Tips & Trik

Kulkas Tidak Dingin? Kenali Penyebab dan Solusinya

Penyebab Kulkas Tidak Dingin cara Mengatasinya

Kulkas Tidak Dingin? Kenali Penyebab dan Solusinya. Kulkas atau Lemari es merupakan salah satu perabot rumah tangga yang penting untuk menyimpan makanan, sayur dan buah. Kulkas yang tidak dingin sempurna akan mengakibatkan rusaknya makanan atau sayuran yang disimpan.

Berikut ini adalah problem yang umum terjadi dan menyebabkan kulkas tidak dingin

 

Bunga Es yang terlalu Banyak

Di bagian dalam kulkas, terdapat bunga es yang berperan untuk mendinginkan udara. Ketika kulkas mulai tidak dingin, penyebab paling dasar yang kerap terjadi adalah bunga es sudah terlalu tebal dan menutupi bagian lubang angin pada kulkas.

Solusi:

  • Periksa bunga es yang sering kali menutupi bagian lubang angin.
  • Segera bersihkan bunga es yang sudah menumpuk.
  • Buka seluruh pintu kulkas, dan nyalakan kipas angin di depannya.
  • Diamkan selama kurang lebih 1 jam hingga bunga es mencair.
  • lap segera hingga bersih supaya air tak membentuk bunga es kembali.
  • Lakukan hal ini secara rutin, misalnya 2 minggu sekali atau sebulan sekali
Baca Juga:  Cara Merawat Mesin Gerinda Agar Awet & Selalu Optimal

 

Pintu Lemari Kendor

Pintu kulkas yang kurang rapat ketika ditutup juga bisa menjadi penyebab utama kulkas tidak dingin. Biasanya karet pada pintu lah yang bekerja untuk menutup kulkas.

Solusi:

  • Cek karet pelapis kedap udara yang menenpel pada pintu kulkas.
  • Buka tutup kulkas sambil perhatikan jika kurang menempel maka segera lakukan penggantian.
  • Penggantian karet seal pintu kulkas dengan sparepart yang original.

 

Kulkas Tidak Dingin Karena Kerusakan pada kompresor

Kompresor memegang peran kunci karena berfungsi mengalirkan freon pendingin. Jika tidak bekerja dengan baik maka seluruh proses pendinginan bahkan tidak dimulai.

Tugas kompresor adalah memampatkan refrigeran dari uap dingin bertekanan rendah menjadi uap panas bertekanan tinggi.

Baca Juga:  Membuat Wax Polish Mobil Alami High Quality, Poles Organik Carnauba

Refrigeran terkompresi ini berupa uap panas bertekanan tinggi kemudian dialirkan melalui kondensor yang kemudian terkondensasi menjadi cairan bertekanan tinggi.

Cairan ini kemudian mengalir melalui koil evaporator di mana ia menguap dan mendingin menjadi uap bertekanan rendah.

Solusi:

  • Buang oli yang berada di dalam kompresor melalui pipa hisap, lalu belah compressor secara melingkar dibawah bekas las pabrikan.
  • Jangan sampai tembus kedalam, tahapan ini dilakukan hanya untuk membuka bekas las pabrikan.
  • Gunakan gergaji besi jika ini adalah kali pertama kamu membelah kompresor.
  • Ketuk pelan-pelan pada tanda panah di dalam kompresor, sambil tuangkan oli sedikit-sedikit, dan putar dengan tangan.
  • Setelah itu, hidupkan kompresor, jika kondisi baik maka pasang lagi kompresor seperti semula.
  • Jika tidak berfungsi ada baiknya pergi ke jasa servis Kulkas es terdekat.
Baca Juga:  Tips Agar Terhindar dari Kontraktor Atap Baja Ringan Nakal

 

Kulkas TIdak Dingin Karena Sistem Defrost Rusak

Di lemari es terdapat sistem pencairan yang mengontrol siklus pendinginan dan pencairan. Komponen sistem defrost biasanya berupa timer defrost dan pemanas defrost.

Timer defrost mengalihkan lemari es antara mode pendinginan dan defrost. Jika rusak dan berhenti pada mode pendinginan, ini menyebabkan embun beku yang berlebihan menumpuk di koil evaporator yang mengurangi aliran udara.

Atau jika berhenti pada mode defrost, semua embun beku akan mencair dan tidak kembali ke siklus pendinginan.

Solusi:

  • Kebanyakan kerusakan timer kulkas terjadi karena roda giginya yang aus dan patah.
  • cek dengan multimeter untuk timer jenis 1-3 diukur di pin 1 dan 3, sementara timer jenis 1-4 diukur di pin 1 dan 4.
  • Jika ternyata timer defrost sudah rusak, maka solusinya adalah dengan menggantinya.

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker