Cara Finishing MDF, Tutorial Mengecat MDF Agar Maksimal

Cara Finishing MDF, Tutorial Mengecat MDF Agar Maksimal. Saat ini MDF banyak sekali digunakan untuk bahan furniture dan interior. cara Finishing MDF banyak menggunakan material HPL maupun tacosheet. Padahal MDF juga sangat menarik jika difinishing dengan bahan cat, terutama warna-warna solid atau cat duco.
Sebagai material pengganti kayu, MDF mempunyai pori-pori yang sangat mudah menyerap material cat. Sehingga sebelum melakukan finishing harus dilakukan penyegelan pori (barrier) dengan menggunakan dempul ataupun cat primer.
Sealer atau penutupan pori ini sangat penting, selain menghindari pemborosan cat juga untuk menjada MDF dari kerusakan karena lembab. Jika ingin menghasilkan finishing yang maksimal untuk MDF ada beberapa yang harus disiapkan, dinataranya:
- Masker debu
- Sarung tangan Karet sekali pakai
- Primer yang cocok untuk digunakan pada MDF, bisa juga menggunakan dempul mobil atau lem putih, atau kompon gypsum.
- Kuas cat berkualitas tinggi (gunakan sikat terpisah untuk primer dan cat)
- Pilihan cat Anda
- Clear Coat
Gunakan peralatan keamanan saat bekerja dengan bahan kimia terutama markes dan kaus tanga. Jika sudah siap maka lakukan Cara Finishing MDF sebagai berikut:
- Amplas MDF dengan kertas amplas grit #120
- Tutup Pori-porinya bisa dengan menggunakan Dempul Mobil (snpolac), bisa juga menggunakan lem putih (pvac), atau menggunakan bahan kompon gypsum. Jika menggunakan kompon gypsum bisa ditambahkan lem putih untuk hasil lebih lekat.
- Jika memungkinkan lebih baik menggunakan cat yang digunakan untuk Primer MDF baik yang berbahan waterbase maupun oil base. Proses penutupan pori dengan bahan cat primer hasilnya bisa lebih maksimal.
- Setelah pendempulan atau sealer Amplas MDF dengan Grit #180 lalu lanjutkan Amplas grit #220.
- Bersihkan sisa amplas dengan kain majun, gunakan kain warna putih.
- Aplikasikan cat top coat, bisa menggunakan material berbahan waterbase maupun oil base, pastikan seluruh permukaan tertutup cat. Aplikasi dengan menggunakan spray gun biasanya lebih maksimal karena bebas dari bekas kuas. Atau gunakan cat yang berkualitas tinggi yang flownya baik dan bisa self levelling sehingga bekas kuasnya tidak nampak.
- Keringkan hingga benar-benar kering sentuh, jika ada caacat pengecatan bisa diamplas dengan amplas #400
- Setelah kering bisa dilakukan aplikasi lapisan clear coat dengan pilihan Matt (doff) ataupun Glossy. Disarankan menggunakan spray gun untuk hasil terbaik.
Cara Finishing MDF: Memilih Cat primer untuk MDF
MDF adalah bahan yang sangat berpori yang menyerap cat dan kelembaban dengan sangat cepat. Jadi, Anda harus mempersiapkan materi dengan saksama sebelum Anda mulai mengecat. Jika Anda menggunakan primer yang salah, cat yang Anda terapkan di atas akan gagal menembus MDF dengan benar. Ini bisa menyebabkan cat mudah lepas dan terlihat buruk.
Menggunakan jenis primer yang tepat sangat penting jika Anda ingin mencapai hasil yang bagus. Anda harus selalu menghindari penggunaan primer lateks pada MDF, karena akan menyebabkan kayu mengembang, dan itu mempengaruhi tekstur material. Masalah yang sama muncul jika Anda menggunakan primer berkualitas buruk, jadi selalu periksa kembali sebelum Anda membeli primer.

Jadi, apa yang sebaiknya Anda gunakan? Pilihan terbaik adalah menemukan primer berbasis pelarut. Namun, Anda perlu berhati-hati. Proses pembuatan MDF menggunakan berbagai bahan kimia dan perekat, yang dapat bereaksi buruk dengan primer yang salah. Anda perlu menggunakan primer yang cocok untuk MDF, karena ini akan mencegah MDF agar tidak rusak. Kebanyakan D.I.Y. toko-toko menjual primer khusus MDF yang akan cocok untuk proyek Anda.
Sayangnya di Indonesia masih jarang atau bahkan belum ada produsen yang memproduksi primer khusus untuk MDF. padahal penggunaan MDF sudah semakin berkembang, selain untuk Furniture juga banyak digunakan untuk pintu.



