Konstruksi

Cara Tes Besi Beton Dilokasi Proyek Konstruksi

Teknik Pengujian Besi Beton untuk proyek Konstruksi

Cara Tes Besi Beton Dilokasi Proyek Konstruksi. Penting untuk memeriksa kualitas besi beton tulangan untuk memastikan bahwa karakteristik yang diperlukan terpasang ke dalam suatu struktur bangunan. Pemeriksaan kualitas besi tulangan yang dibawa ke lokasi dapat dilakukan dengan inspeksi dan pengujian berikut:

Inspeksi Baja di Lokasi Proyek

  • Periksa sertifikat uji produsen yang menunjukkan spesifikasi sesuai dengan kontrak proyek.
  • Periksa kelas baja di sertifikat pabrikan dan lihat apakah sesuai pesanan.
  • Periksa karat dan kotoran yang tidak diinginkan di permukaan batang baja. Jumlah bahan asing yang tidak diinginkan tidak dapat diterima.
  • Periksa apakah ada deformasi atau perpecahan kritis.
  • Periksa merek, grade, dan diameter.

 

Pengujian Baja di Lokasi Proyek

Setelah pemeriksaan yang disebutkan di atas, pengujian berikut dapat dilakukan di situs sesuai dengan Kode Standar .

Baca Juga:  Mitigasi Risiko dalam Kontrak Konstruksi Agar Tidak Bangkrut

1. Periksa berat per meter lari

Tes ini melibatkan pemotongan batang sepanjang 1 m dari bundel kiriman besi yang berbeda. Minimal empat batang sampel harus diambil untuk melakukan pengujian. Ukur panjang setiap batang dari empat sisi dan hitung rata-ratanya. Timbang beratnya dan catat. Untuk batang masing-masing, hitung berat rata-rata / m (Lakukan untuk minimal empat sampel).

2. Uji Tekan dan Uji Tekuk Ulang

Besi ditekuk hingga 180 derajat pada uji lengkung sesuai standar pengujian. Periksa apakah ada retakan atau pecahnya sisi tegangan dari batang yang tertekuk. Jika tidak ada masalah seperti itu, tulangan telah lulus uji lengkung.

Dalam uji rebend, batang dibengkokkan dengan sudut 135 °. Simpan sampel dalam air mendidih selama 30 menit (Rebus hingga 100 derajat). Lalu dinginkan sampelnya. Setelah dingin, panaskan hingga 157,5 °. Periksa pecah atau retak. Jika tidak ada masalah, maka besi tersebut telah lulus uji.

Baca Juga:  Kinerja dan Fokus Infrastruktur RI Membawa Dampak Signifikan Ekonomi

 

Cara Tes Besi Beton di Laboratorium

Pada forensik struktur, sering sekali dijumpai kecacatan ataupun kegagalan pada material benda uji. Kecacatan tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu sumber daya manusia, sarana dan prasarana yang kurang mendukung, ataupun material yang tidak sesuai dengan desain.

Material logam (baja dan besi) yang digunakan dalam dunia konstruksi juga dapat dilakukan pengujian. Secara umum, proses pengujian pada bahan logam dapat dikelompokkan dalam tiga kelompok metode pengujian, yaitu :

  • Destructive Test (DT), yaitu proses pengujian logam yang dapat menimbulkan kerusakan logam yang diuji.
  • Non Destructive Test (NDT), yaitu proses pengujian logam yang tidak dapat menimbulkan kerusakan logam atau benda yang diuji.
  • Metallography, yaitu proses pemeriksaan logam tentang komposisi kimianya, unsur-unsur yang terdapat di dalamnya, dan bentuk strukturnya.
Baca Juga:  Perawatan Mesin Konstruksi dan Alat Berat Agar Optimal

Pada beberapa kondisi, Destructive Test tidaklah efektif  karena mengharuskan adanya kerusakan pada material pengujian. Apalagi jika material yang akan diuji adalah bagian struktur yang sudah ada atau kondisi eksisting. Sehingga NDT (Non Destructive Test) merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan.

Tuntutan akan praktisitas mengenai sifat dan kekuatan baja pun ikut meningkat dengan berkembangnya teknologi. Sehingga dalam hal ini, dilakukan penelitian uji coba terhadap baja dengan menggunakan 3 (tiga) alat yaitu :

  • Uji Tarik (Tensile Test) dengan Universal Testing Machine (UTM)
  • Electric Brinell Hardness Tester
  • Uji hardness dengan menggunakan Equotip Portable Rockwell Hardness, dimana Equotip Portable Rockwell Hardness merupakan alat Non Destructive Test.

Kata Kunci:

pres besi beton

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker