Pertukangan Bangunan

Teknik dan Panduan Pemasangan Tembok yang Benar

Teknik dan Panduan Pemasangan Batu Bata untuk Tembok.Tembok adalah salah satu struktur pendukung utama dari bangunan. Tembok bukan saja menjadi penyekat antar ruang tapi juga ikut menopang struktur bangunan secara menyeluruh. Pemasangan temb

Bahan yang digunakan untuk pekerjaan tembok adalah batu bata, beton ringan dan batako. Tiga hal terpenting yang harus diperhatikan pada saat pemasangan tembok adalah sebagai berikut:

– Nat/siar adukan tidak segaris
– Pasangan tegak lurus dan rapi
– Siar tegak, bergeser antara ½ – ¼ batu

Luas pasangan tembok ½ bata maksimal 12m² , apabila lebih besar maka harus dipasang rangkaian pengaku beton (sloof, kolom, dan ring balok), karena bila pasangan terlalu luas tanpa pengaku akan rawan terhadap gaya horisontal seperti gempa atau angin kencang. Ketinggian pemasangan setiap hari untuk campuran menggunakan campuran kapur maksimum 1m, jika campuran menggunakan semen maksimum 1,50 m besar siar horisontal adalah 1-2 cm, sedangkan untuk siar tegak ± 1 cm.

Baca Juga:  Dinding Semen Ekspos: Murah, Menarik, dan Kian Digandrungi
teknik memasang bata ringan
Pemasangan batu bata yang benar akan membuat tembok kokoh

   Langkah kerja pemasangan tembok batu bata

• Pasang profil/usuk untuk menentukan kelurusan dan ketegakan pasangan. Profil dipasang pada ujung tembok dan diusahakan tegak lurus dan diskur yang kuat. Buatlah garis ketinggian untuk tarikan per lapisnya

• Buat campuran/ spesi dengan komposisi sebagai berikut:
1 semen : 3 pasir untuk lapisan trassram
1 semen : 5-7 pasir untuk pasangan biasa.
Pasir diayak halus dengan ayakan ± 4 mm. Pembuatan adukan dapat dilakukan secara manual atau dengan molen. Adukan harus plastis atau pulen.

• Sebelum dipasang, batu bata disiram air, sehingga air yang terkandung dalam spesi tidak diserap oleh batu bata

• Tarik panduan pasangan dari benang pada setiap lapis atau kalau sudah ahli maka tarikan dapat dibuat per 3 lapis

Baca Juga:  Finishing Dinding, Teknik Plesteran dan Acian Pada Tembok

• Begitu pasangan mencapai ketinggian 1,50 m maka segera kolom praktis di cor agar ikatan bata terkunci/tidak bergerak. Berikutnya pemasangan yang lebih dari 1,50 m digunakan perancah atau andang.

• Pasangan batu bata akan lebih sempurna bila selesai dipasang kemudian ditutup dengan plastik. Setelah plastik dibuka sebaiknya dinding bata dibasahi sebagai proses perawatan (curing) terutama pada saat akan diplester sebaiknya dinding bata dibasahi agar tidak menyerap air plesteran

Setelah diplester sebaiknya plesteran dinding dirawat dengan membasahi agar plesteran tidak retak-retak.

 

Sumber: Buku Panduan Rumah Kokoh Semen Gresik

Kata Kunci:

cara memasang batu bata agar lurus,cara profil pasang bata,cara pasang benang batako,cara memasang batako agar rapi,cara membuat nat bata ringan,cara memasang tali pemasangan batako,cara memasang perpil,cara memasang batako yang baik dan benar,tips pasang indoor di tembok batako,cara ikat bata dg tangan yg rapi

Baca Juga:  Pengeringan Beton, Berapa Lama Bisa Kita Lewati?

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan. Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker