Pertukangan Cat & Finishing

Tutorial Finishing Melamine Pada Pintu Kayu dan Meubel Kayu

Tutorial Finishing Melamine Pada Pintu dan Meubel Kayu. Finishing pada kayu biasanya dikenal masyarakat dalam dua hal yaitu finishing melamine dan finishing duco. Finishine melamine merupakan finishing kayu dengan tetap mempertahan karakter, sifat, dan ekspose kayu. Sehingga Finishing melamine tetap bisa menampilkan keindahan alami serat kayu. Finishing melamine menghasilkan sifat permukaan yang Glossy (mengkilat) dan juga Matt (doff) tergantung selera dan bahan yang digunakan.

Secara umum teknik finishing melamine pada pintu kayu adalah Pengamplasan > Wood Filler > Pengamplasan > Sanding Sealer > Pengmplasan > Clear (glossy atau doff). Secara lebih detil tahapannya adalah sebagai berikut:

 

Tutorial Finishing Melamine: BAHAN

  • Kain
  • Amplas no 150, 180, 400
  • Wood Filler
  • Sending sealer
  • warna
  • Clear gloss / semi gloss / doff (with hardener)
  • Thiner / pengencer cat (disarankan menggunakan high gloss agar hasil maksimal)
  • Lakban kertas (jika dibutuhkan)
  • Koran bekas jika dibutuhkan

 

Tutorial Finishing Melamine: ALAT

  • Kape atau scrap
  • kompresor
  • Spray Gun
  • Selang Kompresor

 

Tahapan Kerja:

 

  • Amplas permukaan kayu terlebih dahulu dengan menggunakan amplas no 180 atau 150 lakukan pengamplasan searah dengan arah serat kayu jangan berlawanan, amplas seluruh permukaan kayu hingga serat” kayu yang kasar menjadi halus (raba dengan tangan), setelah itu bersihkan permukaan kayu dari debu dan kotoran dengan air gun melalui kompresor.
  • Baluti permukaan kayu yang akan diproses dengan menggunakan dempul atau wood filler, agar serat dan pori-pori pada kayu tertutup, pengaplikasiaanya dapat menggunakan Kape atau Scrap, setelah di baluti amplas dengan menggunakan amplas no 240 hingga serat kayu terlihat kembali, ingat lakukan pengamplasan searah dengan arah serat kayu. Untuk hasil maksimal gunakan mesin amplas orbital sander velcro.
  • Setelah selesai pengamplasan Bisa dilakukan pewarnaan dengan woodstain, namun lebih mudah pewarnaan dicampur dengan sanding sealer.
  • Sanding Sealer, setelah didempul dan diamplas kita bisa lakukan proses sanding sealer. Fungsi dari sanding sealer adalah mengunci prori-pori kayu kayu agar hasil amplas tidak mudah kotor serta menghindari penyerapan bahan melamin terlalu banyak. Aplikasi melamin sanding sealer dengan bahan pengeras bisa mengikuti panduan pada kaleng.
  • Setelah sanding sealer Amplas permukaan Kayu dengan Grit#400, saat pengamplasan akan muncul bubuk putih pada permukaan dan permukaan mulai terlihat licin.
  • Setelah Amplas Grit#400 bisa dilakukan proses clear Gloss atau Dof. Pencampuran bahan dan thinner bisa mengikuti petunjuk pada kemasan.
  • Biarkan Kering Selama 6 jam.

 

Simak Video Berikut untuk teknik finishing dengan Melamine

 

Kata Kunci:

alat alat finishing cat pintu kayu,tahapan finishing melamine,tahapan amplas dalam finising melamin,pintu melamin,pintu dengan melamin,kelemahan finishing sendinh melamix,cara melamin pintu,cara finishing melamin agar halus,apakah melamin sending bisa diamplas,video finising melamine hasil maksimal

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan. Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker