PropertiRencana Anggaran Biaya

Simulasi Biaya Bangun Rumah Tahun 2020 & Strategi Budgeting

Perkiraan Anggaran Biaya membangun Rumah per M2

Simulasi Biaya Bangun Rumah Tahun 2020 & Strategi Budgeting . Membangun rumah memerlukan perencanaan yang matang dan perhitungan yang akurat. Jika dilakukan dengan tergesa bisa membuat anggaran membengkak yang berakibat fatal pada mangkraknya pembangunan atau bahkan jeratan hutang.

Anggaran biaya bangun rumah dapat membantu kita dalam memiliki patokan perhitungan yang jelas. Masukkan sedetail mungkin mulai dari desain, harga bangunan, serta tarif pekerja harian atau borongan. Jangan sampai ada yang terlewat agar tidak kebobolan!

Justru, biaya tak terlihat seringkali membuat anggaran yang sudah dibuat makin membengkak. Seperti tenaga kerja dengan skill beda, tentu memerlukan perhitungan yang berbeda pula.

Simulasi Biaya Bangun Rumah

Simulasi untuk menyusun perkiraan anggaran biaya membangun rumah biasa dilakukan oleh kontraktor. Namun kita juga bisa melakukan perhitungan pribadi dengan langkah berikut:

  • Ukuran Rumah

Ukuran rumah harus ditentukan sejak awal. Begitu juga dengan desain awal rumah. Harus diketahui bahwa ukuran rumah tidak sama dengan luas tanah yang digunakan.

Baca Juga:  Cicil Rumah dengan BPJS Ketenaga Kerjaan, Begini Prosedurnya

Jadi, ukuran rumah dan keseluruhan luas harus benar-benar diperhitungan dengan teliti dan cermat. Bila sudah mengetahui secara detail, maka perhitungan biaya bangun rumah bisa semakin akurat.

  • Hitungan Per Meter Persegi

Melakukan perhitungan anggaran per meter persegi ketika membangun rumah harus dilakukan secara menyeluruh.

Contohnya seperti untuk material bagian dinding, langit-langit, lantai, serta keperluan finishing.

Kedua perhitungan anggaran di atas, yaitu ukuran rumah dan anggaran per meter persegi dapat membantu memperkirakan berapa total anggaran biaya bangun rumah hingga selesai berdiri.

Misalnya ukuran rumah:

  • Panjang x lebar (30 m x 10 m)= 300 m²
  • Total biaya membangun per meter persegi= Rp 4.000.000
  • Total anggaran membangun rumah= ukuran rumah x total biaya membangun per m²
Baca Juga:  Tips Lolos Pengajuan KPR dan Persetujuan Bank

Jadi, perkiraan total anggaran membangun rumah menengah yang harus dipersiapkan adalah:

300 m² x Rp4.000.000 = Rp1,2 miliar

Perkiraan membangun rumah (termasuk bahan bangunan dan biaya pengerjaan) untuk tipe sederhana adalah Rp2,5 juta – Rp 3 juta, rumah menengah Rp3,5 juta – Rp4 juta, sedangkan rumah mewah adalah Rp5 juta.

Perkiraan perhitungan anggaran membangun rumah umumnya dimulai dari:

  • Tahap persiapan (membersihkan lahal dan kedatangan material)
  • Pondasi (menggali tanah, memasang pondasi dan urugan tanah)
  • Struktur beton bertulang, pembangunan dinding, rangka atap, finishing atap rumah, plafon, lantai, instalasi listrik dan plumbing, serta pengecatan dan finishing rumah.

Jika ingin membangun dua tingkat, biaya tersebut harus dikalikan dua.

Baca Juga:  Biaya Mozaik Kitchen Set dan Backsplash Kitchen Set

Menghitung Biaya Bangun Rumah di Luar Pembangunan

Sesudah menghitung anggaran membangun rumah, pastikan juga memperkirakan jumlah biaya yang digunakan untuk perabotan dan dekorasi rumah baru.

Jangan lupa pula untuk mempertimbangkan biaya-biaya bangun rumah lainnya seperti:

  • biaya administrasi
  • pajak rumah
  • biaya pengurusan IMB, dan sebagainya

Simulasi Biaya Bangun rumah ini bisa juga kita jadikan acuan untuk melakukan negosiasi dengan konstraktor jika kita menghire perusahaan konstruksi.

 

Builder Indonesia

Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi. Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Non Aktifkan Adblocker untuk Bisa membaca Artikel Kami