life yang sangat singkat (1,5–5 menit) — ini adalah aspek yang paling sering menjebak pemula:
- Keluarkan base putty secukupnya di atas papan mixing (mixing board) yang bersih dan kering. Jangan campur terlalu banyak — campur hanya sebanyak yang bisa diaplikasikan dalam 2–3 menit.
- Ukur hardener: untuk NAX, rasio 100:2 by weight. Gunakan timbangan digital kecil untuk presisi, atau perkirakan dengan volume (sekitar 1,5–2 cm panjang hardener per 100 g base).
- Aduk rata dan cepat menggunakan kape mixing — gerakan melipat, bukan memutar, untuk menghindari bubble udara. Aduk hingga warna benar-benar homogen — tidak ada streak warna berbeda.
- Segera aplikasikan — jangan tunda. Campuran yang mulai panas sudah menandakan pot life hampir habis.
Teknik Aplikasi
- Oleskan lapisan pertama (seal coat) tipis-tipis ke seluruh area yang akan didempul dengan tekanan penuh — ini memastikan adhesi maksimal ke substrat.
- Tambahkan lapisan utama dengan ketebalan yang diperlukan menggunakan kape yang lebih lebar (6–8 inci). Pegang kape dengan sudut 45°–60° terhadap permukaan. Gerak satu arah, jangan bolak-balik.
- Biarkan mengeras sempurna sebelum diamplas. PE putty yang diamplas terlalu cepat (masih semi-cure) akan menempel di kertas amplas dan menghasilkan smearing.
Pengamplasan
- Dry sand dengan grit 80 untuk membentuk kontur dasar — gunakan sanding block atau long board untuk area flat agar tidak terjadi “fingering” (kontur tidak rata akibat tekanan jari).
- Grit 120–180 untuk memperbaiki permukaan setelah grit 80.
- Wet sand grit 240–320 untuk finalisasi sebelum primer surfacer.
- Periksa dengan guide coat (semprotkan warna kontras tipis di permukaan dempul) — area yang masih terlihat guide coat berarti masih ada low spot yang perlu pengamplasan lebih lanjut.
Harga Dempul Nippon Paint 2026
| Produk | Kemasan | Estimasi Harga 2026 |
|---|---|---|
| Autolux 66 PE Putty | 1 kg set | Rp 65.000 – Rp 85.000 |
| Autolux 66 PE Putty | 2 kg set | Rp 120.000 – Rp 155.000 |
| NAX PE Putty | 1 kg set | Rp 85.000 – Rp 110.000 |
| NAX PE Putty | 3 kg set | Rp 230.000 – Rp 295.000 |
FAQ Dempul PE Putty
Apa yang terjadi jika hardener terlalu banyak?
Terlalu banyak hardener (over-catalyst) menyebabkan dempul mengeras terlalu cepat, menjadi sangat keras dan getas, serta rentan retak. Warna yang dihasilkan juga lebih kuning karena kelebihan BPO. Sebaliknya, hardener terlalu sedikit (under-catalyst) membuat dempul tidak pernah mengeras sempurna — permukaan tetap lunak dan sticky bahkan setelah berjam-jam. Selalu ikuti rasio yang dianjurkan.
Bisakah dempul PE digunakan untuk kayu langsung?
Untuk Autolux 66, bisa digunakan di atas kayu tapi harus dilapisi terlebih dahulu dengan Nippe 2000 EP Primer Surfacer atau Nippon Hi-Epoxy Filler sebagai adhesion layer. PE putty tidak beradhesi baik ke kayu bare karena kayu terlalu berpori dan mengandung minyak yang mengganggu cross-linking. Dengan primer EP, adhesinya menjadi sangat baik.
Berapa lama dempul PE yang sudah diaplikasikan bisa bertahan?
Dempul PE yang sudah diamplas bersih dan dilapisi primer dalam waktu yang tepat (sebelum 24 jam setelah pengamplasan akhir) bisa bertahan sama lamanya dengan sistem cat di atasnya — bertahun-tahun. Yang perlu dihindari adalah membiarkan dempul yang sudah diamplas terekspos kelembaban terlalu lama sebelum diprimer, karena bisa menyebabkan osmotic blistering di kemudian hari.
Kesimpulan
Dempul PE putty 2 komponen dari Nippon Paint — baik Autolux 66 maupun NAX — adalah fondasi dari pekerjaan body repair yang tahan lama. Pilih NAX untuk pekerjaan body otomotif profesional yang memerlukan kecepatan dan kualitas maksimal; pilih Autolux 66 untuk pekerjaan yang lebih variatif substratnya atau untuk bengkel yang memerlukan cost efficiency lebih baik.
Yang tidak bisa dikompromikan: rasio mixing yang tepat, pot life yang dipatuhi, persiapan substrat yang bersih, dan pengamplasan yang sabar menggunakan long board untuk permukaan yang benar-benar rata. Teknik pendempulan yang baik adalah investasi pada hasil akhir pengecatan yang memuaskan.
Untuk melengkapi sistem finishing otomotif dan kayu, baca juga panduan kami tentang Propan PU Acrylic untuk top coat berkualitas tinggi dan artikel tentang biaya cat duco profesional untuk estimasi anggaran pekerjaan finishing lengkap.



