NewsPLTS dan Turbin Angin

Workshop PLTS Atap & Smart Building Surabaya Disambut Antusias Peserta

Specific Energy Consumption, Sosialisasi PLTS Atap dan Smart Building

Workshop PLTS Atap & Smart Building Surabaya Disambut Antusias Peserta. Kementrian ESDM, UNDP, dan Asosiasi Pabrikan Modul Surya Indonesia (APAMSI) mengadakan workshop dan sosialisasi untuk penggunaan energi terbarukan terutama yang berasal dari energi tenaga surya.

Workshop dengan tema Specific Energy Consumption dan sosialisasi pemanfaatan PLTS Atap dan Smart Building di bangunan komersial bertempat di hotel Grand Mirama Mercure Surabaya 24 oktober 2019 mendapatkan antusiasme tinggi dari peserta terutama pemilik gedung bertingkat, Hotel, dan Rumah Sakit.

Pemerintah berupaya melakukan pengendalian konsumsi energy dengan melakukan survey penggunaan energi terhadap penggunaan gedung bertingkat untuk bisa melakukan benchmarking. Sehingga bisa dilakukan langkah tepat untuk melakukan penurunan konsumsi energy dan langkah mitigasi.

Baca Juga:  Memilih Inverter dan Baterai untuk Back Up Listrik Rumah

Dalam upaya pengembangan PLTS Atap Pemerintah membutuhkan dukungan semua pemangku kepentingan tak terkecuali asosiasi Asosiasi Pabrikan Modul Surya Indonesia (APAMSI) yang terlibat aktif dalam berbagai edukasi, workshop plts, dan sosialisasi ke masyarakat.

Dengan terbitnya Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No 49 tahun 2018 jo Permen ESDM Nomor 13 tahun 2019 tentang Penggunaan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap oleh Konsumen PLN, membuat gerak bisnis pengembang makin leluasa.

Bukan saja melayani PLTS skala besar, tetapi juga masuk ke sektor ritel yakni rumah tangga. Bahkan ada indikasi peralihan pemakaian listrik dari memakai jaringan PLN menjadi memakai PLTS secara mandiri.

Asosiasi Pabrikan Modul Surya Indonesia (APAMSI) sebagai salah satu asosiasi yang giat dibidang energi terbarukan menyediakan informasi lengkap mengenai pabrikan-pabrikan modul surya yang siap melayani masyarakat dalam pemasangan panel surya di atap rumah, gedung bertingkat komersial, dan ruang publik.

Baca Juga:  Tipe Pemasangan Solar Panel untuk Menghasilkan Energi Maksimal

Berdasarkan data Institute For Essential Services (IESR), potensi teknis listrik surya atap pada bangunan rumah di 34 provinsi Indonesia mencapai 194 – 655 gigawatt peak (GWp) dengan potensi pasar pemasangan 34 – 116 GWp atau sekitar 17,7 persen dari potensi teknis. Ini adalah peluang besar dan manfaat positif bagi semua pihak.

Potensi inilah yang terus ingin digenjot penggunaannya oleh pemerintah dan juga oleh asosiasi. Bahkan PLN dikabarkan sudah membuat strategi dan tawaran untuk adopsi penggunaan PLTS atap agar lebih memasyarakat.

Penggunaan PLTS Atap yang massif diharapkan mampu meminimalisir penggunaan listrik berbahan fosil yang menyumbang pemanasan global dan kerusakan lingkungan. Secara ekonomi nasional juga bisa meningkatkan ketahanan energi dan mengurangi terkurasnya devisa karena impor Migas.

Baca Juga:  Strategi Cerdik Rusia Mendapatkan Pasokan Chip dari Amerika & Korea Selatan

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Non Aktifkan Adblocker untuk Bisa membaca Artikel Kami