Pertukangan Bangunan

Membuat Denah Rumah Agar Hemat Anggaran dan Tenaga

Tips dan cara Membuat Denah Rumah untuk Pemula

Panduan Membuat Denah Rumah Agar Hemat Anggaran dan tenaga kerja.  Perencanaan denah merupakan tahap awal dalam pembangunan rumah. Hal ini berkaitan dengan ketersediaan tanah, kebutuhan ruangan, dan ketersediaan biaya.

Selain itu, jumlah biaya yang dibutuhkan juga menjadi pertimbangan yang tak kalah penting. Biaya pembangunan ini akan bergantung pada perhitungan kualitas material, teknik pengerjaan, lokasi rumah, juga kualitas pekerja bangunannya.

Fungsi Denah Rumah

Selain sebagai panduan gambar kerja pada saat pembangunan rumah, gambar denah rumah juga mempunyai fungsi lain diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Pedoman  Dasar Pembangunan

Pola dan ukuran awal yang dibuat dalam denah akan sangat membantu pekerja bangunan dalam mengerjakan membangun rumah dan juga meminimalisir terjadinya kesalahan dalam penentuan ukuran bangunan.

  • Perhitungan Estimasi Biaya

Dengan adanya cara membuat denah rumah akan memudahkan pemilik rumah dan pekerja bangunan memperkirakan anggaran biaya yang dibutuhkan dalam pembangunan. Hal ini biasanya dilakukan dengan menghitung anggaran per meter ataupun menghitung unit pekerjaan bagian per bagian, untuk itu dalam menggambar denah harus sedetail mungkin.

  • Panduan Pekerjaan Instalasi

Dengan panduan dasar cara membuat denah rumah yang ada, para pekerja instalasi listrik maupun air akan lebih mudah memperkirakan posisi dan letak jalur instalasi tersebut. Pekerja bangunan juga dapat dengan mudah dalam membuat perencanaan biaya instalasi dan kebutuhan material yang akan digunakan.

  • Efisiensi Ukuran Ruangan

Fungsi denah rumah juga akan membantu pekerja bangunan dalam menentukan ruangan yang akan dibangun dengan menggunakan ukuran yang sesuai, agar tercipta keseimbangan yang fungsional dan efektif.

  • Gambar Panduan Awal

Cara membuat denah rumah yang tepat akan menjadi dasar gambar pedoman sebelum mengerjaan pembangunan dilakukan, hal ini dapat dilakukan dengan cara menuangkan ide dalam sebuah coretan kertas. Gambar denah juga harus memiliki ukuran, skala bangunan, jumlah ruangan, posisi jendela serta pintu, pembatas ruangan dan gambaran tata letak prabot.

  • Penembatan Jendela dan Pintu

Penempatan jendela dan pintu yang baik akan memberikan sirkulasi udara yang baik pula, hal ini juga berkaitan dengan akses keluar masuk rumah yang akan digunakan penghuni rumah. Dengan demikian peletakan jendela dan pintu pada posisi yang tepat akan dicantumkan pada rencana denah rumah.

  • Rencana Jalur Evakuasi
Baca Juga:  Beragam Keretakan Dinding dan Cara Mengatasinya

Gambar denah dalam bangunan skala besar juga menjadi acuan manajemen bangunan seperti penentuan jalur evakuasi ketika terjadi bencana, penjelasan lokasi berdiri bangunan dan kegiatan pemeliharaan bangunan. Denah bangunan juga dapat  membantu mengambil keputusan yang sifatnya darurat dalam kondisi kritis.

  • Syarat Dokumen Perizinan

Gambar denah memiliki peran penting dalam proses perencanaan pembangunan, juga menjadi persyarat berkas dokumen yang dibutuhkan dalam proses pengurusan perizinan pembangunan. Melalui gambar denah tersebut akan ditentukan luasan bangunan dan acuan dalam menghitung besarnya biaya perizinan pembangunan.

  • Gambaran Rumah Impian

Gambar denah rumah juga dapat membantu Anda dalam visualisasi desain rumah impian yang akan Anda bangun, serta mempermudah Anda dalam pemilihan bahan meterial bangunan yang sesuai dengan desain rumah Anda.

Demikian informasi sederhana tentang cara membuat denah rumah sendiri dengan cara yang sederhana dan mudah jika Anda seorang pemula. Dengan mengikuti langkah-langkah diatas, Anda akan sangat terbantu dalam mendesain rumah impian Anda.

Membuat Denah Rumah: Mengecek Peruntukan Lahan

Anda perlu memastikan peruntukan lahan yang akan dibangun rumah itu ke pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten/Kota setempat. Selain agar bangunan yang akan digarap itu sudah tepat lahan, juga untuk memudahkan perencanaan denah sesuai lokasi dan kondisi sekitar.

Lantaran kini memang sudah ada ketentuan peruntukan lahan dari pemerintah yang terbagi menjadi 3 zona: perumahan, perindustrian, dan ruang terbuka hijau.

Advice planning berisi informasi tentang berapa meter jarak tembok rumah paling depan dari batas tepi jalan atau pagar. Jarak tembok tersebut lebih dikenal dengan istilah Garis Sempadan Bangunan (GSB). Advice Planning juga mengatur tentang berapa lantai yang boleh dibangun dan berapa meter persegi luas tanah terbuka untuk penghijauan, dan sebagainya.

Perhitungan ini jadi bekal untuk membuat gambar denah tampak depan, tampak samping, potongan, serta gambar 3 dimensi untuk memudahkan pelaksaanaannya.

Contoh hasil Advice Planning:

Lahan yang akan dibangun berupa tanah kapling berukuran 7m x 10m = 70m2. Rencana akan dibangun rumah sederhana. Setelah diajukan ke Dinas Pekerjaan Umum, Anda mendapatkan keterangan dari Advice Planning bahwa  GSB-nya 2 meter. Maka panjang tanah yang akan kita bangun tinggal 10m – 2m = 8m.

Sementara pada bagian belakang disarankan untuk dibuat ruang terbuka seluas 3m x 2m = 6m2. Ruang terbuka ini diperlukan untuk sirkulasi udara agar kebutuhan oksigen di dalam rumah terpenuhi.

 

Membuat Denah Rumah: Perencanaan Denah Bangunan

Sesuai contoh hasil advice planning di atas, panjang tanah yang bisa dibangun tinggal 8m, maka luas bangunan yang bisa dibangun adalah lebar 7m x panjang 8m = 56m2. Jika dikurangi ruang terbuka 3m x 2m = 6m2, maka maksimal luasnya 57m – 6m = 50m2.

membuat denah bangunan
membuat denah bangunan

Luas tanah 50 m ini bisa dibuat denah dengan contoh perhitungan sebagai berikut:

Dua kamar tidur ukuran 3m x 3m pada bagian kiri, maka panjang tanah 8 meter – 3m – 3m = 2m. Sisa 2m ini untuk kamar mandi, dibuat ukuran 2m x 1,5m = 3m2.

 

Sedangkan lebar tanah 7 meter – lebar kamar 3 meter, tersisa 4 meter untuk ruang keluarga atau ruang tamu. Namun untuk kepantasan letak ruangan, tembok depan sebelah kanan dimundurkan 0,5 meter, sehingga luas bangunan berkurang lagi 4m x 0,5m = 2m2.

Perhitungan luas bangunan menjadi 50m – 2m = 48m2. Ini berarti luas bangunan yang tertutup sebesar 48m2 atau dinamakan Type 48.

Untuk dapur di bagian pojok belakang dibuat 2,5m x 2,5m = 6,25m2. Sementara ruang keluarga dan ruang ruang tamu luasnya 4m x 5m = 20m2. Ruang terbuka di belakang sangat cocok untuk pergantian udara di kamar tidur, kamar mandi, ruang keluarga, dan dapur. Sirkulasi udara akan selalu segar karena semua ruangan bisa berhubungan dengan udara luar.

 

Perencanaan Tampak Depan

Setelah denah rampung dan sesuai keinginan, kita bisa melanjutkan dengan membuat perencanaan tampak depan. Untuk bangunan sederhana, bentuk jendela dapat dibuat model persegi dengan bahan dari aluminium. Mengingat kusen dari kayu yang bagus harganya lebih mahal.

Keuntungan kusen aluminum ini hampir tak memerlukan perawatan ulang seperti mengecat atau memolitur, disamping tahan terhadap cuaca dan lebih awet. Pemilihan konstruksi atap kini juga cenderung menggunakan baja ringan ketimbang kayu. Sementara pemilihan genteng masih bisa menggunakan genteng tanah liat, genteng beton, atau genteng galvalum.

 

Gambar Potongan

Untuk menjelaskan konstruksi bagian dalam diperlukan gambar potongan agar dalam pelaksanaan lebih mudah dipahami. Misal, gambar untuk kemiringan atap dan ketinggian plafon. Penggunaan besi kotak atau hollow sebagai pengganti usuk pada pemasangan plafon juga semakin populer karena pengerjaan lebih mudah, lebih cepat, dan lebih ekonomis.

Bahan plafonnya pun sekarang cenderung menggunakan kalsiboard atau gypsum, dengan ukuran 2,40m x 1,20m. Plafon ini dilengkapi dengan hiasan ornamen lis serta variasi pada titik-titik lampunya.

 

Membuat Denah Rumah: Gambar 3 Dimensi

Gambar 3 Dimensi ( 3-D) berfungsi untuk memudahkkan pelaksanaan pembangunan. Juga untuk mengecek kembali apakah denah sudah sesuai keinginan atau ada perubahan bentuk lain. Hal ini dimaksudkan setelah rumah dibangun tidak lagi harus membongkar pasang.

 

Pertimbangan Saat membuat Denah Rumah

Untuk mendesain rumah yang ideal, terdapat beberapa aturan dan pertimbangan yang harus diperhatikan sebagai pertimbangan Anda dalam mendesain layout rumah yaitu,

  • Ruang dalam rumah diupayakan harus multifungsi dan fleksibel, karena dimasa mendatang desain dengan penataan ruangan yang multifungsi akan sangat membantu Anda dalam menyesuaikan kebutuhan.
  • Penataan ruang yang ideal sesuai kebutuhan baik luasan maupun prabot yang ada didalamnya, sehingga ketika rumah telah berdiri Anda akan merasa nyaman untuk digunakan beraktivitas dan tinggal di dalamnya.
  • Menentukan ukuran ruangan menjadi bagian dari cara membuat dena rumah yang baik karena dengan perhitungan yang cermat dan terukur, Anda dapat mempertimbangkan ruang apa saja yang akan dibuat serta dimana peletakan perabot yang tepat.
  • Peletakan ventilasi udara dan pintu yang sesuai dengan luas ruangan, agar sirkulasi udara dalam rumah nantinya akan lancar dan tidak membuat rumah lembab serta terkesan sumpek.

 

Kata Kunci:

denah rumah 56m2,denah rumah dan tampak depan,desain rumah konstruksi baja,rumah minimalis 1 lantai sederhana,Tipe dena rumah bagunan 5 7 2 air

Baca Juga:  Panduan Memilih Kontraktor Untuk Renovasi dan Bangun Rumah

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker