Properti

Tipe Tanah Kavling Beserta Kelebihan dan Kelemahannya

Jenis Tanah Kavling dan Panduan Sebelum membeli Tanah Kavling

Tipe Tanah Kavling Beserta Kelebihan dan Kelemahannya. Strategi investasi properti yang paling dasar adalah investasi tanah. Ini adalah investasi mentah, Investasi tanah kavling memberikita basic untuk membangun apapun yang kita inginkan baik rumah, toko, ruko atau apapun.

Selain itu investasi tanah kavling menjadi salah satu instrumen yang sangat minim resiko. Meskipun kenaikannya tidak sebesar kalau digunakan untuk usaha tanah kavling safety dan harganya meningkat stabil. Apalagi jika lokasinya cukup strategis dan potensial.

Sebelum membeli tanah kavling ada beberapa hal yang harus diperhatikan selain harga yaitu tipe dan bentuk tanah kavling.

Ada beragam bentuk tanah kavling namun ada beberapa tipe yang mudah diidentifikasi dengan mudah. Berikut ini tipe-tipe tanah kavling.

Tipe Tanah Interior Lot

Interior lot adalah jenis kavling yang paling umum dalam sebuah cluster. Jenis kavling ini terletak di tengah deretan kavling dalam satu blok.

Kelebihan:

  • Dari sisi keamanan lebih terjaga, karena hanya memiliki satu akses pintu masuk.
  • Memerlukan sedikit maintenance.
  • Tidak terlalu berisik.
  • Lebih private dibanding tipe corner lot.

Kekurangan:

  • ntuk tempat tinggal, masalah sirkulasi udara harus menjadi perhatian.
  • Hanya memiliki satu arah pandang (view).

 

Tipe Tanah Cul De Sac Lot

Dalam bahasa Perancis, Cul De Sac berarti jalan buntu. Sesuai dengan namanya, tipe kavling ini terletak di ujung jalan buntu.

Kelebihan:

  • Bagian depan kavling yang sempit sangat baik, jika dilihat dari sisi keamanan.
  • Memiliki bagian belakang yang melebar.
  • Karena bagian depan sempit, membuat tipe kavling ini lebih tenang dan damai.
  • Sangat cocok untuk lokasi tempat tinggal.

Kekurangan:

  • Hanya memiliki area yang sempit untuk parkir di depan rumah.
  • Pintu masuk yang sempit.
  • Lahan parkir di depan rumah terbatas

 

Tipe Tanah Corner Lot

Jenis kavling ini, lebih dikenal sebagai kavling sudut atau hoek. Sebagian orang menghindari tipe ini, tetapi sebagian lagi justru mencari kavling sudut, karena umumnya kavling jenis ini memiliki tanah yang lebih luas dibanding tipe interior.

Kelebihan:

  • Kavling lebih luas dibanding kavling interior.
  • Memiliki dua muka (pintu masuk).
  • Baik untuk tempat tinggal, karena memiliki sirkulasi udara yang baik dan halaman yang luas.
  • Baik untuk tempat komersial, karena memiliki area parkir yang luas.

Kekurangan:

  • Memerlukan biaya perawatan (maintenance) yang tinggi.
  • Dari segi keamanan agak riskan, karena memiliki dua pintu masuk.
  • Suasana cenderung lebih berisik, terutama jika kavling berada di persimpangan jalan.

 

Tipe Tanah Kavling Key Lot

Tanah Kavling jenis ini terletak di tengah-tengah kavling lain, sehingga dari atas terlihat seperti mengunci kavling-kavling di sekelilingnya.

Kelebihan:

  • Bentuk kavling memanjang ke belakang.
  • Memiliki area parkir yang luas.
  • Dari sisi keamanan lebih terjaga, karena hanya memiliki satu akses pintu masuk.
  • Memerlukan sedikit maintenance.
  • Tidak terlalu berisik.
  • Lebih private dibanding tipe corner lot.

Kekurangan:

  • Untuk tempat tinggal, masalah sirkulasi udara harus menjadi perhatian.
  • Hanya memiliki satu arah pandang (view).
  • Dekat dengan septic tank tetangga.

Tipe Tanah Flag Lot

Disebut flag lot atau kavling bendera, karena kavling ini berbentuk “L” seperti bendera yang sedang berkibar. Mungkin bentuk kavling ini amat jarang didapati dalam sebuah cluster perumahan.

Kelebihan:

  • Keamanan lebih terjamin, karena pintu masuk mudah diawasi dan posisi kavling tersembunyi.
  • Dari kaca mata feng shui, tipe ini lebih disukai, karena bentuk denahnya yang mengantung di belakang.

Kekurangan:

  • Tidak memiliki akses langsung ke jalan utama.
  • Tidak disarankan sebagai lokasi komersial.

 

Tipe T-Intersection Lot (Tusuk Sate)

Posisi tipe ini di Indonesia lebih dikenal dengan istilah “tusuk sate”. Bagi yang percaya perhitungan feng shui, kavling seperti ini memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri yang tidak dimiliki kavling jenis lain.

Kelebihan:

  • Pandangan yang luas di muka rumah.
  • Kavling tipe ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai lokasi komersial, karena terlihat dari jauh.

Kekurangan:

  • Penghuni akan sering terganggu oleh lampu kendaraan yang melintas saat malam.
  • Kurang aman jika dilihat dari sisi keamanan, terutama oleh lalu lintas kendaraan di muka rumah.
  • Tipe ini kurang cocok dijadikan sebagai tempat tinggal.

 

Panduan Membeli Tanah

Saat ini banyak properti dan tanah yang dijual secara online. Berbagai info sebenarnya sudah disampaikan termasuk gambar denah dan lokasi. Namun sebelum membuat janji lebih jauh, ada baiknya kita melakukan beberapa hal ini sebelum membeli tanah kavling:

  • Cek Sertifikat Tanah

    Apakah sertifikat tanah masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atau Sertifikat Hak Milik (SHM). Jika masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB), tanyakan pada pihak developer atau penjual, siapa yang akan menanggung biaya peningkatan hak menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM).

 

  • Periksa batas tanah kavling

    Bisa saja batas tanah yang dijelaskan pihak penjual ternyata berbeda dengan yang tertulis di sertifikat. Sebagai pembeli, kita harus melihat langsung gambar batas tanah yang ada di sertifikat. Akan jadi masalah jika ternyata batas tanah yang tertulis di sertifikat berbeda dengan yang dijelaskan penjual.

 

  • Cari tahu asal usul tanah

    Jangan beli tanah kavling bekas kuburan, bekas tempat sampah, rumah ibadah karena secara fengsui tak baik, namun yang baik adalah bekas kebun, sawah. Kalau area tersebut sudah diratakan Anda bisa mencari informasi di Kelurahan atau Kecamatan

 

  • Akses jalan

    Periksalah akses jalan, karena akses jalan selalu menjadi kebutuhan di manapun tanah kavling akan dibeli. Pilih akses jalan yang dapat melintas dua mobil kiri kanan.

 

  • Perkembangan lingkungan

    Anda harus pintar melihat perkembangan lingkungan sekitar terutama kiri kanan yang akan menjadi tetangga nantinya. Ada kavling cepat laku tapi tidak dibangun oleh pemiliknya. Jangan sampai Anda membangun rumah tapi kiri kanan kosong dalam waktu lama, apalagi jaraknya sangat jauh, rumah anda terlihat terpencil sendirian.

 

  • Antisipasi bahaya sekitar

    Hindari membeli tanah kavling dekat jalur listrik tengangan tingi, jalur pipa gas, jalur rel kereta, area bandara dan tepi sungai. Antisipasi juga tergusur oleh pembangunan fasilitas umum

Baca Juga:  Spiced Honey By Dulux Diperkenalkan Sebagai Trend Warna 2019

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan. Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker