Mengenal Kode dalam Kawat Las Listrik (Elektroda)
Cara membaca Kode kawat las Listrik

Membeli elektroda E6012 saat proyek sebenarnya membutuhkan E7018 adalah kesalahan yang bisa berujung sambungan las jauh di bawah standar kekuatan yang dibutuhkan. Karena sangat banyaknya jenis elektroda yang digunakan untuk berbagai proses pengelasan, dibuatlah sistem simbol atau kode untuk memudahkan identifikasi jenis bahan lapisan pelindung, kekuatan mekanis, posisi pengelasan, serta jenis arus dan polaritas listrik yang dikehendaki.
Masing-masing negara industri kawat las maju menyusun standar simbol mereka sendiri, sehingga jumlah dan jenis simbol menjadi sangat banyak. Meski begitu, terdapat kesamaan sifat mekanis dan susunan kimia antar standar, memungkinkan disusunnya daftar konversi untuk alternatif pemakaian. Artikel ini menggunakan sistem kode berdasarkan AWS (American Welding Society), standar yang paling luas dirujuk secara internasional.
Dasar Pembacaan Kode Elektroda
- E = Elektroda
- R = Rod atau batang las
- B = Brazing atau solder
- Cu = Cuprum atau tembaga
- Si = Silicon atau silisium
1. Elektroda untuk Mild Steel
Kawat las SMAW jenis ini ditunjukkan dengan kode E-xxxx (4 angka). Sebagai contoh, kawat las E6012 dibaca sebagai berikut:
- E = elektroda untuk jenis las SMAW.
- E60xx (dua digit pertama) = kekuatan tarik dalam Ksi (kilopound per square inch). Angka 60 berarti kekuatan tarik 60 ksi (setara 60.000 psi); angka 70 berarti 70 ksi.
- Exx1x (digit ketiga) = posisi pengelasan. Angka 1 untuk semua posisi, angka 2 untuk posisi flat dan horizontal, angka 3 hanya untuk posisi flat.
- Exxx2 (digit keempat) = menunjukkan jenis salutan, penetrasi busur, arus las, dan persentase serbuk besi.
Contoh lain, kawat las E7018 berarti: elektroda dengan kekuatan tarik 70.000 psi, dapat digunakan di semua posisi (datar, horizontal, vertikal, overhead), dengan penetrasi las sedang, daya AC/DC, kandungan selaput serbuk besi 25-40%, dan hidrogen rendah.
Dengan kekuatan tarik yang cukup tinggi, elektroda jenis E70xx banyak diaplikasikan untuk pengelasan pipa bertekanan, furnace, konstruksi, dan aplikasi struktural lainnya. Sementara jenis E60xx, karena daya tariknya hanya 60.000 psi, biasanya hanya untuk tack weld dan pengelasan non-tekanan seperti pagar tralis.
2. Elektroda Low Alloy Steel
Spesifikasi kawat las terbungkus untuk Low Alloy Steel diatur dalam AWS A5.5, menggunakan kode yang sama seperti elektroda mild steel, diikuti garis (dash) dan huruf-angka sebagai unsur paduan:
- A = ditambahkan unsur carbon molybdenum.
- B = ditambahkan unsur chromium molybdenum.
- C = ditambahkan unsur nickel steel.
- D = ditambahkan unsur manganese molybdenum.
- G = ditambahkan unsur lainnya.
- R (akhir kode) = mengindikasikan ketahanan terhadap serapan uap air (80% kelembaban, 80°F, 9 jam).
Contoh: E7018-H8R berarti kekuatan 70 ksi, mengandung kombinasi iron powder-iron oxide, hidrogen rendah, tahan terhadap uap air, digunakan untuk mengelas mild steel. Sementara E8018-B2H4R berarti kekuatan 80 ksi, mengandung iron powder-iron oxide dipadukan chrome moly dengan hidrogen rendah, digunakan untuk mengelas paduan baja chrome moly.
3. Elektroda Stainless Steel
Spesifikasi kawat las terbungkus untuk Stainless Steel diatur dalam AWS A5.4. Tiga digit pertama adalah nomor tipe AISI dari stainless steel, diikuti garis dan dua angka. Contoh: E316-16, E308-16, E309-16.
Dua angka di belakang menunjukkan komposisi salutan dan jenis arus:
- Angka 15 = salutan mengandung CaO, TiO2, arus DCRP.
- Angka 16 = salutan mengandung TiO2 & K2O, arus DCRP atau AC.
- Angka 17 = salutan mengandung CaO, TiO2, K2O, SiO2, arus DCRP atau AC.
Kandungan Hidrogen pada Elektroda Low Hydrogen
Elektroda jenis hidrogen rendah (low hydrogen) seperti E7015, E7016, E7018, E7028, dan E7048 mengandung sejumlah gas hidrogen beberapa saat setelah pengelasan. Gas ini secara perlahan menghilang sebagian besar setelah 2-4 minggu pada suhu ruang, atau 24-48 jam pada suhu 95-105°C. Perubahan kandungan hidrogen ini tidak memengaruhi kuat batas mulur (yield strength), kuat tarik (tensile strength), dan kuat tumbuk (impact strength), kecuali duktilitasnya justru meningkat.
Kenapa Memahami Kode Ini Penting
Kesalahan memilih elektroda — misalnya menggunakan E60xx untuk aplikasi yang membutuhkan kekuatan tarik E70xx — bisa menghasilkan sambungan las yang tidak memenuhi standar kekuatan yang dipersyaratkan, berisiko pada keselamatan struktural dalam jangka panjang. Inilah kenapa konstruksi, pipa bertekanan, dan industri baja secara konsisten menggunakan elektroda E70xx, bukan E60xx.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah kode AWS berlaku universal di semua negara?
Tidak sepenuhnya; meski AWS jadi rujukan internasional yang luas dipakai, negara lain memiliki standar sendiri seperti DIN (Jerman) atau SNI (Indonesia), meski sebagian besar memiliki tabel konversi yang saling terkait berdasarkan sifat mekanis dan kimia yang serupa.
Kenapa kandungan hidrogen rendah penting pada elektroda tertentu?
Hidrogen berlebih dalam sambungan las bisa memicu retak hidrogen (hydrogen cracking) terutama pada baja dengan kekuatan tinggi, sehingga elektroda low hydrogen penting untuk aplikasi struktural kritis yang membutuhkan keandalan jangka panjang.
Apakah elektroda dengan kode berbeda bisa saling menggantikan?
Tidak disarankan tanpa pertimbangan cermat; setiap kode mencerminkan kombinasi spesifik kekuatan, posisi pengelasan, dan jenis arus yang dirancang untuk aplikasi tertentu, sehingga penggantian sembarangan berisiko menghasilkan sambungan yang tidak sesuai spesifikasi proyek.



