Pertukangan Bangunan

Standar Kompetensi Kontraktor dan Kemampuan yang Harus Dimiliki

Standar Kompetensi Kontraktor dan Kemampuan yang Harus Dimiliki. Bisnis jasa kontraktor merupakan jalur bisnis yang sangat menianiikan keuntungan yang besar. Apalagi di saat seperti ini, pertumbuhan pembangunan real estate cukup tinggi dan didukung oleh permintaan pasar yang besar. Untuk mendukung keberhasilan ini, kontraktor harus memahami hak dan kewalibanya serta dapat menampilkan beberapa bagian pekeriaan, beberapa di antaranya sebagai berikut.

 

Standar Kompetensi Kontraktor: Gambar Kerja

Gambar kerja merupakan hal yang paling pokok yang harus dimengerti oleh kontraktor. Pada saat awal melakukan kesepakatan bersama antara kontraktor . dan pemilik rumah, gambar kerja merupakan bekal dasar bagi kontraktor untuk mengajukan penawaran harga satuan pekerjaan, menghitung volume pekerlaan (bill of quontity), serta mengajukan rencana anggaran biaya (RAB) rumah.

Gambar rencana kerja juga menladi panduan bagi kontraktor untuk menentukan lumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dalam pembangunan rumah tersebut. Oleh karena itu, penting bagi kontrakor untuk menguasai atau memahami gambar kerja. Bisa dibayangkan apabila kontraktor tidak memiliki kemampuan dan pemahaman untuk membaca dan mengerti gambar rencana kerja maka hasil pekerjaan pasti kurang baik bahkan hasil akhir tidak akan sesuai dengan harapan pemilik rumah.

 

Standar Kompetensi Kontraktor: Mengurai Pekerjaan

Setelah kontraktor memelaiari dan akhirnya mengerti maksud dari gambar rencana keja tersebut maka langkah yang harus dilakukan kontraktor selaniutnya adalah membuat daftar pekerjaan yang harus dan akan dilaksanakan yang tentunya disesuaikan dengan gambar rencana.Tahapan ini akan masuk dalam pengaiuan penawaran harga satuan pekeriaan dan perhitungan rencana anSSara biaya (RAB)’ Penyusunan RAB didasarkan pada bagian-bagian pekeriaan berikut ini.

  • Pekerjaan persiapan yang terdiri dari:
    a. pekerjaan pembersihan dan
    b. pekerjaan bouwplon pengukuran.
  • Pekerjaan fondasi yang terdiri dari:
    a. pekerjaan galian,
    b. pekerlaan urugan pasir bawah fondasi,
    c. pekerjaan urugan tanah galian (% galian), dan
    d. pekerlaan fondasi batu kali.
  • Pekerjaan beton yang terdiri dari:
    a. pekerjaan sloofbeton,
    b. pekerjaan kolom beton,
    c. pekerjaan ringbollg dan
    d. pekerlaan kuda-kuda beton.
  • Pekerjaan bata merah dan plesteran.
    5. Pekerlaan kosen pintu, dan iendela.
    6. Pekerlaan pemasangan kayu kop dan atap.
    7. Pekerjaan plafon (ex. gypsum).
    8. Pekerjaan pemasangan keramik lantai.
    9. Pekerjaan pemasangan sonitory.
    10. Pekerlaan instalasi air.
    11. Pekerjaan instalasi listrik.
    12. Pekerjaan pengecetan dinding.
Baca Juga:  Strategi Menghemat Biaya Bangun Rumah dan Konstruksi Rumah

 

Standar Kompetensi Kontraktor: Hubungan Baik dengan Pelanggan

Memiliki hubungan baik dengan pelanggan selaku pemilik rumah dapat berjalan dengan baik melalui komunikasi yang jujur dan objektif. Komunikasi yang baik akan menghindari terladinya perselisihan antara kontraktor dan pemilik rumah, keterlambatan penyelesaian pekerjaan, hingga terjadinya pembengkakan biaya akibat kesalahan pekerjaan dan pelaksanaan pekerjaan yanS tidak sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.

Komunikasi yang dilakukan antara kontraktor dengan pemilik rumah dapat berupa laporan harian, mingguan, dan bulanan sehingga pemilik rumah mengetahui perkembangan pekerjaan secara detail yang dilakukan di lapangan.

Laporan yang diberikan kontraktor kepada pemilik rumah akan menjadi dasar untuk mengeluarkan termin pembayaran kontrak yang telah disepakai bersama.

Pembayaran termin dilakukan sesuai dengan perkembangan pekerjaan yang teriadi di lapangan yang dapat dilihat melalui data tertulis, dokumentasi foto, hingga pemilik rumah dapat meninlau langsung ke lapangan.

Baca Juga:  Perencanaan Struktur Baja dalam Konstruksi Bangunan dan Gedung

 

Standar Kompetensi Kontraktor: Pengalaman KerJa

Profesi kontraktor merupakan usaha penyedia jasa sehingga kontraktor wajib membangun kepercayaan dari owner sebagai pemilik rumah bahkan pihak ketiga yang memberikan pekerlaan. Proses pelaksanaan pekerjaan dan hasil akhir yang baik merupakan promosi terbaik dalam melaksanakan bisnis jasa konstruksi.

Apabila hasil pekerlaan sesuai dengan perencanaan, waktu penyelesaian tepat waktu, dan kontraktor membangun hubungan baik dengan pemilik rumah, tentu saja memberikan penilaian baik bagi reputasi kontraktor di mata pelanggan. Pemilik rumah yang puas dengan hasil kerja kontraktor tentu akan merekomendasikan kontraktor yang bersangkutan ke berbagai pihak, seperti keluarga ataupun teman yang ingin mendirikan rumah.

Setelah penyelesaian pembangunan rumah, kontraktor luga dapat menyertakan analisis dan data dalam bentuk gambar/foto hasil pekerjaan mulai dari awal hingga selesai dalam compony profle. Pembuatan dokumen ini bertujuan untuk mendapatkan kepercayaan owner pada saat melakukan persentasi pada proyek berikutnya.

 

Standar Kompetensi Kontraktor: Hubungan Baik dengan Subkontraktor dan Supplier

Hubungan yang baik antara kontraktor, subkontraktor, dan supplier tentu saja akan memberikan keuntungan bagi kelancaran pelaksanaan pekeriaan pembangunan rumah. Hubungan yang baik dari ketiganya akan berdampak pada penerimaan material pembangunan yang tepat waktu, pelayanan iasa antar yang memuaskan, serta harga beli material yang lebih murah dari harga standar.

Dampak positif ini akan memungkinkan kontraktor untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan harga yang lebih murah dari pesaing kepada pemilik rumah. Pelayanan antar material yang baik juga akan berpengaruh dalam Proses pelaksanaan pembangunan, yaitu waktu untuk melakukan proses Pembangunan akan lebih cepat karena stok material selalu tersedia.

Baca Juga:  Beton Ready Mix, Cara Kontrol Kualitas dan Penanganan Beton Ready Mix

 

Standar Kompetensi Kontraktor: Jarlngan Relasi

Kontraktor sebagai penyedia jasa harus membangun suatu jaringan relasi yang baik dengan pihak-pihak yang akan membantu kelancaran pembangunan rumah, misalnya dinas tata kota, dinas pertanahan, toko bangunan, dan kontraktor lain yang lebih berpengalaman dan besar.

Memiliki hubungan pertemanan dengan kontraktor yang lebih berpengalaman tentu akan memberikan manfaat yang baik, selain menambah masukan ide kreatif dan problem solving masalah teknis di lapangan juga dapat menjadi referensi untuk meningkatkan kineria proyek.

Bisnis jasa kontraktor merupakan jalur bisnis yang sangat menianiikan keuntungan yang besar. Apalagi di saat seperti ini, pertumbuhan pembangunan real estate cukup tinggi dan didukung oleh permintaan pasar yang besar. Perkembangan ini menjadikan bisnis lasa konstruksi semakin pesat. Banyak kontraktor kebanjiran proyek dan tentu saja hal ini menianiikan keuntungan yang berlipat bagi para pengusaha bisnis kontruksi.

Dalam dunia kontraktor ada bagian pekeriaan yang dapat diladikan iebagai satu keunggulan, yaitu menghitung analisis rencana anggaran biaya (RAB) dengan cepat. Kemampuan ini dijadikan seniata untuk mendaPatkan proyek secara cepat. Misalnya, pemilik rumah akan langsung memilih kontraktor yang dengan cepat memberikan laporan mengenai kebutuhan anSgaran untuk melaksanakan proses pembangunan dibandingkan dengan memilih kontraktor yang lamban menyerahkan laporan estimasi biaya.

 

Sumber: Buku Pintar membangun Rumah karya Rio Manulang

Kata Kunci:

hal dasar yang harus dimiliki kontraktor,kompetensi yang harus dimiliki kontraktor,penilaian kompetensi kontraktor,yang harus dilakukan kontraktor dalam berkomunikasi dengan owner

Komentar

comments

Tags

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker