Memasang Keramik di Area Basah, Kendala dan Solusinya

Memasang keramik di area basah, kendala dan solusinya. Area basah seperti kamar mandi atau kolam renang sering terjadi masalah jika tidak dilakukan treatment yang tepat, khususnya saat pemasangan keramik.
Beton yang basah ketika tertembus air dari nat keramik selain membuat keramik melembung juga mudah terlepas. Plester akan lepas jika basah dalam waktu tertentu. Apalagi jika dinding menggunakan papan GRC memiliki permukaan kertas yang juga akan hilang kekuatannya jika basah.
Memasang Keramik di Area Basah: Periksa dan Siapkan Permukaan
Memasang Keramik di Area Basah: Aplikasikan Pelapis Kedap Air Fleksibel
Aplikasikan pelapis kedap air yang fleksibel khusus beton. Banyak sekali merek yang beredar dipasaran, silahkan pilih mana yang paling sesuai menurut Anda.
Pengaplikasian kedap air harus menggunakan sistem crossing yaitu setelah dikuas atau roll secara horisontal, dilapis ulang secara vertikal.
Setelah mengering keramik bisa dipasang, gunakan semen bermutu tinggi atau semen instan khusus untuk pemasangan keramik. Biarkan kering sempurna.
Aplikasi nat bisa diaplikasikan meski belum kering sempurna. Gunakan bahan nat keramik berkualitas tinggi, bila perlu menggunakan bahan yang tidak mudah ditembus air.
Setelah selesai biarkan kering sempurna dan lihat apakah keramik yang dipasang ada masalah atau tidak. Jika terjadi keretakan atau ada keramik yang mencuat bisa dilakukan revisi atau perbaikan.
Selain material pemasang keramik seperti semen dan nat perhatikan juga mutu dan kualitas keramik. Keramik dipasaran terdapat berbagai grade dan kualitas atau biasa disebut dengan KW. Keramik dwngan kualitas terbaik, presisi, tidak cacat, menjadi awal bagi investasi properti kita.



