Pertukangan Bangunan

Decking WPC Vs Decking Kayu, Mana yang Paling Unggul dan Ekonomis?

Decking WPC Vs Decking Kayu, Mana yang Paling Unggul dan Ekonomis? Saat ini material WPC mengalami proses penggunaan aplikasi yang sangat luas bahkan WPC banyak digunakan untuk menggantikan aplikasi kayu. Salah satunya adalah produk decking atau dek eksterior. Banyak yang ingin mengetahui perbandingan antara decking WPC dengan Decking kayu termasuk kualitas dan perbandingan harganya.

WPC yang terdiri dari serbuk kayu dan polypropylene (PP), lebih umum digunakan untuk produk otomotif. Selain itu, serbuk kayu dan polyvinyl chloride (PVC) membentuk WPC yang biasanya ditemukan di manufaktur jendela, serta aplikasi decking tertentu (WPC Decking atau decking WPC). Kombinasi dari acrylonitrile butadiene styrene (ABS) dan serbuk kayu menghasilkan WPC atau komposit kayu yang dapat digunakan dalam berbagai macam aplikasi.

Perbedaan yang dimiliki oleh permukaan struktur alami kayu dan matriks dari polimer plastik menentukan hasil properti fisik setiap komposit yang terbentuk. Maka dari itu, berbagai kelebihan yang berhasil dibentuk telah membuat WPC Decking menjadi pilhan yang selalu ada untuk setiap decking kayu.

Baca Juga:  Beton Bertulang, Kelemahan dan Kelebihan Beton Bertulang

Sementara kayu sebagai material decking sudah digunakan sejak berabad-abad lamanya, berbagai konstruksi decking pelabuhan banyak menggunakan decking kayu. kayu mempunyai keunggulan dari sifat naturalnya yang indah, kuat, dan juga hangat. Untuk aplikasi tertentu kayu memang belum tergantikan, bahkan oleh WPC. untuk lebih detil simak perbandingannya berikut:

 

Decking WPC vs Decking Kayu: Daya Tahan

Decking WPC diklaim lebih tahan lama dibanding dengan kayu, ini mungkin ada benarnya jika yang dibandingkan adalah jenis kayu lunak. Namun jika yang digunakan jenis kayu ulin, merbau, atau bengkirai maka daya tahan dan keawetan Decking kayu tidak kalah dengan WPC, bahkan Ulin dan merbau bisa tahan puluhan tahun.

 

Baca Juga:  Cara Memoles Granit dan Marmer Top Table Secara Detail

Decking WPC vs Decking Kayu: Harga

Decking WPC dianggap lebih murah dibanding decking kayu, namun jika di cek lebih jauh ternyata harga decking WPC lebih mahal dari decking kayu merbau atau bengkirai. Jika dibandingkan dengan decking ulin mungkin harganya bisa setara. Sebagai contoh harga decking WPC perbatang Panjang 3meter Rp. 285.000 artinya harga per meter bisa mencapai 800.000-900.000 sedangkan harga decking merbau atau bengkirai berkisar 450.000 – 600.000.

 

Ketahanan Terhadap Rayap

Ketahanan terhadap rayap untuk decking jenis merbau dan ulin hampir sama dengan WPC, karen jenis decking merbau termasuk kelas awet 1 dan mempunyai density yang luarbiasa padat.

 

Keindahan Tampilan

Keindahan tampilan dan serat memang tidak bisa mengalahkan kayu. Karena serat kayu mempunyai keindahan alami sehingga lebih memanjakan mata dan juga memberi kesan natural.

Baca Juga:  Memilih Pipa Galvanis untuk Plambing Saluran Air

 

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Non Aktifkan Adblocker untuk Bisa membaca Artikel Kami