Kendaraan Listrik

Cara Merawat Baterai Skuter Listrik agar Awet dan Tahan Lama

Baterai merupakan salah satu komponen vital dari skuter listrik sehingga harus dijaga dengan baik. Apalagi mengingat harga baterai e-skuter sangatlah mahal jika harus ganti baru. Meskipun e-skuter memiliki garansi resmi, khusus untuk baterainya memiliki garansi sendiri yang waktunya lebih pendek. Sehingga setiap pemilik skuter listrik harus benar-benar merawat baterainya agar tetap awet dan sehat.

Belajar mengendarai skuter memang mudah. Tidak perlu waktu lama sampai pemula bisa menguasai teknik dasarnya. Berkeliling menggunakan e-skuter juga terasa lebih menyenangkan karena Anda bisa berkendara sambil menikmati suasana kota. Namun seperti semua kendaraan, e-skuter harus dirawat dengan baik agar tetap berfungsi optimal.

Salah satu bagian skuter listrik yang harus diberi perhatian khusus adalah baterai. Selain garansinya yang lebih pendek, produsen skuter listrik biasanya mengklaim bahwa umur baterai hanya mencapai 300 sampai 500 kali pengisian penuh. Maksudnya, bukan berarti setelah 500 kali dicharge maka e-skuter akan mati. Tapi, pasca 500 siklus pengisian, kapasitas baterai e-skuter akan berkurang sekitar 25%-30%.

Baca Juga:  Rekomendasi Hoverboard yang Aman untuk Anak-Anak

Berkurangnya kapasitas baterai sepanjang waktu akan menyebabkan skuter listrik kehilangan tenaga secara berkala. Namun tak perlu khawatir, Anda bisa memperpanjang umur baterai skuter listrik secara signifikan dengan merawatnya dengan benar. Apabila dirawat dengan benar, umur baterai skuter listrik bisa lebih panjang 2 hingga 3 tahun. Ikuti tips-tips berikut agar baterai e-skuter tetap sehat dan awet:

1. Charge dengan Benar

Baterai skuter listrik harus selalu diisi dan tidak boleh dalam keadaaan habis sama sekali. Meskipun rata-rata pengguna skuter listrik tidak menghabiskan seluruh baterai dalam sekali berkendara, Anda tetap harus mengisinya setiap malam seusai dipakai. Jangan sesekali menghabiskan baterai hingga 0% karena minimal yang sehat adalah 10 %. berikut ini cara mencharge e-skuter yang benar:

  • Pada skuter listrik yang baru saja dibeli, langsung isi baterainya dalam waktu 12 jam.
  • Ketika skuter sudah sering digunakan, lama waktu pengisiannya sampai lampu indikator berwarna hijau.
  • Setelah dipakai berkendara, istirahatkan skuter sebentar sampai mesinnya dingin. Kemudian segera charge sampai penuh.
  • Jika pengisian sudah selesai, langsung cabut charger dari stopkontak dan jangan biasakan membiarkan charger terpasang terus.
  • Saat dicharge, skuter listrik harus dalam keadaan mati.
  • Jangan pernah tinggalkan skuter listrik yang sedang dicharge karena bisa membuat baterai bengkak atau bahkan meledak karena terlalu banyak daya listrik.
Baca Juga:  5 Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Berkendara dengan Skuter Listrik

2. Gunakan Charger Resmi

Selalu gunakan charger resmi keluaran produsen skuter Anda. Setiap baterai memiliki pasangan charger bawaan yang sudah sesuai. Jadi, ketika charger ketinggalan atau rusak, jangan sesekali memakai charger e-skuter lain karena bisa merusak baterai. Harga charger resmi jauh lebih murah dibanding harus membeli baterai baru.

3. Menyimpan Skuter

Jika Anda berencana pergi keluar kota dan tidak akan menggunakan e-skuter Anda dalam waktu lama, lakukan persiapan yang baik agar penyimpanannya aman. Skuter yang hendak disimpan lama harus terisi dayanya minimal 40 sampai 50%. Itu pun paling lama 30 hari, jadi skuter harus dicharge setidaknya sebulan sekali. Apabila skuter dibiarkan lebih dari satu bulan tanpa dicharge maka baterai akan kehilangan fungsinya secara permanen.

Baca Juga:  Hal-Hal yang Harus Dipertimbangkan Saat Membeli Skuter Listrik

4. Perhatikan Kondisi Lingkungan Sekitar

Skuter listrik beserta baterainya harus disimpan di tempat yang kering dengan suhu ruangan optimal. Jangan meletakkan skuter listrik di tempat dengan suhu dingin karena proses pembekuan bisa membuat baterai rusak permanen. Juga jangan biarkan di bawah terik sinar matahari secara langsung agar baterai tidak menjadi panas. Masa pakai baterai bisa berkurang jika sering disimpan di lingkungan yang salah.

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker