Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Material

Batu Alam untuk Konstruksi dan Arsitektur

Jenis Batu Alam dan Penggunannya Pada dunia Arsitektur

Batu Alam untuk Konstruksi dan Arsitektur . Digali dan ditambang dari bumi, membawa karakteristik unik yang merupakan hasil dari proses geologi yang kompleks, batu alam menawarkan lebih dari sekedar bahan, tetapi menawarkan sebuah cerita. Tidak ada dua potong batu alam yang persis sama, dan ketika dipeluk, bahan unik ini dapat memberikan banyak pilihan dalam tekstur dan warna.

 

Jenis Batu Alam Untuk Bangunan dan Arsitektur

Indonesia merupakan negara yang kaya akan hasil alam termasuk Batu Alam di dalamnya. Berbagai jenis batu Alam sejak dulu sudah dimanfaatkan hal ini terbukti dengan banyaknya patung, candi dan peninggalan lainnya yang terbuat dari batu alam.

Penggunaan berbagai jenis batu alam jaman modern di mulai sekitar awal tahun 1960 dimana batu alam sudah mulai banyak digunakan untuk bangunan namun dengan bentuk potongan sederhana dengan menggunakan pahat.

Batuan Beku

Jenis batu alam Batuan beku terbentuk dari pembekuan lava yang keluar ke permukaan bumi (Ekstrusif) saat letusan gunung berapi dan pembekuan magma yang menerobos lapisan tanah di bawah permukaan bumi atau yang di kenal dengan Intrusif.

Ciri utama batuan ini adalah sifat fisik nya yang keras dan padat. Jenis batu alam yang termasuk pada kategori ini adalah: Batu Andesit, Batu Curi, Batu Templek Salagedang, Batu Templek Purwakarta dan Batu Candi (Lavastone).

 

Batuan Sedimen (Sedimentary Rocks)

Jenis batu alam batuan sedimen atau lebih dikenal dengan batuan endapan adalah batuan yang terbentuk dari proses pengendapan atau sedimentasi lapisan-lapisan tanah dan zat-zat kimia yang dihanyutkan oleh air.

Batuan sedimen terdiri dari batuan limestone, sandstone, tufa dan konglomerat.

Batuan Limestone

Batuan limestone terbentuk akibat endapan yang terbentang di dasar laut, sungai dan danau. Batuan ini merupakan cikal bakal terbentuknya batu marmer.

Selain banyak digunakan untuk dinding, batu ini sangat favorit untuk digunakan sebagai bahan dasar patung karena struktur nya yang sangat mudah di pahat.

Baca Juga:  Viostone, Natural Stone Surface (Veener Batu Alam) Berkualitas Premium

Jenis batu alam yang termasuk pada kategori ini adalah: Batu Paras Putih Jogja, Batu Paras Krem Jogja (Paras Gold), Batu Java Gold, Batu Brexy

 

Batuan Sandstone

Batuan sandstone terbentuk dari endapan pasir yang terbawa air dan angin. Batu ini struktur nya agak mirip dengan limestone hanya saja lebih keras.

Di Indonesia terdapat berbagai jenis batuan sandstone.Jenis batu alam yang termasuk pada kategori ini adalah: Batu Palimanan

Jenis batuan untuk fasad bangunan

Batuan Tufa

Batuan Tufa terbentuk dari resapan kalsium melalui penguapan air di sekitar mata sungai atau di dalam gua.Batuan tufa banyak digunakan untuk dinding luar atau pagar dengan pola random atau acak.

Jenis batu alam yang termasuk pada kategori ini adalah: Batu Paras Kebumen

 

Batuan Konglomerat

Batuan konglomerat terbentuk dari proses sedimentasi lumpur dan batu-batu kecil lainnya. Batuan ini memiliki warna beragam (multi warna). Jenis batu alam yang termasuk pada kategori ini adalah: Batu Bali Green

 

Batu Alam Marmer

Batu marmer terbentuk dari batuan limestone yang mengkristal selama jutaan tahun. Batu ini berwarna indah dengan corak yang beraneka ragam sehingga banyak digunakan dalam dunia
arsitektur.

Dalam penggunaannya batu marmer sangat cocok untuk penggunaan indoor ketimbang exterior karena karakter batu marmer yang menonjolkan kilauannya akan lebih maksimal jika di tempatkan di dalam ruangan ketimbang di luar ruangan.

Jenis batu yang termasuk pada kategori ini adalah: Batu Marmer Tulung Agung dan Marmer Bandung

 

Batu Templek

Batuan templek terbentuk dari lempung danbatuan shale. Dinamakan batu templek atau batu lempeng atau batu tempel karena batu ini dapat di belah menjadin lempengan yang tipis.

Batu templek sangat cocok untuk dinding, carport dan jalan. Batu templek ditambang secara manual di daerah perbukitan dan pinggir sungai.

