Kendaraan Listrik

Hal-Hal yang Harus Dipertimbangkan Saat Membeli Skuter Listrik

Skuter listrik merupakan alternatif kendaraan yang bisa dijadikan pilihan di era modern ini. Pasalnya, kendaraan listrik satu ini tebukti lebih cepat lima kali lipat dibanding berjalan kaki. Terlebih lagi skuter listrik ini ramah lingkungan dan harganya tidak terlalu mahal. Dengan mengendarainya, Anda tak akan dibuat berkeringat dan kelelahan seperti ketika mengendarai sepeda.

Dengan desain kompak dan bisa dilipat, skuter listrik sangat cocok dipakai untuk perjalanan pendek di area perkotaan. Kendaraan ini masih tergolong baru di pasaran, namun masa depannya nampak menjanjikan sehingga banyak orang berminat memilikinya. Jika Anda termasuk salah satu orang tersebut, Anda tentunya harus tahu cara memilih e-skuter yang tepat. Di bawah ini adalah hal-hal yang harus dipertimbangkan ketika membeli skuter listik:

1. Kualitas Kendaraan

Kualitas kendaraan adalah hal terpenting yang harus diperhatikan ketika memilih skuter listrik. Sebagai kendaraan untuk menempuh perjalanan pendek, untuk masalah kecepatan skuter listrik biasanya tidak terlalu dipermasalahkan. Justru hal yang diutamakan adalah segi kenyamanan ketika dikendarai. Ini dia tiga hal utama yang menjadi penentu kualitas skuter listrik:

  • Tipe Ban: tersedia dua tipe ban yaitu ban udara dan ban padat. Ban yang berisi udara sebenarnya lebih nyaman untuk berkendara namun sulit perawatannya. Sedangankan ban padat memang lebih kokoh dan tahan berbagai tusukan di jalan namun kurang nyaman dikendarai. Jadi, jika memilih ban udara sebaiknya lengkapi dengan cairan pelindung agar aman dari paku dsb.
  • Ukuran Roda: jangan membeli skuter listrik yang ukuran rodanya terlalu kecil karena akan terlalu kasar dikendarai. Roda yang kecil juga rawan tergelincir sehingga membahayakan pengemudinya. Diameter roda skuter listrik yang disarankan yaitu minimal sebesar 8 inch.
  • Suspensi: suspensi berguna untuk meningkatkan keamanan serta kenyamanan berkendara. Beberapa skuter listrik sudah dilengkapi dengan suspensi sehingga aman dipakai untuk melintasi medan kasar. Namun sekiranya Anda tidak akan menggunakan skuter di jalanan yang kasar dan banyak rintangan, tak perlu memakai suspensi pun tak apa.
Baca Juga:  Cara Merawat Baterai Skuter Listrik agar Awet dan Tahan Lama

2. Jangkauan Jarak

Selanjutnya, Anda harus mempertimbangkan jangkauan jarak yang mampu ditempuh skuter listrik dalam satu pengisian baterai penuh. Sayangnya banyak produsen skuter listrik yang kadang terlalu membesar-besarkan jangkauan produknya untuk menarik konsumen. Pada tahun 2018 pernah diadakan Electric Scooter Survey dan hasilnya sebagian besar produsen melebihkan klaim jangkauan jarak rata-rata 30% bahkan lebih. Jadi, untuk lebih aman, jika ada klaim jarak tempuh di iklan sebaiknya kurangi 50% agar tak terlalu berekspektasi.

Untuk jangkauan jarak ideal skuter listrik tergantung tujuan pemakaiannya. Jika rencananya skuter listrik akan dipakai untuk menempuh perjalanan panjang atau perjalanan dengan medan curam sebaiknya pilih produk yang jarak tempuhnya jauh. Kalau hanya untuk berkeliling di sekitar komplek pilih skuter dengan jangkauan biasa saja karena harganya tak akan terlalu mahal.

Baca Juga:  Apa Itu Hoverboard dan Bagaimana Sejarah Lengkapnya?

3. Kapasitas Baterai

Kapasitas baterai sekaligus juga menentukan jangkauan jarak maksimum skuter listrik. Rata-rata skuter listrik dengan baterai penuh sudah bisa dipakai berkendara selama 40 menit atau 1 jam. Tapi kapasitas baterai juga bergantung pada  jenis medan yang dilintasi, gaya berkendara, dan berat badan pengemudi. Secara garis besar dapat dikatakan bahwa semakin besar kapasitas baterainya, maka semakin lama pula skuter bisa dikendarai.

4. Batasan Beban

Batasan beban berarti seberapa berat maksimum yang mampu diangkut oleh skuter listrik. Jika sebuah produk mengklaim memiliki batasan beban sebesar 115 kg, berarti skuter listrik tersebut hanya bisa dikendarai oleh orang dengan berat badan di bawah 115 kg. Memang skuter tidak seketika remuk jika memuat beban berlebih, namun kinerjanya akan terganggu secara keseluruhan.

Baca Juga:  Mercedes-Benz Menyatakan Sangat Serius Kembangkan Mobil Listrik

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker