8 Cara Menghemat Biaya Konstruksi Bekisting

Biaya bekisting yang menyumbang hingga 60% dari total biaya konstruksi struktur beton sering luput dari perhatian saat menyusun anggaran proyek — padahal justru di sinilah potensi penghematan terbesar tersembunyi. Menghemat biaya bekisting bisa berdampak signifikan terhadap total biaya proyek, bahkan berpotensi memangkas lebih dari separuh biaya pengerjaan struktur beton secara keseluruhan.
Berikut delapan cara menghemat biaya konstruksi bekisting yang bisa diterapkan dalam proyek konstruksi beton.
1. Gunakan Skema Pembingkaian Tunggal untuk Seluruh Proyek
Menggunakan satu skema desain bekisting yang konsisten di seluruh proyek memangkas kebutuhan mobilisasi pekerja dan mengurangi kompleksitas pengerjaan, sekaligus menekan biaya konstruksi secara keseluruhan.
2. Seragamkan Ukuran Kolom dan Balok
Menyamakan dimensi kolom dan balok di seluruh proyek menghemat biaya dengan menyederhanakan proses pembentukan bekisting, mengurangi variasi cetakan yang perlu disiapkan.
3. Maksimalkan Penggunaan Kembali Bentuk yang Sama
Tingkatkan penggunaan kembali cetakan berukuran sama untuk setiap kolom, baik secara horizontal dalam satu lantai maupun vertikal dalam satu tumpukan lantai, mengurangi kebutuhan material bekisting baru.
4. Pertahankan Ketinggian Lantai-ke-Lantai yang Konstan
Jika memungkinkan, gunakan ketinggian lantai-ke-lantai yang sama di seluruh bangunan. Jika perubahan tetap diperlukan, kurangi ketinggian di lantai atas dibanding menambahnya — memotong bentuk cetakan kolom jauh lebih murah dan mudah dibanding memperpanjangnya.
5. Sesuaikan Ketinggian Drop Panel dengan Dimensi Kayu Standar
Merancang ketinggian drop panel agar pas dengan ukuran kayu standar yang tersedia di pasaran mengurangi kebutuhan pemotongan khusus, menghemat material dan waktu pengerjaan.
6. Orientasikan Pembingkaian dalam Satu Arah untuk Sistem One-Way
Untuk bangunan dengan sistem struktur one-way, mengarahkan seluruh pembingkaian dalam satu arah yang konsisten menghemat waktu pemasangan sekaligus menekan biaya.
7. Gunakan Kedalaman yang Sama untuk Semua Balok
Meski secara teori menambah sedikit biaya material baja dan beton, penghematan dari penyederhanaan bekisting akibat kedalaman balok yang seragam umumnya jauh melebihi tambahan biaya material tersebut.
8. Pertimbangkan Pelat Datar untuk Bentangan hingga 7,6 Meter
Sistem pelat datar (flat slab) untuk bentangan hingga 7,6 meter menawarkan proses pembuatan yang lebih terjangkau, lebih cepat, dan lebih mudah dibanding sistem balok-pelat konvensional.
Peran Tahap Desain dalam Efisiensi Bekisting
Meski kedelapan cara di atas penting dipertimbangkan selama proses konstruksi, keputusan yang diambil sejak tahap desain justru memainkan peran yang jauh lebih besar. Material baru, aksesori pendukung, dan komponen bekisting prefabrikasi memungkinkan desainer mencapai tujuan arsitektural mereka dengan biaya yang jauh lebih rendah dibanding pendekatan konvensional yang tidak mempertimbangkan efisiensi bekisting sejak awal.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah menyeragamkan ukuran kolom dan balok mengurangi fleksibilitas desain arsitektur?
Bisa membatasi variasi desain tertentu, namun trade-off ini sering sepadan dengan penghematan biaya signifikan, terutama untuk proyek dengan skala besar dan berulang seperti apartemen atau perumahan massal.
Kenapa bekisting menyumbang biaya begitu besar dari total konstruksi beton?
Karena bekisting membutuhkan material (kayu, plywood, atau baja), tenaga kerja untuk perakitan dan pembongkaran, serta waktu yang signifikan dalam siklus konstruksi — semua komponen ini terakumulasi menjadi porsi biaya yang besar dari keseluruhan struktur beton.
Apakah bekisting prefabrikasi selalu lebih murah dari bekisting konvensional?
Untuk proyek dengan elemen berulang dalam jumlah banyak, bekisting prefabrikasi umumnya lebih ekonomis karena bisa dipakai berulang kali, meski investasi awal untuk pengadaannya bisa lebih tinggi dibanding bekisting kayu konvensional sekali pakai.