Baca Juga:  Viostone, Natural Stone Surface (Veener Batu Alam) Berkualitas Premium

Umumnya batuan yang ditambang berbentuk lempengan yang berlapis lapis. Setelah di tambang, bongkahan batu di bakar atau diasap agar mudah dibelah dan di pahat menjadi lembaran yang
lebih tipis.

Jenis batu alam yang termasuk pada kategori ini adalah: Batu Templek Salagedang, Batu Templek Hitam Garut dan Batu Templek Purwakarta

 

Batu Koral Sungai (River Stone)

Proses terbentuk nya batu ini mirip dengan batu templek hanya saja ukuran nya lebih kecil. Batu ini dapat ditemui di aliran sungai sehingga banyak disebut batu kali. Jenis batu alam yang termasuk pada kategori ini adalah: Batu Kali (Bronjol)

 

Batu Koral Sikat (Koral Laut)

Batu koral sikat banyak terdapat di laut atau pantai di daerah flores. Perbedaan Batu koral sungai (batu kali) dengan batu koral sikat adalah variasi warna nya dimana batu laut lebih variatif warnanya sedangkan batu kali warna hanya sejenis.

 

 

 

Memilih Batu Alam untuk Arsitektur

Memilih bahan yang tepat untuk suatu proyek sangat penting, dan ada tiga langkah kunci yang harus diikuti untuk memastikan pemilihan yang benar:

  • Langkah pertama adalah memastikan bahwa sampel memberikan gambaran yang benar tentang bagaimana produk akhir akan terlihat. Salah satu faktor utama dalam hal ini adalah melihat rentang / sampel kontrol. Ini akan menunjukkan kepada Anda berbagai karakteristik geologis yang biasanya ditemukan di dalam lapisan batu berlawanan dengan snapshot kecil yang akan Anda temukan dalam satu sampel sampel indikatif tunggal. Ini membantu menghindari kebingungan apa yang akan terlihat seperti lantai, dinding atau meja. Namun, perlu diingat bahwa ini adalah produk alami, sehingga setiap batu akan memiliki fitur uniknya sendiri.
  • Langkah kedua adalah kunjungan tambang atau tambang. Sangat disarankan agar kunjungan dilakukan sehingga batu yang diusulkan untuk proyek dapat diperiksa dengan cermat. Ini juga merupakan tahap ideal untuk melibatkan konsultan batu independen untuk memberikan pendapat ahli.
  • Yang terakhir dari tiga langkah ini adalah penilaian teknis batu. Berbagai tes dapat membantu membangun gambaran kesesuaian potensial batu untuk aplikasi tertentu, dan sementara proyek-proyek sebelumnya adalah indikator yang baik, data uji terbaru tentang sertifikat CE dan Deklarasi Kinerja harus diperiksa. Batu alam adalah bahan yang ideal untuk berbagai aplikasi, tetapi memilih bahan yang tepat untuk aplikasi yang diinginkan adalah penting, dan di sinilah pengujian dapat sangat membantu.
Baca Juga:  Viostone, Natural Stone Surface (Veener Batu Alam) Berkualitas Premium

 

Apa yang ditawarkan batu alam kepada arsitektur?

Tekstur

Tekstur adalah titik yang paling menarik pada batu. Tekstur tiga dimensi yang diberikan oleh dinding dari batu yang tidak dipoles dan bertekstur alami sangat menakjubkan dan trenya terus meningkat.

Tidak seperti banyak bahan lain, potongan batu yang sama dapat diselesaikan dalam beberapa cara untuk memberikan tekstur yang paling cocok untuk aplikasi tersebut. Dinyalakan, diasah, diledakkan, diampelas, dipoles dan bertekstur garis semuanya merupakan hasil akhir yang dapat memberikan potongan batu yang sama penampilan yang sangat berbeda.

Corak warna alami yang ditemukan pada marmer menciptakan estetika yang mencolok yang cocok untuk berbagai aplikasi, dari lobi hotel dan proyek kelongsong kota hingga lantai dan menara gereja. Di pasar di mana individualitas adalah kunci, visual unik yang dapat dibuat batu alam sangat mencolok, membawa identitas yang kuat ke ruang interior dari semua deskripsi.

Daya Tahan Batu Alam

Sebagai hasil dari proses geologis, ribuan tahun kompresi, batu bisa menjadi bahan yang sangat tahan lama. Anda hanya perlu melihat jalan-jalan berbalut batu kapur London yang berusia berabad-abad, jalan-jalan berbatu granit di Aberdeen atau bangunan-bangunan kaya di Clipsham di Oxford, atau berbagai Candi di Indonesia untuk melihat bukti umur panjang dari bahan alami ini.

 

 

Komentar

comments

Tags
batu alam batu alam marmer batu alam palimanan batu alam untuk fasad batu alam untuk pagar harga batu alam jenis batu alam macam batu alam

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan. Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker