Kendaraan Listrik

Regulasi Penggunaan Skuter Listrik dan Arti Isyarat Tangan Pengendara

Demam GrabWheels menjadikan banyak orang mulai menggandrungi skuter listrik atau juga dikenal dengan istilah otoped listrik. Kendaraan tersebut terlihat menyenangkan untuk dikendarai sembari bersantai menikmati lingkungan sekitar. Namun, saking banyaknya orang yang berlomba-lomba mencoba mengendarai kendaraan baru tersebut, akhirnya tidak sedikit kecelakan dan masalah yang terjadi.

Beberapa kecelakaan skuter listrik tak hanya membuat pengendara atau orang lain terluka, bahkan sudah memakan korban jiwa. Kejadian tersebut dikarenakan tidak semua pengguna otoped listrik memahami aturan umum dan regulasi setempat mengenai kendaraan listrik tersebut. Mengingat e-skuter merupakan kendaraan pendatang baru, maka wajar saja jika masih banyak yang bingung dengan aturan mainnya.

Aturan Umum Berkendara dengan Skuter Listrik

Aturan umum di sini berarti aturan universal mengenai berkendara dengan skuter listrik yang wajib dipahami oleh setiap pengguna jalan:

1. Isyarat Tangan Ketika Berkendara

Sama halnya ketika seseorang sedang mengendarai sepeda, maka dia harus menggunakan isyarat tangan untuk berkomunikasi dengan pejalan kaki atau pengemudi lain. Tak terkecuali dengan skuter listrik, penggunanya harus memahami isyarat tangan ini agar orang lain tahu ketika Anda hendak belok atau berhenti.

Baca Juga:  Volvo Kembangkan Alat Berat Otonom Tenaga Baterai Listrik

Isyarat tangan ini tidak diperlukan jika skuter listrik yang Anda pakai sudah dilengkapi dengan lampu sinyal belok serta lampu rem seperti di sepeda motor. Meskipun begitu Anda tetap harus memahami isyarat tersebut, agar bisa dengan mudah mengerti ketika mendapat sinyal tangan dari pengendara lain. Berikut ini isyarat universal di jalanan:

  • Berhenti: lepaskan tangan kanan kemudian tekuk menyiku ke atas dengan telapak tangan terbuka.
  • Belok: jika ingin belok kiri, rentangkan tangan kiri dengan telapak terbuka, jika belok kanan rentangkan tangan kanan.
  • Kurangi Kecepatan: arahkan tangan kanan ke bawah dengan telapak menghadap bawah lalu gerakkan naik turun secara berulang.
  • Mempersilahkan Menyalip: minggir ke arah kiri lalu arahkan tangan kanan ke bawah dan gerakkan telapak ke depan seperti melambai.
Baca Juga:  5 Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Berkendara dengan Skuter Listrik

2. Parkir dengan Sopan

Anda tentu tidak suka jika ada mobil asing asal parkir di depan halaman rumah Anda. Nah, untuk itu Anda juga harus memarkir e-skuter dengan cara dan di tempat yang benar. Cari tempat parkir khusus skuter/otoped, jika tidak ada parkirlah di area yang datar yang menepi sehingga tidak menghalangi pengguna jalan lain.

3. Dilarang Berboncengan

Satu buah skuter listrik hanya untuk dikendarai maksimal satu orang sehingga Anda dilarang menggunakannya untuk dua orang atau lebih. Meskipun berboncengan nampak menyenangkan, kegiatan tersebut sebenarnya berbahaya dan meningkatkan peluang kecelakaan. Lebih baik sewa satu skuter untuk satu orang dan pastikan untuk memakai helm.

Regulasi Otoped Listrik di Indonesia

Regulasi mengenai penggunaan kendaraan listrik di Indonesia diatur melalui Peraturan Menteri (PM) No. 45 Tahun 2020 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Motor Penggerak Listrik. Skuter listrik kayuh dalam aturan ini disebut dengan istilah otoped listrik untuk membedakan dengan motor skuter bertenaga listrik. Berikut ini regulasinya:

  • Pengguna kendaraan listrik harus memakai helm dan berusia minimal 12 tahun.
  • Pada pasal 2 ayat (1) huruf e disebutkan bahwa otoped listrik harus memenuhi standar keselamatan berupa lampu utama, sistem rem, reflektor, bel, dan kecepatan maksimum 6 km/jam.
  • Jalanan yang diperbolehkan untuk dilalui kendaraan listrik yaitu jalur sepeda dan kawasan tertentu. Kawasan tertentu yang dimaksud yaitu pemukiman warga, jalanan CFD, area wisata, kawasan perkantoran, dan area di luar jalan utama.
  • Otoped boleh dikendarai di atas trotoar asal trotoarnya memadai dan tidak mengganggu pejalan kaki.
Baca Juga:  Alpha Wolf Mobil Off Road Listrik Tangguh Sudah Dirilis

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker