Harga Bahan Bangunan

Harga Besi Tua (Scrap) Terbaru 2026: Semua Grade dan Tips Jual dengan Harga Terbaik

Iflasi Picu Kenaikan Harga Besi Tua 2024-2025

Besi Tua di 2026: Harga yang Fluktuatif tapi Bisnis yang Tidak Pernah Sepi

Ada yang menarik dari bisnis besi tua (scrap besi): di saat banyak industri terpuruk, bisnis rosok justru makin ramai. Setiap pembongkaran gedung, setiap renovasi pabrik, setiap kendaraan yang akhirnya masuk rongsokan — semuanya menghasilkan besi scrap yang perlu diproses ulang. Dan dengan industri baja Indonesia yang terus berkembang, permintaan bahan baku scrap tidak pernah benar-benar lesu.

Harga besi tua sangat fluktuatif — bisa naik atau turun 10-20% dalam hitungan minggu mengikuti harga baja global (terutama harga billet baja di pasar internasional) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar. Tabel di bawah adalah referensi harga terima pabrik per Mei 2026 — selalu konfirmasi harga aktual ke pengepul atau pabrik peleburan di daerahmu.

Klasifikasi Grade Besi Scrap

Memahami grade adalah kunci agar tidak “ditipu” saat jual beli besi tua. Ada 4 kelas utama berdasarkan ketebalan:

KelasKetebalanContoh Material
Kelas A≥ 6 mmBesi IWF/H-Beam, pipa tebal, rel kereta, as besi, plat kapal
Kelas B3–5 mmPlat tipis, potongan plat, velg mobil, sisa coil
Kelas C2–3 mmDrum oil, seng pabrik, paku, kawat sling, plat body kendaraan
Kelas D1–2 mmSerutan/bubutan, kaleng susu, seng berkarat, kawat las, velg sepeda
Baca Juga:  Harga Angkur Gypsum dan Dinding Berbagai Merek & Ukuran

Semua kelas diterima pabrik dalam panjang 50-180 cm. Material dengan karat berlebih atau lapisan cat/chrome tebal biasanya diterima dengan potongan harga.

Harga Besi Tua (Scrap) Terbaru 2026

Jenis Besi TuaEstimasi Harga per Kg (2026)
Besi Super 1Rp 5.800 – 7.000
Besi Super 2Rp 5.500 – 6.800
Ex Pabrik 1 (Potongan Baru)Rp 6.200 – 7.500
Ex Pabrik 2Rp 5.900 – 7.000
Kelas ARp 6.000 – 6.800
Kelas BRp 5.800 – 6.500
Kelas CRp 5.300 – 6.000
Kelas DRp 3.500 – 4.500
Kelas E (serbuk/halus)Rp 1.300 – 2.200
Besi KapalRp 5.500 – 6.200
Besi Behel/Beton BekasRp 5.500 – 6.300
Kaleng Press (padat)Rp 3.500 – 4.000
Kaleng BiasaRp 4.400 – 5.800
PolonganRp 6.000 – 6.800
Campur (mixed scrap)Rp 5.300 – 6.200
Rosok/B2 (campuran tidak terklasifikasi)Rp 4.500 – 6.000
Premium (grade terpilih)Rp 6.000 – 6.800
Baca Juga:  Engsel Sendok 2026: Jenis, Harga Terbaru, dan Tips Memilih agar Kabinet Terasa Premium

Harga di atas adalah estimasi harga terima pabrik (franco pabrik) per Mei 2026 di area Jawa. Harga pengepul lapangan biasanya 10-20% lebih rendah dari harga pabrik. Konfirmasi ke pabrik atau pengepul terdekat untuk harga aktual karena fluktuasi sangat tinggi.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Besi Scrap

  • Harga baja global — besi scrap adalah bahan baku baja. Saat harga baja naik di pasar internasional, harga scrap ikut naik
  • Nilai tukar rupiah — baja dan scrap diperdagangkan dalam USD; pelemahan rupiah umumnya mendorong harga scrap domestik naik
  • Kapasitas produksi pabrik baja domestik — saat pabrik baja besar meningkatkan produksi, permintaan scrap naik dan harga terdorong ke atas
  • Ketersediaan scrap impor — Indonesia mengimpor scrap dari Australia, Amerika, dan Eropa. Biaya impor yang lebih murah menekan harga scrap domestik
  • Musim — aktivitas konstruksi yang lebih tinggi di musim kemarau umumnya mendorong lebih banyak demolisi dan menghasilkan lebih banyak scrap
Baca Juga:  Cara Menghitung Biaya Plafon Gypsum Sistem Harian dan Borongan 2023

Tips Jual Besi Tua dengan Harga Terbaik

  • Sortir dulu sebelum jual — pisahkan berdasarkan grade. Besi yang tidak tersortir hampir selalu masuk kategori “campur” dengan harga terendah
  • Bersihkan dari kontaminan — cat berlebih, karet, dan plastik yang menempel akan kena potongan harga. Bersihkan sebisa mungkin
  • Potong sesuai ukuran pabrik — material yang terlalu panjang (>180cm) biasanya ditolak atau kena potongan
  • Bandingkan minimal 3 pengepul/pabrik — harga bisa berbeda cukup signifikan antar pembeli. Jangan langsung deal dengan yang pertama menawarkan
  • Pantau harga baja mingguan — kalau tidak buru-buru, menjual di saat harga baja sedang naik bisa memberikan perbedaan yang cukup berarti

Kesimpulan

Bisnis besi tua adalah salah satu yang paling resilient — permintaan selalu ada selama industri baja beroperasi. Tapi untuk mendapatkan harga terbaik, pemahaman tentang grade dan timing penjualan sangat menentukan. Harga 2026 secara umum lebih tinggi dari 2024 karena kenaikan harga baja global dan inflasi biaya operasional industri peleburan.

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Non Aktifkan Adblocker untuk Bisa membaca Artikel Kami