NewsPLTS

LenSolar Bersama BUMN Sinergikan Percepatan Listrik Tenaga Surya

PT Len Industri Kembangkan LenSOLAR

LenSolar Bersama BUMN Sinergikan Percepatan Listrik Tenaga Surya. Indonesia terletak di sepanjang garis khatulistiwa dengan radiasi energi matahari rata-rata 4,5 kWh/m2 per hari. Sehingga energi matahari menjadi pilihan yang baik sebagai sumber energi alternatif. Selain itu, Indonesia juga memiliki komitmen untuk menurunkan emisi dari 26% menjadi 41% pada tahun 2020 atau sebesar 0,767 Giga Ton CO2 dapat tercapai.

Kementerian BUMN bersama Kementerian ESDM menyelenggarakan FGD (Focus Group Discussion) dengan tujuan menyusun Roadmap Pengembangan EBT di lingkungan BUMN serta membuat komitmen bersama antara pemerintah dan perusahaan BUMN.

FGD KBUMN – ESDM 2019 yang bertajuk “Roadmap PLTS BUMN Menuju Bauran Energi 2025” dibuka oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno di Hotel Pullman pada hari Rabu (24/07/2019).

Baca Juga:  Inverter Terbaik untuk PLTS, Daftar Merek Inverter Top Dunia

FGD menghadirkan para narasumber Dirjen EBTKE F.X. Sutijastoto, Otoritas Jasa Keuangan, Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Zakky Gamal Yasin, SVP Research & Development Center PT Pertamina (Persero) Dadi Sugian, Direktur Business Devp. PT Bukit Asam (Persero) Fuad I.Z. Fachroeddin, serta Direktur Pengadaan Strategis 1 PT PLN (Persero) Sripeni Inten Cahyani. FGD juga di moderator oleh Ketua AESI Andhika Prastawa dan sebagai penanggap independen adalah Unggul Priyanto selaku Tenaga Ahli BPPT Bidang Energi.

Direktur Utama PT Len Industri, Zakky Gamal Yasin mengatakan, “Sudah saatnya seluruh stakeholder EBT (Energi Baru Terbarukan) duduk bersama merumuskan, menetapkan dan memantau seluruh kebijakan, regulasi, infrastuktur dan program yang dapat mempercepat penggunaan energi surya. Hal ini untuk mencapai target energi bauran 2025 yang tertera dalam Kebijakan Energi Nasional pada Perpres No.79 tahun 2014.”

Baca Juga:  Solar charge controller (SCC), Dasar-dasar Battery charge regulator (BCR)

Komitmen ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Rapat Bersama Deputi PISM Kementerian BUMN yang salah satu keputusannya membentuk Pokja Bidang EBT yang bertugas untuk menyusun Roadmap Pengembangan EBT di Lingkungan BUMN. FGD bertujuan membangun komitmen bersama seluruh stakeholder energi surya, khususnya Kementrian BUMN dan Kementerian ESDM, dalam penggunaan energi surya serta menciptakan iklim pendukung yang dapat mendorong penggunaan energi surya secara nasional.

PT Len Industri Kembangkan LenSOLAR

PT Len Industri (Persero) sebagai BUMN pelopor industri PLTS (Pembangkit Tenaga Surya) di Indonesia sejak 1985, mendukung komitmen bersama ini dengan menyediakan LenSOLAR.

Produk baru tersebut merupakan Sistem Rooftop PV (Photovoltaics) yang dipasang di atap untuk memenuh kebutuhan listrik di rumah mauupun perkantoran. LenSOLAR sudah teruji dan hingga kini sudah dipasang di beberapa gedung BUMN.

Baca Juga:  Rekomendasi Merek Panel Surya Bagi Peminat Energi Bersih Terbarukan

Kebijakan Energi Nasional pada Perpres No.79 tahun 2014 menyatakan bahwa target bauran EBT sebesar 23% (49,2 Giga Watt) pada tahun 2025 dan energi surya memberikan kontribusi sebesar 6,5 Giga Watt. Oleh karena itu diperlukan sebuah strategi percepatan pembangunan PLTS, diantaranya dengan pelaksanaan kegiatan hari ini.

Kata Kunci:

LenSOLAR

Komentar

comments

Tags
harga panel lensolar listrik tenaga surya pt len industry

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker