Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Pertukangan Bangunan

Cacat Pada Plester Dinding, Penyebab Cacat Plesteran Dinding

Cacat Pada Plester Dinding, Penyebab Cacat Plesteran Dinding. Berbagai jenis cacat terjadi dalam pekerjaan plesteran seperti blistering, retakan, kemekaran, pengelupasan, pengelupasan, popping, kelembutan dan permukaan yang tidak rata. Cacat dalam plesteran ini perlu diperbaiki segera setelah diamati.

1. Cacat pada Plester Dinding: Blistering

Blistering pada permukaan yang diplester terjadi ketika tambalan-tambalan kecil membengkak di luar bidang permukaan yang diplester. Blistering terlihat pada permukaan yang diplester di dalam gedung.

2. Retak pada Plesteran

Celah terbentuk pada permukaan yang diplester. Retakan ini bisa berupa retakan garis rambut yang sulit disadari, atau bisa berupa retakan yang lebih luas yang mudah dilihat. Perkembangan retakan halus dikenal sebagai krasing.

Baca Juga:  Jenis Palu Atau Martil Dalam Pertukangan

Retak pada permukaan yang diplester dapat disebabkan oleh gerakan termal, diskontinuitas permukaan, cacat struktural pada bangunan, kesalahan pengerjaan, penyusutan yang berlebihan, dll.

3. Efflorescence pada Permukaan Plester

Kemekaran terbentuk pada plester ketika garam larut hadir dalam bahan pembuatan plester serta bahan bangunan seperti batu bata, pasir, semen dll. Bahkan air yang digunakan dalam pekerjaan konstruksi mungkin mengandung garam yang larut.

Ketika dinding yang baru dibangun mengering, garam terlarut dibawa ke permukaan dan mereka muncul dalam bentuk zat kristal keputihan. Pertumbuhan seperti itu disebut sebagai kemekaran dan itu secara serius mempengaruhi adhesi cat dengan permukaan dinding.

Kemekaran memberikan penampilan yang sangat buruk dan dapat dihapus sampai batas tertentu dengan mengeringkan dan mencuci permukaan berulang kali.

Baca Juga:  Cara Memoles Granit dan Marmer Top Table Secara Detail

4. Cacat pada Plester Dinding: Pengelupasan

Pembentukan massa lepas yang sangat kecil pada permukaan plester dikenal sebagai pengelupasan dan ini terutama disebabkan oleh kegagalan ikatan antara lapisan plester yang berurutan.

5. Cacat pada Plester Dinding: Mengupas

Plester dari beberapa bagian permukaan lepas dan tambalan terbentuk. Formasi seperti ini disebut peeling dan ini terutama disebabkan oleh kegagalan ikatan antara lapisan plester yang berurutan.

6. Muncul

Kadang-kadang campuran plester berisi partikel-partikel yang mengembang saat diatur. Lubang kerucut di permukaan diplester dibentuk di depan partikel. Lubang kerucut ini disebut blow atau pop.

7. Permukaan Plester Tidak Merata

Cacat permukaan yang tidak merata menjadi menonjol hanya karena pengerjaan plesteran yang buruk.

Baca Juga:  Mengenal Jenis Mesin Bor dan Kegunaanya

8. Plesteran Lunak

Kelembaban yang berlebihan pada titik-titik tertentu pada permukaan diplester membuat bagian itu lunak. Alasan utama untuk kelembutan seperti itu adalah ketipisan mantel finishing, adanya garam deliquescent, pengisapan lapisan bawah yang berlebihan dll.

9. Noda Karat pada Permukaan Plester

Noda karat kadang-kadang terlihat pada permukaan plester terutama ketika plester diterapkan pada logam bath.

Kata Kunci:

model nglepo pada pertukangan agar gak monoton,gambar tembok plesteran

Komentar

comments

Tags
cacat pada plester cacat plesteran kesalahan plester dinding membuat plester dinding plesteran retak

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan. Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker