Pertukangan Bangunan

Cara Memperbaiki Atap Aspal Bitumen yang Rusak

Perbaikan Tap Aspal Bitumen yang Tepat

Cara Memperbaiki Atap Aspal Bitumen yang Rusak. Banyak rumah dan bangunan komersial memiliki struktur atap datar berbasis aspal yang dipasang di atasnya. Sistem atap yang dibangun ini dapat memiliki permukaan yang halus atau memiliki permukaan kasar untuk membantu melindunginya dari pelapukan.

Saat sistem atap ini menua dan mulai rusak, retakan dan retakan mungkin muncul di sekelilingnya. Untuk memelihara sistem atap ini dan memaksimalkan umur atap, perbaiki atap ini segera setelah terjadi kebocoran.

Perbaikan umum pada sistem atap aspal bitumen dapat dilakukan dengan cepat dan efektif, dengan menggunakan daftar bahan dan perkakas tangan berikut.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

  • Sekop
  • Pengungkit atau linggis kecil
  • Pistol dempul (jika menggunakan bahan perbaikan aspal dalam tabung dempul)
  • Pisau serbaguna dengan bilah lurus
  • Sikat debu
  • Gunting
  • Primer aspal
  • Semen atap
  • Kain penguat
Baca Juga:  Instalasi Pipa PVC dan Cara Pemasangan Pipa PVC

Keterampilan yang Anda Butuhkan

  • Nyaman dengan ketinggian
  • Kemampuan untuk menggunakan perkakas tangan dengan aman
  • Kemampuan untuk mengatur tangga dengan aman
  • Kemampuan untuk berjalan di atas permukaan atap

 

Persiapan Area Perbaikan

Langkah pertama dalam memperbaiki sistem atap aspal bitumen adalah membersihkan permukaan atap. Ini adalah langkah penting dan akan memastikan bahwa tambalan Anda menempel dengan benar ke permukaan.

Gunakan sikat debu untuk menyapu permukaan membran agar bebas dari semua debu dan kotoran yang lepas. Material perbaikan aspal tidak akan menempel pada permukaan atap melalui debu dan kotoran.

 

Aplikasi Primer Area Perbaikan

Setelah permukaan area tambalan bebas dari semua debu, serpihan, dan kelembapan, aplikasikan primer aspal cair ke permukaan atap, baik dengan kuas atau roller. Ada juga produk yang tersedia dalam bentuk kaleng semprot yang bekerja dengan baik.

Baca Juga:  Mengenal Batu Kapur Limestone Atau Calcium Carbonate di Dunia Konstruksi

Aplikasi primer aspal penting karena sistem atap built-up yang lebih tua mungkin rapuh. Dengan mengaplikasikan primer ke permukaan atap, tambalan kemudian dapat mengikat dirinya sendiri ke permukaan atap, meningkatkan kinerja tambalan dalam jangka panjang.

 

Potong Tambalan Kain

Setelah primer mengering, ukur kain katun yang diresapi aspal hingga paling tidak 7cm melewati tepi area yang akan ditambal. Direkomendasikan agar tambalan dipasang dalam aplikasi dua lapisan. Lapisan pertama tambalan harus memiliki lebar kain 10 cm, dan lapisan kedua selebar 15 cm. Ukur dan potong kain dengan pisau cutter atau gunting.

 

Pelapisan Semen Tahan Air

Setelah tambalan kain yang dicampur aspal cair merekat. Saatnya mengaplikasikan semen water proofing untuk menyamarkan tambalan dan juga memperkuat atap aspal bitumen agar lebih tahan air dan cuaca.

Terkahir bisa dilakukan aplikasi pengecatan dengan cat genteng yang mirip dengan permukaan atap di sekitarnya.

Baca Juga:  Bagus Bata Ringan atau Bata Merah? Simak Perbandingannya Berikut

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan. Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker